Breaking News
Trending Tags
Beranda » EKBIS » Kinerja Moncer dan Good Corporate Governance, Segini Target Harga Saham Bank Mandiri

Kinerja Moncer dan Good Corporate Governance, Segini Target Harga Saham Bank Mandiri

  • account_circle Suryawan
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil mencetak laba bersih 2025 yang sejalan dengan estimasi, bahkan melampaui konsensus analis.

Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp 18,6 triliun pada kuartal IV-2025 (4Q25), melonjak 40% qoq atau 35% yoy. Dengan begitu, laba bersih sepanjang 2025 menjadi Rp 56,3 triliun atau tumbuh 1% yoy.

“Perolehan laba bersih tersebut sejalan dengan estimasi kami dan lebih tinggi dari konsensus masing-masing sebesar 101% dan 110%,” tulis analis MNC Sekuritas, Victoria Venny dalam risetnya, yang dikutip pada Minggu (15/2/2026).

Adapun margin bunga bersih (net interest margin/NIM) emiten berkode saham BMRI tersebut pada 2025 mencapai 4,9% atau turun 26 bps yoy. Itu terutama disebabkan oleh penurunan yield kredit, yang sebagian diimbangi oleh penurunan biaya dana (cost of fund/CoF).

“Kualitas aset BMRI tetap solid dengan non-performing loan (NPL) sebesar 1,1% dan loan at risk (LAR) sebesar 6,5%,” jelas Victoria.

Lebih lanjut, kredit BMRI tumbuh 13% yoy atau 7% qoq. Pertumbuhan dipimpin oleh segmen kredit korporasi yang meningkat 23% yoy dan kredit komersial yang tumbuh 12% yoy.

Dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh kuat, dipimpin oleh current account saving account (CASA) yang naik 12,6% yoy menjadi Rp 1.431 triliun. Loan to deposit ratio (LDR) tetap terjaga dengan baik sekitar 89%.

Tahun 2026 ini, Bank Mandiri (BMRI) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 7-9% yoy, NIM sebesar 4,6-4,8%, CoC sebesar 0,6-0,8%, dan CIR sebesar 42-43%.

Sementara itu, analis Indo Premier Sekuritas, Jovent Muliadi dan Axel Azriel dalam risetnya memperkirakan laba BMRI pada 2026 bakal didorong oleh pendapatan non-bunga. Itu terutama dari peningkatan fee berbasis platform digital, seiring rencana monetisasi aplikasi Livin’ secara lebih agresif tahun ini.

Selain itu, opex diperkirakan relatif datar atau bahkan menurun, setelah adanya penyesuaian satu kali (one-off) pada 2025. Secara konservatif, opex BMRI diprediksi hanya naik 3% yoy, sehingga cost to income ratio (CIR) berpotensi turun menjadi 44% pada 2026 dibandingkan 2025 yang mencapai 46%.

“Secara keseluruhan, kami memproyeksikan pertumbuhan laba BMRI sekitar 6% pada 2026 menjadi Rp 58,7 triliun atau 6,3% di atas konsensus yang sebesar Rp 55,2 triliun,” tulis Jovent.

Rekomendasi dan Target Harga Saham

Indo Premier Sekuritas menetapkan BMRI sebagai saham pilihan utama di sektor perbankan. Begitu juga dengan saham BBNI atau Bank Negara Indonesia (BNI).

Indo Premier Sekuritas merekomendasikan buy saham BMRI dengan target harga tinggi Rp 6.400. Valuasi BMRI dinilai menarik, dengan P/B mencapai 1,4 kali dan P/E sebesar 8,1 kali dibandingkan rata-rata 10 tahun yang masing-masing 1,6 kali dan 11,6 kali.

MNC Sekuritas juga merekomendasikan buy saham BMRI dengan target harga Rp 6.050. Target harga tersebut mencerminkan estimasi P/B 2026 dan 2027 masing-masing sebesar 1,8 kali dan 1,7 kali.

Penguatan profitabilitas BMRI juga berasal dari diversifikasi sumber pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan non-bunga meningkat 14,5% yoy menjadi Rp 48,5 triliun, didorong oleh peningkatan aktivitas transaksi nasabah dan pemanfaatan layanan berbasis ekosistem, yang menjaga ketahanan fundamental secara jangka panjang.

“Pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas Bank Mandiri kami jaga secara disiplin dan terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang,” kata Direktur Utama Bank Mandiri (BMRI), Riduan dalam konferensi pers, baru-baru ini.

BMRI juga menanggapi penilaian Moody’s yang memberikan outlook negatif kepada lima bank besar di Indonesia, termasuk perseroan, dari sebelumnya stabil.

Corporate Secretary BMRI, Adhika Vista menegaskan bahwa penilaian eksternal terhadap sektor perbankan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Termasuk, dinamika makro ekonomi, pergerakan nilai tukar, serta kondisi fundamental perseroan.

“Hal tersebut turut menjadi pengingat bagi Bank Mandiri untuk mengantisipasi dinamika eksternal guna menjaga fundamental secara berkelanjutan,” ucap Adhika.

Ke depan, menurut Adhika, BMRI akan memperkuat langkah antisipatif terhadap berbagai risiko eksternal melalui penguatan pengelolaan likuiditas dan permodalan, serta pemeliharaan kualitas pembiayaan.

BMRI juga akan tetap menjaga disiplin dalam penerapan manajemen risiko dan melanjutkan strategi pertumbuhan berkelanjutan. (***)

  • Penulis: Suryawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Ngalarang dan SD Muhammadiyah Sapen Juara MLSC Yogyakarta Seri 2

    SDN Ngalarang dan SD Muhammadiyah Sapen Juara MLSC Yogyakarta Seri 2

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Stadion Tridadi Sleman menjadi saksi lahirnya kisah besar pada laga pamungkas MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Yogyakarta Seri 2 2025–2026, Minggu (1/2). Ketegangan terjaga hingga detik terakhir, menghadirkan drama comeback, adu mental, serta selebrasi juara yang menutup turnamen pembinaan sepak bola putri usia dini ini dengan penuh emosi. Di kategori Kelompok Umur (KU) […]

  • PT Mandiri Manajemen Investasi Sepakat Bekerja Sama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk 

    PT Mandiri Manajemen Investasi Sepakat Bekerja Sama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk 

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Direktur Keuangan, Operasional & Manajemen Risiko PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) Hardiyanto Pilia (2 kiri) didampingi Direktur Investasi Mandiri Investasi Ernawan R Salimsyah, CFA (kiri) berbincang dengan SVP International and Financial Institutions PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anna Kristanty (3 kanan) bersama Direktur BSI (berlaku efektif setelah fit & proper […]

  • Bergerak Cepat, Bank Mandiri Salurkan 67.000 Bantuan Bencana untuk Warga Sumatra   

    Bergerak Cepat, Bank Mandiri Salurkan 67.000 Bantuan Bencana untuk Warga Sumatra  

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Bank Mandiri bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ini sekaligus kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah. Bank berkode emiten BMRI ini meresponsnya sebagai sebagai upaya memastikan kebutuhan dasar warga bisa terpenuhi secara terukur. Juga menjaga kelancaran […]

  • Geger! Kejar Perahu Hanyut, Seorang Pria Tenggelam di Waduk Wadaslintang Wonosobo

    Geger! Kejar Perahu Hanyut, Seorang Pria Tenggelam di Waduk Wadaslintang Wonosobo

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tim SAR Gabungan tengah berpacu dengan waktu melakukan pencarian intensif terhadap seorang pria bernama Agus Waluyo (36), yang dilaporkan hilang tenggelam di perairan Waduk Wadaslintang, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Insiden maut tersebut terjadi pada Senin (12/01/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB, namun laporan baru diterima petugas siaga Pos SAR Wonosobo dari saksi […]

  • Gunungkidul Lawan Kelaparan, Anggarkan Miliaran Rupiah Untuk “Isi Piring” 1.112 Warga Rentan

    Gunungkidul Lawan Kelaparan, Anggarkan Miliaran Rupiah Untuk “Isi Piring” 1.112 Warga Rentan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul membuktikan bahwa urusan perut rakyat adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Melalui langkah konkret, Pemkab resmi meluncurkan program bantuan permakanan siap saji dengan anggaran fantastis mencapai miliaran rupiah yang menyasar 1.112 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori anak dan lansia terlantar. Program ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan sebuah gerakan kemanusiaan […]

  • Melalui Program Pemberdayaan dan Sinergi Layanan Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan

    Melalui Program Pemberdayaan dan Sinergi Layanan Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Bank Mandiri berusaha terus memperkuat ekonomi kerakyatan di Provinsi Jawa Barat. Langkah ini semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah. Dengan mengandalkan sinergi layanan finansial yang komprehensif dan berbagai program pemberdayaan masyarakat, bank berlogo pita emas ini terus memberikan kontribusi nyata bagi pelaku UMKM, komunitas desa, serta sektor-sektor unggulan daerah. Upaya tersebut […]

expand_less