Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Memberi Maaf Menyembuhkan

Memberi Maaf Menyembuhkan

  • account_circle Ustadz Sujarwo
  • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Hari ini, kita diminta untuk memohon dan memberi maaf kepada sesama. Setelah sepuluh terakhir Ramadhan kemarin, kita menghiba dan mengemis maaf kepada Allah. Bukan hanya dosa dan salah kita minta ditutup dan dampak buruknya Allah angkat. Tetapi sekaligus pinta, supaya dosa dan salah, Allah hapuskan sehingga tidak meninggalkan jejak bahwa ia pernah ada.

” Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni : Duhai Dzat yang Maha Pemaaf, Suka memaafkan, Maka maafkanlah aku.”

Maaf atau memaafkan berasal dari kata bahasa Arab al afwu, yang berarti menghapus. Orang yang memaafkan menghapus luka berikut jejak dan bekasnya, yang ada dan masih tersimpan di hati, yang disebabkan sikap dan perbuatan orang lain.

Al afwu yang berarti memaafkan, bertaut pula dengan kata al shafhu yang bermakna kelapangan. Sebab, orang hanya bisa memaafkan, bila memiliki kelapangan hati untuk menerima serta menampung segala sikap dan perbuatan yang menyinggung maupun melukai dirinya. Seumpama langit yang memiliki keluasan menerima mendung yang hitam pekat.

Nantinya, dari kata shafhu yang berarti kelapangan, terbentuk kata shafhat yang bermakna halaman atau lembaran. Sebab, orang yang memaafkan seperti orang yang membuka lembaran baru dalam hidupnya. Terlepas sepenuhnya dari beban, perih, dan dendam. Secara simbolik, ketika lebaran, lembaran baru tersebut ditandai dengan berjabat tangan antara yang memaafkan dan yang meminta maaf. Dalam bahasa Arab, berjabat tangan disebut mushafahat, yang tentu saja, terbentuk dari kata shafhat.

Karena orang yang memaafkan berarti menghapus segala kesalahan dan kekhilafan orang lain, sekaligus membuka lembaran baru dalam hidupnya, maka kemudian, terbuka lebar pintu untuk berbuat baik kepada orang yang ia beri maaf. Perbuatan yang demikian adalah tindakan ihsan, yang diganjar Allah dengan pahala tanpa batas.

“Dan balasan suatu kejahatan adalah balasan yang setimpal. Tetapi, barang siapa memaafkan dan [diikuti dengan] berbuat baik [kepada orang yang berbuat jahat terhadap dirinya], maka pahalanya dari Allah. Dia tidak menyukai orang-orang yang berbuat zalim.” [QS. 42 : 40]***

  • Penulis: Ustadz Sujarwo
  • Editor: Ustadz Sujarwo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembalikan Kesakralan Borobudur, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan Menjelang Waisak 2570 BE

    Kembalikan Kesakralan Borobudur, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan Menjelang Waisak 2570 BE

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Momentum sakral menyelimuti kawasan Candi Borobudur menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE. Sebuah langkah bersejarah diambil melalui pemindahan Arca Unfinished Buddha ke lokasi asalnya di Lapangan Kenari, yang terletak di Zona I area barat daya candi. Penempatan di antara dua pohon kenari historis ini bukan sekadar urusan penataan ruang, melainkan sebuah upaya besar […]

  • ANTARA ZIKIR DAN TASBIH (1)

    ANTARA ZIKIR DAN TASBIH (1)

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • 0Komentar

    Teras Malioboro – Tulisan Antara Zikir dan Tasbih ini, terinspirasi dari tulisan Bu Binti yang dimuat di group One Week One Juz. Sewaktu beliau memberi ulasan tafsir dan tadabbur terkait ayat 41-42 dari surah Al Ahzab. “Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” […]

  • BSI Ajak Keluarga Besar Al Azhar Yogyakarta World Schools Hidup Berkah Lewat Keuangan Syariah

    BSI Ajak Keluarga Besar Al Azhar Yogyakarta World Schools Hidup Berkah Lewat Keuangan Syariah

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO — Suasana Masjid Al Hafidh Kampus 1 Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) Sabtu pagi (8/11/2025) itu terasa berbeda. Ratusan guru, karyawan, dan pimpinan keluarga besar Al Azhar Yogyakarta tampak antusias menyimak pemaparan dari Muhammad Nuzuar, Branch Manager BSI KCP Yogyakarta Kusumanegara. Melalui kegiatan Kajian Rutin Sabtu Wage yang juga bertepatan dengan Haul […]

  • ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah dana mengendap pemerintah daerah (Pemda) di perbankan dengan data Bank Indonesia (BI). Alih-alih mendapatkan pembenaran, laporan Tito justru memancing kecurigaan keras dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ​Purbaya mempertanyakan validitas temuan Mendagri. Ia berpendapat, perbedaan data ini lebih mencerminkan kelalaian Pemda dalam pencatatan […]

  • Tak Lagi Ribet, Warga Jogja Bocorkan Rahasia Pantau Sertipikat dari Gawai

    Tak Lagi Ribet, Warga Jogja Bocorkan Rahasia Pantau Sertipikat dari Gawai

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Era mengantre panjang dan bolak-balik ke kantor pertanahan kini mulai menjadi masa lalu warga Yogyakarta. Kehadiran aplikasi Sentuh Tanahku besutan Kementerian ATR/BPN sukses mengubah wajah pelayanan publik menjadi lebih ringkas, transparan, dan berada dalam genggaman tangan masyarakat, mulai dari tenaga profesional hingga ibu rumah tangga. Inovasi digital ini terbukti menjadi solusi jitu bagi mereka […]

  • 31 Tahun Telkomsel: Transformasi dari Operator Seluler Menjadi Perusahaan AI dan Digital Lifestyle

    31 Tahun Telkomsel: Transformasi dari Operator Seluler Menjadi Perusahaan AI dan Digital Lifestyle

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Ketika kartuHalo pertama kali diperkenalkan pada pertengahan 1990-an, fungsi telepon seluler masih sebatas alat komunikasi. Internet belum menjadi kebutuhan utama, media sosial belum lahir, dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) masih terdengar seperti konsep masa depan. Tiga dekade kemudian, lanskap itu berubah total. Memasuki usia ke-31 tahun pada 2026, Telkomsel tidak lagi sekadar […]

expand_less