Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » 18 Negara Berkumpul di Jogja, NGO Global Rancang Strategi Mandiri Tanpa Donor Asing

18 Negara Berkumpul di Jogja, NGO Global Rancang Strategi Mandiri Tanpa Donor Asing

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Yogyakarta kembali menjadi titik temu gerakan sosial dunia. Sebanyak 18 negara, mulai dari Brazil, Tanzania, Nepal, hingga Zimbabwe, menghadiri forum bergengsi “Alliance Meeting 2026” yang digelar oleh Change the Game Academy (CtGA) di Hyatt Regency, Sleman (09/02/2026).

Pertemuan yang dituanrumahi oleh Yayasan SATUNAMA Yogyakarta ini membawa misi besar: mengubah paradigma organisasi non-pemerintah (NGO) agar tidak lagi terjebak dalam ketergantungan donor internasional, melainkan berdaulat melalui dukungan lokal dan kemitraan strategis dengan sektor korporasi.

Direktur Yayasan SATUNAMA, I Gede Edy Purwaka, dalam forum tersebut melontarkan kritik konstruktif terhadap pola hubungan NGO dan perusahaan yang selama ini masih bersifat administratif. Menurut Edy, sudah saatnya perusahaan tidak lagi melihat NGO hanya sebagai alat legitimasi sosial atau mitigasi risiko lapangan, melainkan sebagai jembatan strategis yang menyuarakan kebutuhan riil masyarakat.

“NGO memiliki kapasitas untuk menyerap aspirasi warga, mengagregasikannya, lalu menyampaikannya secara efektif kepada perusahaan. Dengan fungsi ini, program tanggung jawab sosial perusahaan benar-benar tepat sasaran dan menciptakan kemandirian masyarakat, bukan ketergantungan baru,” tegas Edy.

Senada dengan itu, perwakilan delegasi CtGA Indonesia, Ariwan Perdana, menekankan bahwa strategi corporate fundraising di setiap negara memiliki tantangan yang berbeda, dipengaruhi oleh regulasi dan budaya lokal. CtGA hadir untuk memperkuat kapasitas organisasi sipil agar mampu beradaptasi dengan dinamika global sambil tetap menjaga integritas visi dan misi organisasi. Selain penggalangan dana, forum selama lima hari (9–13 Februari) ini juga menjadi ruang diskusi isu krusial seperti pengarusutamaan gender guna memperkokoh peran NGO di tengah masyarakat modern. (*) 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MilkLife Soccer Challenge, Turnamen Sepak Bola Putri Terbesar di Yogyakarta Pecahkan Rekor Peserta 2025

    MilkLife Soccer Challenge, Turnamen Sepak Bola Putri Terbesar di Yogyakarta Pecahkan Rekor Peserta 2025

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Siapa sangka, turnamen sepak bola putri yang dulu hanya diikuti ratusan siswi kini menjelma jadi ajang raksasa dengan ribuan pemain muda yang berlaga penuh semangat. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Yogyakarta Seri 1 2025–2026 yang digelar pada 14–19 Oktober di Stadion Tridadi dan Lapangan Sidomoyo Sleman, mencatat lonjakan luar biasa: 1.619 siswi dari […]

  • “Malinda Dee” Purwokerto Manfaatkan Kedekatan dengan Nasabah dan Gunakan Skema Ponzi

    “Malinda Dee” Purwokerto Manfaatkan Kedekatan dengan Nasabah dan Gunakan Skema Ponzi

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Masyarakat Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah terguncang oleh ulah penipuan seorang mantan pegawai bank yang kini resmi ditahan Polresta Banyumas. Perempuan berinisial N alias D (36) yang resmi menyandang status tersangka itu,  diduga kuat mendalangi aksi penipuan berkedok investasi yang menyasar ratusan nasabah dengan total kerugian mencapai puluhan miliar rupiah. Melihat […]

  • JNE Beri Layanan GRATIS ONGKIR Kiriman Bantuan Bencana ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    JNE Beri Layanan GRATIS ONGKIR Kiriman Bantuan Bencana ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Respon cepat terhadap situasi bencana yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) serta sekitarnya, JNE meluncurkan program khusus bertajuk “JNE Peduli Bencana”. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari komitmen “Connecting Happiness” dan semangat “Bergerak Bersama!” yang digaungkan perusahaan. Melalui program ini, JNE memberikan layanan GRATIS ONGKIR (bebas biaya […]

  • Penerbangan Pesawat Besar dan Inovasi Hotel Haji Jadi Kelebihan Embarkasi Haji di YIA

    Penerbangan Pesawat Besar dan Inovasi Hotel Haji Jadi Kelebihan Embarkasi Haji di YIA

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–Setelah melalui proses persiapan panjang, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi ditetapkan sebagai embarkasi haji mulai musim haji 2026. Keputusan ini, yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Haji dan Umrah No. 11 Tahun 2025, menjadikan Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) sebagai pusat keberangkatan haji modern yang mengedepankan efisiensi dan kenyamanan. ​​Sekda DIY, Ni Made Dwi […]

  • Gandeng BSI, Mandiri Sekuritas, Pegadaian, dan Deutsche Bank, Mandiri Investasi Hadirkan Reksa Dana Bursa Emas Syariah Pertama di Indonesia

    Gandeng BSI, Mandiri Sekuritas, Pegadaian, dan Deutsche Bank, Mandiri Investasi Hadirkan Reksa Dana Bursa Emas Syariah Pertama di Indonesia

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO  – PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) terus mematangkan rencana peluncuran Reksa Dana Bursa Syariah berbasis emas atau biasa dikenal ETF Emas, yang ditargetkan mengawali tahun depan. Kali ini, PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) melanjutkan langkah strategis ini bersama dengan PT Pegadaian dan Deutsche Bank melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Senin (08/12/2025). Sebelumnya […]

  • Flash Card AR UNY: Menghidupkan Tradisi “Nyabuk Gunung” untuk Edukasi Mitigasi Bencana Longsor

    Flash Card AR UNY: Menghidupkan Tradisi “Nyabuk Gunung” untuk Edukasi Mitigasi Bencana Longsor

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tim mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mencetuskan inovasi edukatif untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang mitigasi bencana tanah longsor. Mereka mengembangkan flash card terintegrasi Augmented Reality (AR) berbasis kearifan lokal “Nyabuk Gunung”. ​Inovasi ini lahir dari skema riset Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dan mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek. […]

expand_less