Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Turis Asing Drop, Wali Kota Yogyakarta Jawab dengan “10 Event Internasional Berkualitas”

Turis Asing Drop, Wali Kota Yogyakarta Jawab dengan “10 Event Internasional Berkualitas”

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Pemerintah Kota Yogyakarta menyerukan langkah awal reformasi pariwisata secara mendesak. Ini menyusul adanya sinyal perlambatan di sektor pariwisata, terutama penurunan signifikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dibandingkan tahun sebelumnya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan bahwa jumlah turis asing yang datang ke Kota Pelajar menurun, dari sekitar 400.000 menjadi 300.000. Data ini ia sampaikan setelah menerima Rapor Kinerja Triwulan III 2025 dalam Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah yang fokus pada tema “Transformasi Pariwisata DIY untuk Mendukung Perekonomian Daerah” di Kepatihan, Selasa (30/10).

Solusi Pemkot: Mutu Acara dan Kebersihan Toilet

Hasto Wardoyo menegaskan, meski jumlah wisatawan domestik masih stabil, penurunan turis asing menuntut Pemkot untuk bertindak cepat. Solusinya, kata Hasto, adalah meningkatkan kualitas atraksi wisata agar turis tinggal lebih lama dan memberikan dampak ekonomi lebih besar.

“Cukup sepuluh event besar yang kita kurasi dengan baik, tetapi benar-benar berdampak internasional,” jelas Hasto.

Selain event besar, reformasi pariwisata harus dimulai dari hal-hal yang paling mendasar. Hasto bahkan menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban.

“Kita mulai dari hal sederhana, seperti menjaga kebersihan dan ketertiban. Bahkan, lomba kebersihan toilet pun bisa menjadi langkah awal reformasi pariwisata,” tambahnya.

Visi Sultan: Budaya, Infrastruktur, dan Riparda Baru

Di kesempatan yang sama, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menegaskan pentingnya menjadikan evaluasi sebagai roh tata kelola pemerintahan. Sri Sultan juga menyoroti visi besar pariwisata DIY.

“Keunggulan pariwisata DIY terletak pada wisata berbasis budaya. Ada Keraton, pusat-pusat budaya Jawa, Malioboro sebagai ikon wisata, serta Prambanan sebagai daya tarik dunia,” ungkap Sri Sultan.

Meski demikian, Sultan juga menyoroti sejumlah tantangan yang harus segera dibenahi, seperti keterbatasan infrastruktur, pengelolaan sampah, dan kemacetan di kawasan wisata utama.

Oleh karena itu, transformasi pariwisata harus lebih dari sekadar menambah destinasi baru. Transformasi harus membangun sistem yang tangguh, ramah lingkungan, inklusif (mengakomodasi kelompok rentan), berbasis budaya lokal, dan terintegrasi dengan ekonomi kreatif serta teknologi digital.

Komitmen ini diwujudkan dengan persiapan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda) periode baru 2026–2045, yang akan menggantikan dokumen sebelumnya. Pemerintah Daerah DIY bersama kabupaten/kota berkomitmen menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian yang berkualitas, tangguh, dan berkelanjutan. (*)

 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lupakan Gawai Sejenak! Keluarga Kita Ajak Orangtua di Jogja Bangun Koneksi Lewat Main Bareng

    Lupakan Gawai Sejenak! Keluarga Kita Ajak Orangtua di Jogja Bangun Koneksi Lewat Main Bareng

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di era di mana gawai sering kali menjadi “pengasuh” kedua bagi anak, membangun kedekatan emosional di rumah menjadi tantangan besar bagi para orangtua. Menjawab keresahan tersebut, organisasi pendidikan keluarga Keluarga Kita menggelar acara spesial bertajuk “Main Bareng Keluarga Kita” di GIK UGM Yogyakarta pada Sabtu, 31 Januari 2026. Acara ini hadir sebagai oase bagi […]

  • Mentan Bongkar “Kartel Gabah” Penyebab Kenaikan Harga Beras

    Mentan Bongkar “Kartel Gabah” Penyebab Kenaikan Harga Beras

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Polemik kenaikan harga beras yang terus terjadi di pasar kembali memanas, memicu tudingan bahwa Perum Bulog menjadi penyebab distorsi harga karena penyerapan gabah yang masif. Namun, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menepis anggapan tersebut dengan mengungkap fakta mengejutkan mengenai struktur penguasaan gabah nasional. ​Dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Mentan Amran dengan tegas menyatakan […]

  • Gebyar Budaya UST: Sulap Wastra Nusantara Jadi Gala Gown “Pulau Emas” dan Inovasi Kuliner Asia

    Gebyar Budaya UST: Sulap Wastra Nusantara Jadi Gala Gown “Pulau Emas” dan Inovasi Kuliner Asia

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta kembali membuktikan diri sebagai rahim inovasi berbasis kearifan lokal. Melalui perhelatan akbar Gebyar Budaya Pagelaran Karya Cipta 2025, Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga (PVKK) memamerkan puluhan mahakarya yang siap bersaing di kancah industri kreatif global. Sebanyak 53 desain busana mewah dan 27 kreasi boga inovatif dipamerkan sebagai hasil […]

  • Bawa Isme Baru “Trinity Art”, Sam Sianata Ingin Indonesia Berhenti Jadi Pengekor Seni Global

    Bawa Isme Baru “Trinity Art”, Sam Sianata Ingin Indonesia Berhenti Jadi Pengekor Seni Global

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Maestro lukis Sam Sianata (Liem Sian An) membawa sebuah misi ambisius ke panggung seni rupa internasional. Ia tidak hanya memamerkan karya monumentalnya, “Go Green Taruparwa”, tetapi juga mendeklarasikan sebuah isme baru ciptaannya: “Trinity Art”. Pameran ini menjadi ajang bagi Sam Sianata untuk menyuarakan gagasannya agar Indonesia berhenti menjadi pengekor seni global. Karya seniman yang […]

  • Melalui Program Pemberdayaan dan Sinergi Layanan Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan

    Melalui Program Pemberdayaan dan Sinergi Layanan Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Bank Mandiri berusaha terus memperkuat ekonomi kerakyatan di Provinsi Jawa Barat. Langkah ini semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah. Dengan mengandalkan sinergi layanan finansial yang komprehensif dan berbagai program pemberdayaan masyarakat, bank berlogo pita emas ini terus memberikan kontribusi nyata bagi pelaku UMKM, komunitas desa, serta sektor-sektor unggulan daerah. Upaya tersebut […]

  • Lalamove Ride Masuk Yogyakarta, Hadirkan Pilihan Transportasi Hemat dan Praktis bagi Warga

    Lalamove Ride Masuk Yogyakarta, Hadirkan Pilihan Transportasi Hemat dan Praktis bagi Warga

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Lalamove memperluas layanan transportasinya ke Daerah Istimewa Yogyakarta melalui peluncuran Lalamove Ride, sebuah langkah yang menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan moda transportasi yang ekonomis dan mudah diakses bagi masyarakat kota pelajar ini. Setelah sukses beroperasi di sejumlah kota besar, hadirnya Lalamove Ride memberikan angin segar bagi mobilitas harian warga yang membutuhkan pilihan […]

expand_less