Sang “Pawang” ODGJ Ipda Purnomo Nonaktifkan Pendapatan dari Akun YouTube
- account_circle Warjono
- calendar_month Sel, 29 Sep 2026
- comment 0 komentar

Ipda Purnomo. (tangkapan layar Youitube)
TERAS MALIOBORO–Kabar mengejutkan datang dari sosok polisi berhati mulia, Ipda Purnomo. Pemilik akun YouTube viral Purnomo Belajar Baik yang selama ini dikenal ikhlas mengurusi ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) telantar, mengumumkan akan menonaktifkan pendapatan dari kanal YouTube-nya selamanya.
Keputusan itu diumumkan langsung oleh Purnomo melalui akun Instagram @purnomopolisibaik pada Selasa (29/9/2026), setelah ia mengaku didatangi tamu misterius yang menanyakan soal penghasilan dari media sosial.
“Assalamualaikum, sore ini saya kedatangan tamu dari pihak yang mengaku sering mengecek pendapatan penghasilan saya dari media sosial. Hari ini saya sampaikan, saya langsung kasih nomor rekening,” ujar Purnomo dalam pernyataannya yang dikutip dari Jabodetabek24info.
Purnomo mengaku tidak mengisi data yang diminta, namun memilih memberikan nomor rekeningnya secara langsung agar bisa dicek berapa sebenarnya penghasilan YouTube dan kemana arus uang itu mengalir.
“Kalau seandainya masih ada untung, tak suruh mengambil. Tapi kalau penghasilan dari media sosial kurang dari kegiatan bersedekah saya, mereka akan menambahkan,” tegasnya.
Diketahui, seluruh penghasilan dari YouTube dan media sosialnya memang ia gunakan untuk membiayai Yayasan Berkah Bersinar Abadi yang merawat 286 ODGJ, dengan biaya operasional mencapai Rp1,5 miliar per bulan.
Setelah kejadian itu, Purnomo pun membuat keputusan besar.
“Mulai bulan depan (Oktober-red), saya akan tutup channel YouTube saya selamanya,” katanya.
Ia memastikan, meski YouTube ditutup, aksi kemanusiaannya tidak akan berhenti. Ke depan, ia hanya akan membuat konten video pendek berisi ajakan untuk berbuat baik.
Keputusan ini sontak membuat netizen sedih. Banyak yang menyayangkan, sosok yang telah membantu ribuan ODGJ sembuh justru harus berhadapan dengan persoalan pajak penghasilan dari kegiatan sosialnya. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar