Kubro Siswo: “Workout” Tradisional asli Sleman, Ternyata Punya Karakter Olahraga Sekelas Atlet
- account_circle Warjono
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- comment 0 komentar

Dr Syukron Arif Muttaqin lulus Ujian Promosi Doktor di FIKK Universitas Negeri Yogyakarta. (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Siapa sangka, gerakan rancak dan enerjik dalam kesenian tradisional Kubro Siswo bukan sekadar tarian estetis? Riset terbaru dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengungkap bahwa kesenian khas Sleman ini menyimpan “DNA” olahraga yang kuat, mulai dari disiplin tinggi hingga semangat patriotisme.
Temuan menarik ini dipaparkan oleh Dr. Syukron Arif Muttaqin, SE, MAP, dalam ujian terbuka doktoralnya di FIKK UNY, Rabu (14/01/2026). Lewat disertasi berjudul “Kajian Potensi Kesenian Kubro Siswo dalam Penguatan Nilai Olahraga”, Syukron membuktikan bahwa Kubro Siswo adalah paket lengkap penguatan karakter yang selama ini mungkin dianggap sebelah mata.
Bukan Sekadar Seni, Ini Soal Mental Juara
Melalui metode penelitian gabungan kualitatif dan kuantitatif, Dr. Syukron menemukan bahwa pelaku Kubro Siswo secara tidak sadar melatih lima nilai fundamental olahraga dalam setiap penampilannya:
- Sportivitas: Menjaga kebersamaan dalam harmoni gerak.
- Kedisiplinan: Ketepatan waktu dan kekompakan koreografi.
- Kejujuran: Integritas dalam menjalankan peran dan posisi.
- Keindahan: Estetika gerak fisik yang terlatih.
- Patriotisme: Kebanggaan membela dan melestarikan identitas lokal.
“Aktivitas fisik yang intens, sinkronisasi antaranggota, hingga pesan moral dalam setiap syair lagu menjadikan Kubro Siswo sebagai media pendidikan karakter yang sangat efektif,” ungkap Syukron yang lulus dengan skor fantastis 92,7.

Berfoto bersama keluarga dan tim penguji. (istimewa)
Melihat potensi besar ini, Dr. Syukron memberikan rekomendasi “berani” kepada Pemerintah Kabupaten Sleman. Ia mendorong agar Kubro Siswo tidak hanya tampil di hajatan desa, tetapi masuk dalam program resmi lintas instansi seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata.
“Perlu ada festival tahunan yang ikonik. Bayangkan jika festival Kubro Siswo menjadi event besar yang menarik wisatawan milenial karena keunikan fisik dan budayanya,” tegas doktor ke-130 FIKK UNY ini.
Dukungan Tokoh Lokal Mengalir
Ujian terbuka ini pun menjadi magnet bagi para pesohor politik Jogja. Tampak hadir Wakil Ketua DPRD DIY Umarudin Masdar, Ketua DPRD Sleman Y. Gustan Ganda, hingga jajaran tokoh Nahdlatul Ulama dan PWI DIY. Kehadiran mereka memberi sinyal kuat bahwa hasil riset ini bakal mendapat karpet merah dalam kebijakan daerah ke depan. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar