Penerimaan Bea Cukai Jogja Lampaui Target, Layanan Haji 2026 Akan Jadi Prioritas
- account_circle Warjono
- calendar_month 23 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Paparan tentang kinerja Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Selasa (20/1/2026). (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Yogyakarta mencatatkan performa impresif sepanjang tahun 2025. Dalam acara Media Gathering yang digelar pada Selasa (20/01/2026), instansi ini melaporkan realisasi penerimaan negara yang melampaui target serta memaparkan strategi pelayanan haji sebagai fokus utama tahun ini.
Sepanjang tahun 2025, Bea Cukai Yogyakarta berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp 858,98 miliar. Angka ini setara dengan 106,97% dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp 803 miliar. Keberhasilan ini didorong oleh kontribusi signifikan dari sektor kepabeanan dan cukai di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dari sisi pengawasan, institusi ini telah melakukan 217 penindakan terhadap berbagai pelanggaran. Beberapa capaian menonjol meliputi:
- Penindakan Narkotika: Penggagalan penyelundupan sabu cair dalam tisu basah seberat 9.540,8 gram dan modus telan (swallow) sebanyak 89 kapsul.
- Rokok Ilegal: Sebanyak 170 penindakan terhadap 4.777.804 batang rokok ilegal dengan potensi kerugian negara mencapai Rp4,5 miliar.
- Operasi Pasar: Pelaksanaan 122 operasi pasar untuk menekan peredaran barang kena cukai ilegal.
Fokus Pelayanan Haji 2026
Memasuki tahun 2026, Bea Cukai Yogyakarta menetapkan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji melalui Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai prioritas. Komitmen ini mencakup pemeriksaan barang bawaan jemaah yang lebih cepat, transparan, namun tetap humanis.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Imam Sarjono, menegaskan pentingnya sinergi untuk mencapai target tersebut.
“Pelayanan haji tahun 2026 menjadi fokus kami. Bea Cukai Yogyakarta siap mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji dengan memastikan pelayanan yang cepat, transparan, dan sesuai ketentuan, serta tetap mengutamakan kenyamanan jemaah,” ujar Imam dalam sambutannya.
Sinergi dengan Media
Kegiatan Media Gathering ini diharapkan mampu memperkuat peran pers sebagai mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat terkait fungsi Bea Cukai sebagai revenue collector, community protector, trade facilitator, dan industrial assistance. Dengan indeks kepuasan masyarakat yang mencapai angka 3,8 (Sangat Baik) pada skala 4, Bea Cukai Yogyakarta optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik di tahun ini. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar