Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Kecelakaan Beruntun di Simpang Empat Monjali Sleman: Empat Mobil Ringsek Akibat Lampu Lalin Padam

Kecelakaan Beruntun di Simpang Empat Monjali Sleman: Empat Mobil Ringsek Akibat Lampu Lalin Padam

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat unit kendaraan terjadi di persimpangan jalan yang tergolong padat, Simpang Empat Monjali, Jl. Padjajaran, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, pada Rabu (04/02/2026) dini hari. Padamnya lampu lalu lintas diduga menjadi pemicu utama benturan beruntun yang mengakibatkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB ini bermula saat mobil Honda Jazz yang dikemudikan oleh MIA (20) melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di Simpang Empat Monjali, kondisi lampu lalu lintas (APILL) sedang dalam keadaan padam. Meski kondisi lampu mati, kendaraan tersebut tetap melaju lurus ke utara.

Nahas, pada saat yang bersamaan, sebuah Toyota Avanza yang dikemudikan PIP (20) meluncur dari arah barat menuju timur. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan hebat antar kedua kendaraan tersebut tidak terelakkan. Akibat hantaman tersebut, Honda Jazz terpental ke arah timur dan menghantam Daihatsu Grandmax Blind Van yang sedang berhenti. Efek domino berlanjut saat Grandmax terdorong ke depan dan membentur Isuzu Traga Pick Up yang berada tepat di depannya.

“Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Seluruh pengemudi dan pemilik kendaraan dinyatakan selamat,” ungkap petugas di lapangan.

Meski demikian, kerusakan pada keempat kendaraan cukup signifikan dengan estimasi total kerugian materiil mencapai Rp37.000.000.

Satlantas Polresta Sleman segera melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas di lokasi guna mencegah kemacetan panjang. Pihak kepolisian juga mengimbau agar pengguna jalan ekstra waspada saat melintasi persimpangan, terutama jika fasilitas lampu lalu lintas tidak berfungsi atau padam, guna menghindari insiden serupa di masa mendatang. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lenovo Legion Ecosystem Hadir di Yogyakarta, Bawa Standar Baru Gaming Terintegrasi dan Berperforma Cerdas

    Lenovo Legion Ecosystem Hadir di Yogyakarta, Bawa Standar Baru Gaming Terintegrasi dan Berperforma Cerdas

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Lenovo Indonesia resmi memperkenalkan Lenovo Legion Ecosystem Gen-10 kepada publik Yogyakarta, Kamis (27/11/2025). Kota budaya dan pendidikan ini kembali menjadi panggung penting bagi perusahaan teknologi global untuk meluncurkan inovasi berkelas dunia. Jika sebelumnya Yogyakarta dikenal sebagai tempat tumbuhnya komunitas kreator, pelajar teknologi, dan e-sports, maka kehadiran Legion Ecosystem melengkapi dinamika tersebut dengan […]

  • Terjatuh ke Sumur 15 Meter di Jepara, Ibu 55 Tahun di Jepara Berhasil Selamat

    Terjatuh ke Sumur 15 Meter di Jepara, Ibu 55 Tahun di Jepara Berhasil Selamat

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Seorang warga bernama Biyanti (55) selamat setelah terjatuh ke sumur sedalam sekitar 15 meter di Petekehan Kidul RT 20/04, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Kamis (19/2/2026) sekira pukul 04.00 WIB. Peristiwa terjadi saat korban hendak mengambil air pada waktu subuh. Afif, tetangga korban, menjelaskan bahwa Biyanti berjalan ke sumur karena membutuhkan air untuk ke kamar […]

  • Tamparan Keras Sri Sultan untuk Tren “Viralitas”: Jangan Sampai Algoritma Kalahkan Hati Nurani!

    Tamparan Keras Sri Sultan untuk Tren “Viralitas”: Jangan Sampai Algoritma Kalahkan Hati Nurani!

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah gempuran konten yang hanya mengejar kecepatan dan angka views, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melontarkan pengingat tajam bagi dunia pers. Sultan menegaskan bahwa di era pasca-kebenaran (post-truth) saat ini, pers sedang berada di persimpangan jalan antara menjadi penjaga demokrasi atau justru menjadi ancaman bagi kebenaran itu sendiri. Pesan mendalam ini […]

  • Drama di Muara Batang: Selamat dari Jepitan Baling-Baling, Nelayan Hilang Terseret Arus

    Drama di Muara Batang: Selamat dari Jepitan Baling-Baling, Nelayan Hilang Terseret Arus

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Peristiwa dramatis terjadi di Muara Kali Sambong, Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang pria bernama Eko Kudiran (32) dilaporkan hilang setelah sempat terjepit baling-baling kapal dan kemudian terseret arus. Saat ini, Basarnas Kantor SAR Semarang bersama tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian terhadap korban dengan […]

  • Pendidikan Khas Kejogjaan, Sultan Instruksikan Pemberlakuan di Seluruh Sekolah

    Pendidikan Khas Kejogjaan, Sultan Instruksikan Pemberlakuan di Seluruh Sekolah

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta seluruh sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerapkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) secara serentak. Targetnya, kebijakan ini mulai berlaku pada tahun ajaran baru 2026-2027. ​Instruksi ini muncul, usai Sultan bertemu dengan Dewan Pendidikan DIY di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Senin (23/02). Sultan ingin nilai-nilai budaya Jogja […]

  • Flash Card AR UNY: Menghidupkan Tradisi “Nyabuk Gunung” untuk Edukasi Mitigasi Bencana Longsor

    Flash Card AR UNY: Menghidupkan Tradisi “Nyabuk Gunung” untuk Edukasi Mitigasi Bencana Longsor

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tim mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mencetuskan inovasi edukatif untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang mitigasi bencana tanah longsor. Mereka mengembangkan flash card terintegrasi Augmented Reality (AR) berbasis kearifan lokal “Nyabuk Gunung”. ​Inovasi ini lahir dari skema riset Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dan mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek. […]

expand_less