Breaking News
Trending Tags
Beranda » JOGJA ISTIMEWA » Mabrur Sepanjang Hayat, BPKH Wakaf Pohon di Gunungkidul Demi Kemaslahatan Lingkungan

Mabrur Sepanjang Hayat, BPKH Wakaf Pohon di Gunungkidul Demi Kemaslahatan Lingkungan

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia (BPKH RI) membawa angin segar dalam pengelolaan dana umat dengan mengintegrasikan nilai ibadah dan pelestarian alam. Melalui sebuah terobosan bertajuk “Wakaf Pohon”, BPKH berupaya menciptakan dampak ekologis yang bisa dirasakan lintas generasi sekaligus menjadi simbol kedermawanan jamaah haji Indonesia.

Program Kemaslahatan BPKH RI 2025 ini resmi diluncurkan melalui aksi penanaman pohon,  Minggu (21/11/2025) di Persemaian Permanen BPDAS SOP Area Hutan, Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Langkah ini menjadi ikhtiar konkret untuk merehabilitasi lingkungan sekaligus menguatkan ketahanan ekologis di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang sering menghadapi tantangan perubahan iklim.

Tidak bergerak sendiri, BPKH RI menjalin kolaborasi strategis dengan LAZISMU serta Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah. Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan lahan-lahan milik umat agar lebih produktif dan bermanfaat bagi konservasi sumber daya alam. Di Gunungkidul, keberadaan pohon-pohon ini diproyeksikan menjadi penopang cadangan air tanah yang sangat krusial bagi warga sekitar.

Kegiatan ini bukan sekadar penanaman simbolis, melainkan perwujudan dari konsep wakaf produktif yang berkelanjutan. Pohon yang ditanam tidak hanya berfungsi sebagai “paru-paru dunia”, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para muwakif. Hal ini membuktikan bahwa dana kemaslahatan dapat dikelola secara inovatif untuk menjawab tantangan lingkungan global.

Green Hajj: Diplomasi Ramah Lingkungan Melalui Dana Haji

Pimpinan Badan Pelaksana BPKH RI Bidang Penghimpunan, Transformasi, dan Teknologi Informasi, Harry Alexander, menekankan pentingnya konsep Green Hajj dalam pengelolaan dana haji masa kini. Menurutnya, haji tidak hanya soal diplomasi antarnegara, tetapi juga diplomasi terhadap alam semesta untuk memastikan keberlanjutan bumi bagi anak cucu.

“Untuk membuat wakaf besar, maka keuangan haji kita buat Green Hajj yang ramah lingkungan. Ibadah haji tidak hanya soal sopan santun diplomasi, tapi juga diplomasi ramah lingkungan sehingga tidak ada kerusakan yang dihasilkan. Dengan wakaf pohon, mabrur itu sepanjang hayat karena terus bermanfaat untuk paru-paru dunia,” jelas Harry Alexander di sela kegiatan.

Pimpinan Badan Pelaksana BPKH RI Bidang Kemaslahatan, SDM dan Umum, Dr. Sulistyowati menambahkan bahwa inisiatif di Gunungkidul ini merupakan program penutup di tahun 2025. BPKH ingin menunjukkan arah baru di mana dana haji dikelola dengan orientasi kebermanfaatan yang inklusif, menyentuh sisi spiritual sekaligus sosial-ekologis secara simultan.

Sekretaris Badan Pengurus LAZISMU, Gunawan Hidayat, S.E., M.Si, menyambut baik kolaborasi ini sebagai penguatan pilar lingkungan hidup. Ia berharap penanaman ini menjadi bentuk reboisasi hutan dengan tanaman produktif yang mampu menjaga ekosistem sumber daya air. Hal senada juga diamini oleh Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah sebagai misi Islam berkemajuan dalam merawat bumi.

Benteng Alam untuk Mencegah Bencana

Perwakilan Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, M. Azrul Tanjung mengingatkan bahwa gerakan ini menjadi sangat krusial mengingat banyaknya musibah alam yang melanda Indonesia akibat alih fungsi hutan. Ia merujuk pada musibah di Sumatra dan Aceh sebagai peringatan bagi semua pihak untuk lebih serius dalam menjaga hutan sebagai benteng pelindung nyawa.

Peluncuran program ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah, mulai dari pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul, hingga jajaran Polres dan Kodim setempat. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan dukungan luas terhadap visi BPKH dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang selaras antara agama dan pelestarian alam.

Melalui Program Kemaslahatan BPKH RI 2025, aksi penanaman wakaf pohon di Gunungkidul ini diharapkan menjadi model kolaborasi nasional. Dengan mengoptimalkan dana umat untuk kemaslahatan yang inklusif, BPKH tidak hanya menjaga amanah jamaah secara finansial, tetapi juga mewariskan lingkungan yang lebih sehat dan hijau bagi Indonesia di masa depan.(*)

 

 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DIY Tuntaskan “Road to ICIHES 2025” dengan Pengukuhan Duta, Inovator, dan Kawasan Halal

    DIY Tuntaskan “Road to ICIHES 2025” dengan Pengukuhan Duta, Inovator, dan Kawasan Halal

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–Komitmen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menjadi episentrum ekonomi dan industri halal nasional menuju standar global semakin kokoh. Hal ini ditandai dengan suksesnya acara “Awarding 4 Events Road to The 3rd International Conference on Islamic and Halal Economic Studies (ICIHES) 2025”, yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY bekerja sama dengan Sekolah Pascasarjana […]

  • Berkat Kerja Sama, Nasabah AXA Mandiri Peroleh Layanan Kesehatan di Jaringan RS Hermina

    Berkat Kerja Sama, Nasabah AXA Mandiri Peroleh Layanan Kesehatan di Jaringan RS Hermina

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menandatangani kesepakatan dengan  PT Medikaloka Hermina Tbk (RS Hermina) untuk meningkatkan kualitas pengalaman layanan kesehatan bagi nasabah melalui skema pembiayaan yang lebih terstruktur, transparan, dan efisien. Melalui kerja sama tersebut, nasabah AXA Mandiri yang mendapatkan layanan rawat jalan maupun rawat inap di jaringan RS Hermina […]

  • Doa, Tangis Haru dan Pelukan Hangat Iringi Ikhtiar Siswa SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta Menjelang Ujian

    Doa, Tangis Haru dan Pelukan Hangat Iringi Ikhtiar Siswa SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta Menjelang Ujian

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Suasana haru menyelimuti ruang Auditorium Al Hafidh, Kampus Al Azhar Yogyakarta World School (AYWS) Sleman, ketika ratusan siswa kelas IX SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta bersama orang tua mereka berkumpul dalam acara doa dan motivasi bertajuk “Jihad Pelajar: Taklukkan Ujian, Raih Prestasi, Banggakan Orang Tua dan Sang Pencipta.” Kegiatan pada Jumat […]

  • LAZISMU DIY Dinobatkan Jadi LAZISMU Terbaik Nasional 2025: Bukti Inovasi Filantropi Berdampak

    LAZISMU DIY Dinobatkan Jadi LAZISMU Terbaik Nasional 2025: Bukti Inovasi Filantropi Berdampak

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (LAZISMU DIY) kembali mengukir prestasi membanggakan. Dalam ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LAZISMU 2025 yang digelar meriah pada 6–9 November 2025 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, LAZISMU DIY secara resmi ditetapkan sebagai LAZISMU Terbaik Nasional Tahun 2025. ​Penghargaan tertinggi ini menegaskan posisi LAZISMU DIY sebagai […]

  • Napak Tilas Jejak Pangeran Diponegoro dan Jenderal Sudirman, Taruna Akmil Susuri Perbukitan Menoreh

    Napak Tilas Jejak Pangeran Diponegoro dan Jenderal Sudirman, Taruna Akmil Susuri Perbukitan Menoreh

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Akademi Militer (Akmil) Magelang bekerja sama Plataran Heritage Borobudur menggelar kegiatan napak tilas rute perjuangan yang pernah dilalui oleh Pangeran Diponegoro dan Jenderal Sudirman di kawasan Perbukitan Menoreh, Magelang. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kejuangan bagi para taruna dan taruni Akmil sebelum mereka menyelesaikan pendidikan sebagai calon perwira TNI. Napak tilas […]

  • 5 Destinasi Wisata “Anti-Hujan” di Yogyakarta: Aman, Nyaman, dan Penuh Kuliner Lezat

    5 Destinasi Wisata “Anti-Hujan” di Yogyakarta: Aman, Nyaman, dan Penuh Kuliner Lezat

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–​Musim hujan tiba, tapi semangat liburan jangan sampai redup! Yogyakarta, kota yang selalu istimewa, tetap menawarkan pesona yang tak lekang oleh cuaca. Kunci liburan anti-galau saat hujan adalah memilih destinasi indoor atau area yang tertutup, lokasinya tidak jauh dari pusat kota, dan yang paling penting: tersedia kuliner hangat untuk menemani. ​Berikut adalah 5 destinasi […]

expand_less