Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » MilkLife Soccer Challenge Konsisten Dorong Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini

MilkLife Soccer Challenge Konsisten Dorong Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini

  • account_circle Chaidir
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Derap langkah para siswi sekolah dasar, sorak dukungan dari pinggir lapangan, serta ekspresi tegang dan gembira yang silih berganti menjadi pemandangan khas sepanjang pelaksanaan MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 2 2025–2026. Lebih dari sekadar turnamen, ajang ini menjelma menjadi ruang belajar dan bertumbuh bagi calon-calon pesepak bola putri Indonesia.

Diselenggarakan pada 27 Januari hingga 1 Februari 2026, MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 2 berlangsung di Stadion Tridadi dan Lapangan Sepak Bola Sidomoyo, Sleman. Selama hampir sepekan, dua venue tersebut menjadi saksi tingginya antusiasme dan semangat kompetisi ratusan siswi yang datang dari berbagai sekolah dasar di Yogyakarta dan sekitarnya.

Sebanyak 1.548 peserta dari 88 SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) ambil bagian dalam turnamen ini. Mereka terbagi ke dalam 69 tim Kelompok Usia (KU) 10 dan 72 tim KU 12, yang bersaing melalui babak kualifikasi, penyisihan grup, hingga fase gugur. Jumlah peserta yang besar ini sekaligus menegaskan bahwa sepak bola putri usia dini kian mendapat tempat di lingkungan sekolah.

Kompetisi Ketat, Kualitas Pemain Merata

Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta, Tri Wulandari, menilai seri Yogyakarta kali ini menunjukkan peningkatan signifikan dari sisi kualitas permainan. Banyak laga berlangsung sengit dan harus ditentukan dengan margin gol yang sangat tipis.

“Banyak pertandingan yang berakhir dengan skor tipis, bahkan sampai adu penalti. Ini menandakan kualitas pemain di masing-masing tim cukup merata,” ungkap Tri.

Menurutnya, situasi tersebut membuat strategi pelatih dan kekuatan mental pemain menjadi faktor yang sangat menentukan, terutama ketika pertandingan memasuki fase-fase krusial. Tak jarang, perubahan kecil dalam taktik atau motivasi mampu mengubah jalannya laga.

Baca Juga : Lupakan Gawai Sejenak! Keluarga Kita Ajak Orangtua di Jogja Bangun Koneksi Lewat Main Bareng

Baca Juga : 20 Tahun Gempa Jogja: InJourney Latih Ratusan Siswa Bantul Jadi Pionir Tanggap Bencana

MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 2 2025–2026 juga memiliki peran strategis sebagai ajang penjaringan pemain menuju MilkLife Soccer Challenge All Star 2025–2026. Dari seri ini, sekitar 25 pemain akan dipantau secara intensif untuk kemudian diseleksi menjadi 16 pemain terbaik, yang dijadwalkan tampil di Kudus pada pertengahan Juni 2026.

Regulasi Dirancang untuk Pengembangan Jangka Panjang

Sebagai turnamen yang berorientasi pada pembinaan, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025–2026 menerapkan regulasi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pemain usia dini. Penyesuaian ini bertujuan agar pemain dapat berkembang secara teknik, fisik, dan pemahaman permainan.

Untuk kategori KU 12, ukuran lapangan ditetapkan 26 x 42 meter, sementara KU 10 tetap menggunakan lapangan 24 x 40 meter. Jarak titik penalti diubah menjadi 6 meter, kick off dilakukan dengan dua sentuhan, serta penggunaan lapangan KU 12 untuk pertandingan 8 besar, semifinal, dan final KU 10.

Regulasi tersebut disusun dengan mengacu pada Peraturan Umum PSSI, namun disesuaikan agar lebih relevan dengan karakteristik pemain usia dini. Seluruh pertandingan menggunakan format 7 lawan 7, yang dinilai mampu memberikan lebih banyak sentuhan bola dan ruang eksplorasi bagi pemain.

Menanam Cinta Sepak Bola Sejak Usia 6 Tahun

Komitmen MilkLife Soccer Challenge dalam membangun fondasi sepak bola putri juga tercermin melalui Festival SenengSoccer untuk Kelompok Usia 8 (KU 8). Festival ini menyasar anak-anak berusia 6 hingga 8 tahun, dengan pendekatan yang menitikberatkan pada kesenangan dan pengalaman bermain.

Pada seri Yogyakarta, Festival SenengSoccer diikuti oleh 81 peserta dari 22 SD dan MI. Anak-anak diperkenalkan pada sepak bola melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan, tanpa tekanan kompetisi, sehingga diharapkan tumbuh kecintaan terhadap olahraga ini sejak dini.

Pendekatan ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang MilkLife Soccer Challenge dalam mencetak pesepak bola putri yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki ikatan emosional dengan permainan.

Tahun ini, MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 2 2025–2026 diramaikan oleh 15 sekolah debutan. Kehadiran mereka menandakan semakin meluasnya jangkauan pembinaan sepak bola putri di tingkat sekolah dasar. Dari deretan pendatang baru tersebut, SDN Nglarang menjadi sorotan. Sekolah ini mencatatkan prestasi dengan lolos hingga babak 16 besar KU 10, menjadikannya satu-satunya tim debutan yang mampu melangkah sejauh itu.

Kontribusi besar datang dari Danisa Anindya Nuha Zahira, yang tampil konsisten dan produktif. Hingga fase 16 besar, Danisa telah mencetak 18 gol, dan masuk dalam bursa kandidat kuat pencetak gol terbanyak turnamen. “Saya senang sekali bisa ikut MilkLife Soccer Challenge. Saya jadi bisa berlatih dan bertanding dengan sesama pemain putri, bukan hanya dengan anak-anak putra seperti sebelumnya,” kata Danisa.

Ia juga mengaku termotivasi untuk membawa timnya melangkah lebih jauh, meski ini merupakan pengalaman pertama sekolahnya mengikuti turnamen tersebut.

Selain pertandingan utama, MilkLife Soccer Challenge juga menghadirkan Skill Challenge sebagai bagian tak terpisahkan dari kompetisi. Seluruh tim peserta wajib mengikuti rangkaian uji keterampilan ini, yang dirancang untuk mengasah sekaligus memetakan kemampuan teknik dasar pemain.

Skill Challenge mencakup lima jenis uji, yakni 1 on 1, penalty shoot, dribbling, passing control, dan shoot on target. Pelaksanaannya diatur secara sistematis dengan mempertimbangkan kondisi fisik pemain agar tetap optimal selama turnamen berlangsung.

Seperti pada edisi-edisi sebelumnya, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025–2026 akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All Stars pada Juni 2026. Ajang ini akan mempertemukan pemain-pemain terbaik hasil seleksi dan pemantauan dari 12 kota penyelenggara.

Pembinaan Berkelanjutan di 12 Kota

MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025–2026 digelar di Semarang, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Solo, Jakarta, Bekasi, Kudus, Surabaya, Malang, Samarinda, dan Banjarmasin. Penyelenggaraan di berbagai kota ini menjadi bukti konsistensi MilkLife dan Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam membangun ekosistem sepak bola putri nasional secara berkelanjutan.

Informasi lengkap mengenai jadwal, hasil pertandingan, klasemen, hingga daftar pencetak gol dapat diakses melalui www.milklifesoccer.com, serta akun media sosial resmi MilkLife Soccer Challenge di Instagram, TikTok, dan YouTube. (Chaidir)

  • Penulis: Chaidir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman di Balik Tembok, Mengapa Mayoritas Bangunan 2-4 Lantai di Indonesia Berisiko Tinggi Runtuh?

    Ancaman di Balik Tembok, Mengapa Mayoritas Bangunan 2-4 Lantai di Indonesia Berisiko Tinggi Runtuh?

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Indonesia menghadapi krisis tersembunyi di sektor konstruksi, di mana keselamatan ribuan bangunan, terutama yang berukuran menengah (dua hingga empat lantai), berada dalam status bahaya. Para ahli konstruksi memperingatkan bahwa masyarakat diintai oleh risiko kegagalan struktur yang bukan disebabkan oleh bencana alam, melainkan oleh kesalahan mendasar sejak tahap awal pembangunan. Peringatan ini menguat dalam seminar […]

  • Sunway Medical Centre Penang Bawa Layanan Kesehatan Premium dan Promo Istimewa ke MHX Yogyakarta

    Sunway Medical Centre Penang Bawa Layanan Kesehatan Premium dan Promo Istimewa ke MHX Yogyakarta

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Warga Yogyakarta kini dapat mengakses layanan kesehatan bertaraf internasional dengan lebih mudah melalui kehadiran Sunway Medical Centre Penang (SMCP) di Malaysia Healthcare Expo (MHX) Yogyakarta 2025 yang berlangsung di Pakuwon Mall Yogyakarta pada 27–30 November 2025. Keikutsertaan SMCP dalam pameran ini menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat […]

  • Lebih dari 150 Karyawan AXA Mandiri Ikut Kegiatan Sosial, Bagikan Makanan Bergizi untuk Anak Yatim dan Lansia

    Lebih dari 150 Karyawan AXA Mandiri Ikut Kegiatan Sosial, Bagikan Makanan Bergizi untuk Anak Yatim dan Lansia

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO  – Lebih dari 150 karyawan PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) turun langsung dalam kegiatan sosial bertajuk ‘Dapur Berkah dan Kasih AXA Mandiri.’  Yakni, dengan menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi kepada anak-anak di panti asuhan Yayasan Penyantunan Sosial (Yapensos) Pusaka VI dan Panti Asuhan Talenta Kasih, serta para lansia yang membutuhkan. Kegiatan […]

  • Kabar Gembira, MUI Restui Dana Zakat untuk Lindungi Petani dan Pedagang Kecil Lewat BPJS Ketenagakerjaan

    Kabar Gembira, MUI Restui Dana Zakat untuk Lindungi Petani dan Pedagang Kecil Lewat BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Kabar gembira datang bagi jutaan pekerja rentan di Indonesia, termasuk para petani, nelayan, dan pedagang kecil. Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi merestui penggunaan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) untuk membayarkan iuran perlindungan jaminan sosial mereka melalui BPJS Ketenagakerjaan. Langkah terobosan ini menjadi solusi atas masalah menahun di mana banyak pekerja informal tidak […]

  • Lebih Berbahaya, Presiden Al-Quds University Sebut Israel Tak Sekadar Menjajah, Tapi Ingin Menghapus Identitas Palestina

    Lebih Berbahaya, Presiden Al-Quds University Sebut Israel Tak Sekadar Menjajah, Tapi Ingin Menghapus Identitas Palestina

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Narasi konflik Palestina kini telah memasuki fase yang jauh lebih berbahaya. Bukan lagi sekadar pendudukan militer (occupation), namun telah bergeser menjadi strategi sistematis untuk menggantikan keberadaan rakyat Palestina secara total, terutama di wilayah suci Yerusalem. Peringatan keras tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Al-Quds University, Palestina, Prof. Dr. Imad Abu Kishek, dalam kuliah tamu bertajuk […]

  • Rayakan Tahun Baru 2026 di Candi Prambanan: Konser Epik, Kuliner Legendaris dan Misi Kemanusiaan

    Rayakan Tahun Baru 2026 di Candi Prambanan: Konser Epik, Kuliner Legendaris dan Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menjelang tutup tahun, Candi Prambanan bersiap menyuguhkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Mengusung tema “Hadiah dari Warisan Budaya, Ada Cerita Penuh Makna,” IDM menyulap situs warisan dunia ini menjadi pusat perayaan yang menggabungkan kemegahan sejarah dengan kehangatan silaturahmi. Mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, pengunjung akan disuguhi rangkaian festival yang dirancang untuk […]

expand_less