Trafik Data Melonjak Double Digit, Teknologi AI Jaga Keandalan Jaringan Indosat di Jateng & DIY
- account_circle Warjono
- calendar_month Jum, 9 Jan 2026
- comment 0 komentar

Pemantauan trafik Indosat saat liburan panjang Natal dan Tahun Baru. (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Konsumsi digital masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan rekor baru sepanjang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melaporkan adanya kenaikan trafik data nasional sebesar 15% dibandingkan hari biasa, dan melonjak lebih dari 20% dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Khusus di wilayah Regional Central Java, kenaikan trafik bahkan mencapai 1,1 kali lipat dari rata-rata hari normal. Puncaknya terjadi pada 1 Januari 2026, di mana lima wilayah mencatatkan lonjakan penggunaan data tertinggi, yakni Klaten (28,41%), Wonogiri (27,93%), Magelang (23,55%), Semarang (23,45%), dan Gunung Kidul (21,83%).
Keberhasilan Indosat dalam melayani lonjakan trafik double-digit ini tidak lepas dari peran Digital Intelligence Operations Center (DIOC). Ini merupakan pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang mampu memantau performa jaringan secara real-time dan melakukan penyesuaian kapasitas secara adaptif di titik-titik keramaian.
Dominasi Media Sosial dan Perluasan Jaringan 5G
Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menjelaskan bahwa pertumbuhan trafik ini adalah cermin dari meluasnya ekonomi digital Indonesia hingga ke pelosok dan area wisata.
“Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota besar, tapi juga di pusat ekonomi baru dan daerah yang sebelumnya terbatas aktivitas digitalnya. Dengan dukungan AI di DIOC, tim teknis kami dapat menangani potensi gangguan lebih cepat, memastikan pelanggan IM3, Tri, dan HiFi tetap terkoneksi andal,” ujar Desmond.
Data internal menunjukkan bahwa lima aplikasi dengan lonjakan penggunaan tertinggi adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube. Untuk menopang kebutuhan tersebut, Indosat telah mengoperasikan lebih dari 208.000 BTS 4G, serta memperluas jaringan 5G yang kini telah mencapai 1.404 titik di seluruh Indonesia.
Pemulihan Jaringan Pasca-Bencana di Aceh
Selain penguatan jaringan di area wisata Jateng-DIY, Indosat juga menunjukkan komitmennya dalam pemulihan infrastruktur telekomunikasi di wilayah pasca-bencana. Di Provinsi Aceh, Indosat melaporkan tingkat pemulihan jaringan telah menyentuh angka 97,5%.
Indosat bergerak cepat dengan menambah personel teknis dan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BNPB, serta pemerintah daerah. Langkah ini krusial untuk memastikan akses informasi dan koordinasi bantuan di wilayah terdampak tetap berjalan lancar.
Tim siaga juga ditempatkan di lokasi strategis seperti rumah sakit dan area pengungsian, sementara Posko Pemantauan (Command Center) tetap beroperasi terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh untuk mengawal fase pemulihan hingga tuntas.
Kombinasi antara inovasi teknologi AI dan respons kemanusiaan yang cepat ini menegaskan posisi Indosat sebagai tulang punggung konektivitas digital Indonesia di berbagai situasi, baik saat perayaan besar maupun di masa-masa sulit pasca-bencana. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar