Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Hafidh Asrom World Schools Jadi Tonggak Baru Pendidikan Global di Magelang

Hafidh Asrom World Schools Jadi Tonggak Baru Pendidikan Global di Magelang

  • account_circle Chaidir
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Komitmen Kota Magelang untuk naik kelas di sektor pendidikan kian menemukan momentumnya. Rencana hadirnya Hafidh Asrom World Schools disambut antusias oleh Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, yang melihatnya sebagai peluang besar membawa wajah pendidikan kota ini ke level global.

Dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan hangat antara jajaran Pemerintah Kota Magelang dan manajemen Hafidh Asrom Yogyakarta Foundation (HAYF) di Kantor Wali Kota, Kamis (2/4/2026). Hadir dalam kesempatan itu Pembina HAYF Drs HA Hafidh Asrom MM, Ketua HAYF Eni Yustini SE dan jajaran staf, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho.

Sekolah yang akan berdiri di kawasan eks SMK Yudya Karya, Jalan Ahmad Yani itu dirancang sebagai lembaga pendidikan Islam berstandar internasional. Tak sekadar membangun sekolah, proyek ini dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan sumber daya manusia di Magelang.

Damar secara terbuka mengaku telah lama menantikan kehadiran sekolah dengan label internasional di kotanya. Baginya, konsep “world school” bukan hanya soal nama, tetapi tentang kesiapan menghadirkan kualitas pendidikan yang mampu bersaing secara global.

“Ini yang saya tunggu-tunggu. Magelang butuh sekolah internasional. Jadi begitu ada rencana ini, saya langsung sangat mendukung,” ujarnya.

Baca Juga : Alumni SMAN 1 Magelang Dukung Berdirinya Hafidh Asrom World Schools

Ia menilai, arah pembangunan Kota Magelang yang bertumpu pada sektor jasa menjadikan pendidikan sebagai salah satu pilar utama. Di tengah keterbatasan luas wilayah, justru sektor pendidikan dinilai mampu menjadi pengungkit daya saing daerah.

“Magelang ini kecil, tapi potensinya besar. Pendidikan, kesehatan, dan pariwisata jadi kekuatan kita. Dan pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan,” tegasnya.

Lebih jauh, Damar menekankan pentingnya konsistensi dalam mengusung konsep internasional. Ia berharap Hafidh Asrom World Schools tidak setengah hati dalam membangun sistem, mulai dari penggunaan bahasa asing hingga penguatan identitas sekolah.

“Kalau sudah pakai label internasional, harus total. Bahasa Inggrisnya kuat, branding-nya jelas, sehingga bisa menarik minat dari luar daerah,” katanya.

Dukungan pemerintah kota juga tidak berhenti pada tataran wacana. Pemkot Magelang, kata Damar, siap mengawal proses pendirian sekolah, termasuk dalam hal perizinan dan penyesuaian regulasi pendidikan. “Kami siap bantu koordinasi dengan dinas terkait agar semua berjalan sesuai aturan,” imbuhnya.

Pertama di Magelang

Sementara itu, Nurwiyono Slamet Nugroho menyebut kehadiran Hafidh Asrom World School sebagai langkah pionir di Magelang. Selama ini, menurutnya, belum ada sekolah yang secara tegas mengusung branding internasional. “Ini yang pertama di Magelang. Tentu kami menyambut baik,” ujarnya.

Ia optimistis, kehadiran sekolah ini akan memberikan efek berantai, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga ekonomi. Dengan potensi menarik siswa dari luar daerah, Magelang berpeluang menjadi magnet baru pendidikan regional.

“Kalau banyak siswa dari luar masuk ke Magelang, dampaknya akan luas, termasuk pada perputaran ekonomi,” jelasnya.

Di sisi yayasan, Hafidh Asrom menegaskan bahwa Hafidh Asrom World Schools merupakan pengembangan dari konsep pendidikan Al Azhar yang telah dipadukan dengan pendekatan global. Sekolah ini akan didukung oleh jaringan Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) dan mengintegrasikan kurikulum nasional dengan penguatan internasional.

Selain bahasa Inggris, sekolah ini juga akan memperkenalkan bahasa Mandarin sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dinamika global.

Hafidh menargetkan proses renovasi gedung selesai pada Juni 2026, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada tahun ajaran baru. Pada tahap awal, sekolah akan membuka jenjang TK dan SD. “Kami targetkan Juni selesai, dan tahun ajaran baru sudah bisa berjalan,” ujarnya.

Dengan konsep tersebut, Hafidh optimistis sekolah ini tidak hanya menjadi pilihan warga Magelang, tetapi juga mampu menarik minat masyarakat dari wilayah sekitar seperti Temanggung, Wonosobo, hingga Kedu Raya.

Kehadiran Hafidh Asrom World School pun kini bukan sekadar proyek pendidikan, melainkan bagian dari langkah besar menjadikan Magelang sebagai kota jasa yang unggul di bidang pendidikan—sebuah pijakan menuju panggung global. (Chaidir)

  • Penulis: Chaidir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas ID Card Palsu! Modus Penipuan Atas Nama Charoen Pokphand Marak di Medsos

    Awas ID Card Palsu! Modus Penipuan Atas Nama Charoen Pokphand Marak di Medsos

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menutup tahun 2025, masyarakat diminta ekstra waspada terhadap gelombang penipuan yang mencatut nama raksasa industri perunggasan, PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk. Para pelaku diketahui menggunakan akun media sosial palsu dan identitas karyawan bodong untuk mengeruk keuntungan dari konsumen yang tidak waspada. Modus yang dijalankan tergolong berani. Oknum penipu tidak hanya menawarkan produk ayam […]

  • Saat Cerutu Jadi Diplomasi Budaya: Kisah Taru Martani Curi Perhatian di Panggung TEI 2025

    Saat Cerutu Jadi Diplomasi Budaya: Kisah Taru Martani Curi Perhatian di Panggung TEI 2025

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah riuh rendah ribuan produk modern yang memadati Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, stan PT Taru Martani menawarkan sesuatu yang berbeda: sebuah etalase warisan budaya. Produsen cerutu tertua asal Yogyakarta ini tidak hanya datang untuk berbisnis, tetapi mengemban misi sebagai “duta budaya” yang membawa narasi sejarah dan kebanggaan industri kreatif lokal ke panggung […]

  • Teknologi Canggih FOTILE: Kompor Tanam Dilengkapi Safety System Pemutus Gas Otomatis, Mulai Rp2 Jutaan

    Teknologi Canggih FOTILE: Kompor Tanam Dilengkapi Safety System Pemutus Gas Otomatis, Mulai Rp2 Jutaan

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–FOTILE, brand peralatan dapur premium dari 32 negara, kini resmi hadir di Depo Pelita Sokaraja, Banyumas, pada Jumat (7/11/2025). Kehadiran FOTILE ini membawa fokus utama pada inovasi keselamatan melalui kompor tanam berteknologi canggih, yang dirancang untuk melindungi keluarga Indonesia dari risiko kebocoran gas. Peresmian outlet baru ini dihadiri oleh Direktur FOTILE Indonesia, Sun Ling, […]

  • Sejukkan Borobudur dan Sumatera, UNIQLO Donasi 15.500 Pakaian Hingga Dana Miliaran Rupiah

    Sejukkan Borobudur dan Sumatera, UNIQLO Donasi 15.500 Pakaian Hingga Dana Miliaran Rupiah

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Candi Borobudur menjadi saksi sebuah aksi solidaritas yang melampaui sekadar urusan fashion. Bertepatan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), UNIQLO Indonesia menunjukkan “taring” kemanusiaannya melalui inisiatif global bertajuk “The Heart of LifeWear”. Tidak tanggung-tanggung, jenama asal Jepang ini menyalurkan 15.500 potong pakaian baru dan dana segar senilai Rp 1,1 miliar untuk menjawab kebutuhan mendesak […]

  • Pencarian Semalaman, Levi Ditemukan Meninggal Menjelang Makan Sahur di Sungai Ngambleg Grobogan

    Pencarian Semalaman, Levi Ditemukan Meninggal Menjelang Makan Sahur di Sungai Ngambleg Grobogan

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Upaya pencarian tanpa henti oleh tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban kedua hanyut di Sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tunjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Levi Hengki Kurniawan (15) ditemukan meninggal dunia pada Jumat (20/2/2026) pukul 01.30 WIB. Tim menemukan Levi dalam kondisi mengambang sejauh sekitar 3,6 kilometer dari lokasi awal kejadian. Lokasi penemuan hanya berjarak […]

  • CIMB Niaga Cetak Laba Rp 6,7 Triliun, Kredit UKM dan KPM Melonjak Jadi Mesin Pertumbuhan

    CIMB Niaga Cetak Laba Rp 6,7 Triliun, Kredit UKM dan KPM Melonjak Jadi Mesin Pertumbuhan

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membuktikan ketahanannya di tengah dinamika ekonomi dengan mencatat perolehan laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp6,7 triliun pada sembilan bulan pertama 2025. Angka ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 1,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan laba ini ditopang oleh pertumbuhan kredit yang baik, didominasi oleh segmen retail dan […]

expand_less