Breaking News
Trending Tags
Beranda » JOGJA ISTIMEWA » Wamensos Agus Jabo Priyono Ajak Bangsa Kembali ke Jati Diri di Haul Ke-171 Pangeran Diponegoro

Wamensos Agus Jabo Priyono Ajak Bangsa Kembali ke Jati Diri di Haul Ke-171 Pangeran Diponegoro

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar

​TERAS MALIOBORO–Suasana khidmat menyelimuti nDalem Tegalrejo, Monumen Diponegoro, saat ribuan jamaah dari berbagai pelosok daerah berkumpul untuk memperingati Haul ke-171 Pangeran Diponegoro, Kamis (8/1/2026) malam. Di tengah gema selawat, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, memberikan pesan mendalam mengenai relevansi keteladanan Sang Pangeran dalam menghadapi tantangan zaman modern.

​​Dalam sambutannya, Wamensos Agus Jabo Priyono menyoroti krisis keteladanan yang dialami bangsa saat ini. Ia menyebutkan bahwa banyaknya perselisihan antarsaudara terjadi karena hilangnya sosok panutan yang memiliki karakter kuat.

​“Pangeran Diponegoro adalah tokoh yang memilih keluar dari kemapanan keraton demi bisa manunggal dengan Tuhan, alam, dan rakyat kecil. Beliau merasakan penderitaan rakyatnya secara langsung. Inilah alasan mengapa beliau adalah tokoh persatuan yang sah,” tegas Agus Jabo.

​Ia juga mengusulkan agar Pangeran Diponegoro dijadikan simbol utama kepemimpinan nasional.

“Indonesia butuh pemimpin yang hikmat dan bijaksana, bukan sekadar mengejar kekuasaan. Teladan itu ada pada Diponegoro,” tambahnya.

​Reorganisasi Patra Padi: Dari Jawa untuk Indonesia

​Momentum Haul tahun ini juga menjadi catatan sejarah bagi Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patra Padi). Organisasi ini baru saja melakukan reorganisasi kepemimpinan dari R. Saptata Rahadi Abra (periode 2021-2025) kepada RM Saiful Achmad untuk periode 2026-2029.

Jamaah dari berbagai daerah berkumpul di nDalem Tegalrejo, menghadiri Haul ke-171 Pangeran Diponegoro. (suwarjono/terasmalioboro.id)

​Terpilihnya RM Saiful Achmad yang berasal dari Trah Diponegoro Makassar menjadi simbol kuat bahwa semangat Diponegoro tidak lagi terkotak-kotak secara geografis.

“Patra Padi bukan hanya milik Jawa. Ini adalah milik Nusantara. Estafet kepemimpinan ini membuktikan bahwa spirit perjuangan beliau telah mengakar kuat dari Yogyakarta hingga Sulawesi,” ujar RM Saiful Achmad.

​Merajut Silaturahmi Melalui Seni dan Doa

​Acara yang diketuai oleh R. Dwi Akseptoro TY (Yuki) ini berlangsung semarak sejak pagi hari pukul 06.00 WIB. Tidak hanya diisi dengan kegiatan religi seperti Khataman Al-Qur’an dan Istighotsah, haul kali ini juga menampilkan sisi inklusivitas perjuangan melalui penampilan seni angklung dari Panti Asuhan Difabel Bina Siwi.

​Ketua Panitia menyampaikan bahwa tema “Merajut Silaturahmi dalam Warisan Perjuangan” sengaja diambil untuk mempererat hubungan antar-trah dan masyarakat umum. Kehadiran narasumber internasional seperti Syeikh Abu Zaki As-Sangafuri Al-Hadhrami dari Malaysia, yang keluarganya memiliki hubungan sejarah selama 100 tahun dengan keluarga Diponegoro, menambah bobot spiritual acara ini bersama KH. Muhammad Nilzam Yahya, M.Ag dan Ust. M. Yaser Arafat.

​Pesan Persatuan di Tengah Gejolak Dunia

​Menutup sambutannya, Wamensos yang juga didampingi Penasihat Patra Padi, GBPH. Yudaningrat, mengingatkan pentingnya bergotong royong melindungi kepentingan nasional di tengah dunia yang sedang tidak baik-baik saja.

“Presiden telah menyampaikan bahwa dunia sedang bergejolak. Hanya dengan nasionalisme dan persatuan kita bisa selamat. Kita doakan juga saudara-saudara kita di Sumatera agar segera bangkit. Mari kita mikul dhuwur mendem jero nilai-nilai leluhur demi Indonesia yang mandiri dan bermartabat,” pungkasnya.

​Hadirnya jamaah dari Makassar, Jawa Timur, Banyumas, hingga Jakarta membuktikan bahwa 171 tahun setelah wafatnya, Pangeran Diponegoro tetap menjadi “api” yang membakar semangat persatuan bangsa Indonesia. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Mental Health Hingga Operasi Medis: Jejak Abadi Tiga RS PKU Muhammadiyah Menjaga Napas Masyarakat Jogja

    Dari Mental Health Hingga Operasi Medis: Jejak Abadi Tiga RS PKU Muhammadiyah Menjaga Napas Masyarakat Jogja

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Di bawah naungan Aula Masjid K.H. Sudja’, kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping, sebuah perjalanan panjang lintas generasi dirayakan dalam satu harmoni. Sabtu pagi (14/02/2026), keluarga besar Muhammadiyah berkumpul bukan sekadar untuk seremoni, melainkan merefleksikan pengabdian tiga pilar kesehatan: RS PKU Yogyakarta (103 tahun), RS PKU Gamping (17 tahun), dan RS PKU Sleman […]

  • Kabar Baik Bagi Pasien Kanker: RS PKU Gamping & BPJS Kesehatan Resmikan Kerja Sama Layanan Radioterapi Canggih

    Kabar Baik Bagi Pasien Kanker: RS PKU Gamping & BPJS Kesehatan Resmikan Kerja Sama Layanan Radioterapi Canggih

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Harapan baru bagi pasien kanker di Indonesia, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), resmi terbuka. RS PKU Muhammadiyah Gamping secara resmi memulai kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk layanan radiasi onkologi. Sinergi ini menandai babak baru dalam pemerataan akses pengobatan kanker berteknologi tinggi yang kini dapat dinikmati oleh masyarakat luas tanpa terkendala biaya katastropik. […]

  • Dua Pemancing Tenggelam di Bendung Karet Kalijajar Demak, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

    Dua Pemancing Tenggelam di Bendung Karet Kalijajar Demak, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan tenggelam di area Bendung Karet Sungai Kalijajar, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Dari dua korban yang hanyut pada Senin (8/6/2026) malam, satu orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban yang ditemukan tersebut bernama Budi Santoso (46), warga Betokan, Krajan RT 02/RW […]

  • ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah dana mengendap pemerintah daerah (Pemda) di perbankan dengan data Bank Indonesia (BI). Alih-alih mendapatkan pembenaran, laporan Tito justru memancing kecurigaan keras dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ​Purbaya mempertanyakan validitas temuan Mendagri. Ia berpendapat, perbedaan data ini lebih mencerminkan kelalaian Pemda dalam pencatatan […]

  • Pendapatan Telkom Tembus Rp 75,9 Triliun, Bisnis Seluler dan Infrastruktur Digital Jadi Penopang

    Pendapatan Telkom Tembus Rp 75,9 Triliun, Bisnis Seluler dan Infrastruktur Digital Jadi Penopang

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mempertahankan tren pertumbuhan kinerja pada paruh pertama 2026. Di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat, emiten berkode saham TLKM itu membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, naik 3,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY). Perbaikan kinerja tersebut diikuti dengan peningkatan profitabilitas. Telkom mencatat EBITDA […]

  • Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

    Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan agar pendampingan hukum terhadap korban penipuan oleh tersangka NHS alias D, wajib dilakukan secara profesional dan beretika. Merujuk aksi yang berlangsung di kantor cabang Purwokerto, beberapa hari lalu, menurut Jeffry, aksi tersebut sangatlah disayangkan. Sebab, proses hukum yang sedang berlangsung di Polresta Banyumas sudah […]

expand_less