CIMB Niaga Raup Laba Rp 8,8 T, Kredit dan Transaksi Digital Meroket
- account_circle Warjono
- calendar_month Sen, 2 Mar 2026
- comment 0 komentar

CIMB Niaga membukukan pencapaian kinerja yang meroket 2025. (istimewa)
TERAS MALIOBORO—PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menutup tahun 2025 dengan capaian moncer. Bank ini sukses mencetak laba sebelum pajak konsolidasi Rp 8,8 triliun. Hasil ini membuktikan kesehatan fundamental perusahaan serta strategi bisnis yang tepat sasaran di tengah dinamika pasar.
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan menyebut efisiensi dan manajemen risiko sebagai kunci utama. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto kini hanya 1,81%. Sementara itu, Return on Equity (ROE) sebesar 13,0% menunjukkan kapasitas Bank dalam menghasilkan profit stabil bagi pemegang saham.
Dominasi Dana Murah
Strategi penghimpunan dana murah membuahkan hasil manis lewat kenaikan CASA sebesar 10,1% menjadi Rp189,5 triliun. Komposisi ini mendominasi 70% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK). Pada sisi pembiayaan, CIMB Niaga menyalurkan kredit sebesar Rp238,3 triliun. Segmen Korporat memimpin pertumbuhan, sementara Kredit Pemilikan Mobil (KPM) melonjak 10,1%.
Lini digital juga mencatatkan rekor baru pada tahun 2025. Sebanyak 91,6% transaksi nasabah kini beralih ke kanal digital seperti OCTO dan BizChannel@CIMB. Volume transaksi finansial via OCTO bahkan meroket hingga 48%. Di sisi lain, CIMB Niaga menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp59,5 triliun sebagai wujud komitmen nyata pada aspek lingkungan dan sosial di Indonesia. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar