Urai Macet Arus Balik, Tol Purwomartani Siap Beroperasi Fungsional Satu Arah
- account_circle Warjono
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Kapolda DIY Brigjend Pol Anggoro Sukartono bersama Wagub DIY Sri Paduka Paku Alam IX. (dok Humas Kepatihan)
TERAS MALIOBORO–Pemerintah Daerah DIY bersama Polda DIY menyiapkan strategi besar untuk menjamin kelancaran lalu lintas selama libur Idul Fitri 2026. Salah satu langkah krusial yang mengemuka dalam Rapat Koordinasi Forkopimda di Kompleks Kepatihan adalah rencana pengaktifan ruas Tol Purwomartani secara fungsional. Jalur bebas hambatan ini akan menjadi tumpuan utama untuk mengurai kepadatan kendaraan yang keluar dari wilayah Yogyakarta saat puncak arus balik mendatang.
Kapolda DIY, Brigjen Pol. Anggoro Sukartono, menjelaskan bahwa rencana ini merupakan hasil survei bersama Kementerian Perhubungan. Ruas tol tersebut nantinya akan berfungsi sebagai jalur satu arah khusus untuk memfasilitasi arus kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta. “Kami sudah menerima informasi dari Kementerian Perhubungan bahwa Tol Purwomartani akan difungsikan satu arah untuk akses keluar dari DIY,” tegas Anggoro, Selasa (10/03/2026).
Prediksi Macet dan Strategi Informasi Digital
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah kedatangan pemudik ke wilayah Yogyakarta pada tahun 2026 ini diperkirakan mencapai 8,2 juta orang. Mayoritas pemudik berasal dari wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan estimasi waktu tempuh perjalanan darat sekitar enam jam. Polisi memprediksi puncak arus kedatangan akan terjadi pada H-5 hingga H-3 Lebaran.
Guna mencegah kekacauan lalu lintas, Polda DIY menekankan beberapa strategi utama:
- Masifikasi Informasi: Pemda DIY akan menggencarkan penyebaran informasi lalu lintas agar wisatawan memahami kondisi titik-titik rawan di Yogyakarta sebelum mereka sampai di lokasi.
- Intervensi Navigasi Digital: Kepolisian berkoordinasi dengan platform seperti Google Maps dan Waze untuk memastikan rute digital selaras dengan rekayasa di lapangan. Hal ini bertujuan mencegah pemudik diarahkan ke jalur tikus atau rute kecil yang tidak terpantau petugas.
- Estimasi Antrean Real-Time: Petugas akan mengarahkan masyarakat agar tetap berada di jalur utama yang terjaga sambil memberikan informasi jelas mengenai durasi antrean kendaraan di setiap jalur.
Dengan pengaktifan Tol Purwomartani dan penguatan informasi digital, pemerintah berharap mobilitas jutaan orang selama Idulfitri 1447 H dapat berlangsung aman dan nyaman tanpa kemacetan yang mengunci wilayah DIY. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar