Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » UMKM Jogja Naik Kelas! Rahasia Sukses Packaging dan Teknologi Pangan di Jogja Food & Beverage Expo 2026

UMKM Jogja Naik Kelas! Rahasia Sukses Packaging dan Teknologi Pangan di Jogja Food & Beverage Expo 2026

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Gelaran Jogja Food & Beverage Expo 2026 di JEC bukan sekadar ajang icip-icip kuliner. Di balik deretan stan yang memanjakan lidah, tersimpan pesan kuat bagi para pelaku usaha lokal: Inovasi atau Tertinggal. Pameran yang berlangsung hingga 11 April 2026 ini menjadi bukti bahwa kualitas rasa saja tidak cukup untuk menembus pasar global—teknologi pengemasan dan branding kini menjadi penentu kasta sebuah produk.

Bagi UMKM di DIY dan Jawa Tengah, pameran ini adalah “sekolah singkat” untuk melihat bagaimana teknologi mesin pengolahan dan percetakan masa kini mampu mengubah produk rumahan menjadi komoditas ekspor.

Salah satu sorotan utama dalam pameran ini adalah integrasi dengan Jogja Pack & Process serta Jogja Printing Expo. Di sini, pelaku UMKM diajak melihat langsung bagaimana teknologi packaging terbaru dapat memperpanjang masa simpan produk tanpa merusak cita rasa.

“Produk lokal kita punya rasa yang juara, tapi sering kalah di tampilan. Di expo ini, kami ingin UMKM sadar bahwa kemasan adalah sales pertama mereka di rak supermarket,” ujar salah satu kurator UMKM di lokasi pameran. Dengan teknologi printing digital yang kian terjangkau, UMKM kini bisa mencetak kemasan premium tanpa harus memesan dalam jumlah jutaan.

Kopi dan Teh: Bukan Sekadar Komoditas, Tapi Gaya Hidup

Melalui gelaran Jogja ROC (Roasting Competition) dan Tea Talks, pameran ini menegaskan bahwa ekosistem kopi dan teh di Yogyakarta telah berevolusi menjadi industri kelas dunia. Kehadiran para roaster dan ahli teh memberikan inspirasi bahwa nilai tambah (added value) sebuah produk mentah bisa naik berlipat-lipat melalui teknik pengolahan yang presisi.

Edukasi mengenai “The Science Behind Tea Flavouring” dan teknik sangrai kopi menunjukkan bahwa data dan sains kini memegang peranan penting dalam industri food and beverage modern. Ini adalah peluang emas bagi pengusaha kedai kopi di Jogja untuk memperkuat unique selling point mereka.

Membangun Jejaring Melalui Business Matching

Yang membuat pameran tahun ini terasa lebih “nendang” adalah adanya sesi Business Matching. Platform ini mempertemukan langsung para produsen bahan baku dengan pembeli potensial (buyer) dari skala nasional.

Momentum ini harus dimanfaatkan UMKM Yogyakarta untuk memperluas jejaring distribusi. Jika selama ini produk hanya dikenal di tingkat Kapanewon atau Kabupaten, melalui pameran ini, pintu menuju pasar ritel nasional hingga internasional terbuka lebar.

Jogja Food & Beverage Expo 2026 adalah pengingat bahwa potensi ekonomi kreatif kita sangat masif. Dukungan teknologi digital dan mesin pengolahan yang dipamerkan di JEC harus menjadi pemicu bagi pelaku usaha untuk segera melakukan transformasi.

Kekuatan Ekonomi Kreatif Jogja

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Noviar Rahmad, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi pameran ini. Sultan menekankan bahwa sektor food & beverage adalah kekuatan utama ekonomi kreatif di Yogyakarta.

“Inovasi, peningkatan kualitas, serta pemanfaatan teknologi digital adalah kunci agar produk unggulan lokal Yogyakarta mampu menembus pasar global. Interaksi langsung dengan konsumen di pameran ini akan memberikan nilai tambah luar biasa bagi pengembangan produk,” tegas Sultan dalam sambutannya.

CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengungkapkan bahwa tahun ini pameran menghadirkan lebih dari 110 peserta, termasuk 30 UMKM pilihan. Tak hanya sekadar makanan jadi, pengunjung disuguhi teknologi pengemasan (packaging) dan mesin pengolahan pangan terkini.

“Kami hadirkan teknologi pengolahan dan pengemasan di Yogyakarta untuk meningkatkan mutu produk industri Mamin (makanan minuman). Ini penting agar UMKM kita naik kelas dan kualitasnya kompetitif,” ujar Daud. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bila Allah Sudah Cinta

    Bila Allah Sudah Cinta

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    Bila kita merasa lelah. Semua terasa serba salah. Jalan keluar seolah tidak bercelah. Jangan pernah berhenti merangkai harap dan menjahit asa. Teruslah berdoa. “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdo’alah kepada Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. 40 : 60) Bila hari-hari kita terasa berat. Kehidupan terasa melambat, bahkan seolah-olah tersumbat. Bersabarlah dan laksanakan sholat. Dengannya, kita […]

  • Ratusan Personel Gabungan “Kepung” Sampah Liar di Ring Road Selatan

    Ratusan Personel Gabungan “Kepung” Sampah Liar di Ring Road Selatan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Gerakan kolektif untuk memerangi sampah liar resmi dimulai dari kawasan strategis Ring Road Selatan. Ratusan personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, relawan, hingga ASN Kabupaten Bantul terjun langsung melakukan aksi kerja bakti atau korve besar-besaran di sepanjang jalur Ketandan hingga UMY pada Jumat (13/2/2026). Aksi nyata ini merupakan implementasi dari Gerakan Bantul ASRI […]

  • Gebrakan Rp14,6 Triliun: Indosat, Arsari, dan Northstar Bersatu Bangun “Urat Nadi” AI Indonesia

    Gebrakan Rp14,6 Triliun: Indosat, Arsari, dan Northstar Bersatu Bangun “Urat Nadi” AI Indonesia

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Sektor teknologi Indonesia kembali diguncang oleh kesepakatan raksasa di penghujung tahun 2025. Tiga raksasa lintas industri—Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Arsari Group, dan Northstar Group—resmi bersatu demi membangun “urat nadi” digital Indonesia melalui pembentukan platform serat optik independen bernama FiberCo. Kesepakatan investasi strategis yang ditandatangani pada Senin (29/12/2025) ini bukan sekadar bisnis biasa. […]

  • Tiga Hari Pencarian di Kedalaman 80 Meter, Korban Tenggelam Waduk Wadaslintang Ditemukan Tak Bernyawa

    Tiga Hari Pencarian di Kedalaman 80 Meter, Korban Tenggelam Waduk Wadaslintang Ditemukan Tak Bernyawa

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Setelah tiga hari pencarian intensif, upaya tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Agus Waluyo (36), warga yang dilaporkan hilang tenggelam di Waduk Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/1/2026) sore. Jasad korban ditemukan mengapung sekitar pukul 16.00 WIB, tidak jauh dari lokasi penyelaman yang dilakukan oleh tim SAR di Desa […]

  • Dari Mental Health Hingga Operasi Medis: Jejak Abadi Tiga RS PKU Muhammadiyah Menjaga Napas Masyarakat Jogja

    Dari Mental Health Hingga Operasi Medis: Jejak Abadi Tiga RS PKU Muhammadiyah Menjaga Napas Masyarakat Jogja

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Di bawah naungan Aula Masjid K.H. Sudja’, kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping, sebuah perjalanan panjang lintas generasi dirayakan dalam satu harmoni. Sabtu pagi (14/02/2026), keluarga besar Muhammadiyah berkumpul bukan sekadar untuk seremoni, melainkan merefleksikan pengabdian tiga pilar kesehatan: RS PKU Yogyakarta (103 tahun), RS PKU Gamping (17 tahun), dan RS PKU Sleman […]

  • Manjakan Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU  Sepanjang 2025

    Manjakan Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU  Sepanjang 2025

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO  – Kini, pengguna kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) bisa menikmati pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan bebas khawatir kehabisan daya. Sepanjang 2025, PT PLN (Persero) bersama mitra menghadirkan 4.655 mesin SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di berbagai wilayah Indonesia. Artinya, meningkat sekitar 44% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3.223 unit. Pertumbuhan jumlah SPKLU […]

expand_less