Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Lebah atau Lalat?

Lebah atau Lalat?

  • account_circle Ustadz Sujarwo
  • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Lebah mencari-cari, melihat-lihat, dan selalu mampu menemukan kembang dan bahan-bahan pilihan. Bahkan, yang terselip di rimbun dedaunan dan pepohonan.

Sebaliknya, lalat selalu melihat-lihat, mencari-cari, dan menemukan sampah, kotoran, dan sesuatu yang berbau busuk. Bahkan di tumpukan barang-barang dan sesuatu yang baik dan berbau harum sekalipun.

Pada lalat dan lebah, hal tersebut merupakan ketetapan. Bukan pilihan. Allah yang disainkan. Ada tujuan dan fungsi yang mereka mainkan untuk menyempurnakan kehidupan.

Sehingga, bagi lebah dan lalat, hal itu sebagai bentuk penghambaan. Bentuk ketaatan. Bagian dari zikir mereka kepada Allah yang Maha Rahman.

Sementara bagi manusia, melihat-lihat, mencari-cari, dan menemukan kebaikan dan keburukan. Menemukan kekurangan dan kelebihan. Merupakan pilihan. Bahkan, termasuk mau beriman atau tidak memeluk Islam.

Karena pilihan, wajar jika kelak Allah meminta pertanggung jawaban. Kita tidak bisa ngeles dengan mencari-cari alasan.

Mencari-cari, melihat-lihat, dan menemukan yang baik maupun buruk, berasal dari hati atau qolbu. Tergantung hati kita sakit atau sehat. Qolbu kita bersih atau berdebu.

Hati kita membimbing pikiran. Memandu perkataan dan perbuatan. Sebaliknya, perbuatan, perkataan, dan pikiran, menguatkan hati dan keyakinan.

Sampai di sini, ada hal yang perlu saya tambahkan. Meskipun bersumber dari hati, namun sensitifitas, kecepatan, dan ketepatan kita untuk melihat-lihat, mencari-cari, dan menemukan kelebihan dan kekurangan, terbentuk dari proses pengulangan dan pembiasaan.

Oleh karena itu, pada dasarnya, ia merupakan sebuah keterampilan. Siapapun, bisa melatih, mempraktekkan, dan melakukan. Modalnya, asal mau dan sabar.

Bila kita terbiasa melihat sisi baik dari sebuah peristiwa. Maka ketika kejadian apapun yang datang, secara refleks, yang kita lihat-lihat, cari-cari, dan nanti temukan adalah aspek tertentu yang baik dan positif.

Sebaliknya, bila kita terbiasa melihat-lihat dan mencari-cari sisi buruk dan negatif dari sesuatu. Maka terhadap apapun dan siapapun, yang pertama kita lihat-lihat, cari-cari, dan kelak dapatkan, sisi kekurangan dan keburukan.

Dalam sebuah pesta pernikahan. Kita bertemu dengan seorang teman. Kita bisa melihat dan membicarakan kehebatan padu padan, dia memilih pakaian. Tapi, kita bisa juga sibuk melihat dan membincangkan, bajunya yang sedikit kebesaran.

Di sebuah pengajian. Kita bisa melihat dan mengagumi isi ceramah pembicaranya yang berisi dan bernas. Tapi, kita juga bisa sibuk melihat dan menggosipkan, letak pecinya yang kurang pas.

“Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku pada Agama-Mu.” (HR. At Tirmidzi)

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” (QS. 3 : 8)

  • Penulis: Ustadz Sujarwo
  • Editor: Ustadz Sujarwo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan Bongkar “Kartel Gabah” Penyebab Kenaikan Harga Beras

    Mentan Bongkar “Kartel Gabah” Penyebab Kenaikan Harga Beras

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Polemik kenaikan harga beras yang terus terjadi di pasar kembali memanas, memicu tudingan bahwa Perum Bulog menjadi penyebab distorsi harga karena penyerapan gabah yang masif. Namun, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menepis anggapan tersebut dengan mengungkap fakta mengejutkan mengenai struktur penguasaan gabah nasional. ​Dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Mentan Amran dengan tegas menyatakan […]

  • Soroti Ancaman Merapi hingga Longsor, Komisi VIII DPR RI Salurkan Bantuan Kebencanaan untuk Sleman

    Soroti Ancaman Merapi hingga Longsor, Komisi VIII DPR RI Salurkan Bantuan Kebencanaan untuk Sleman

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Ancaman bencana yang membayangi wilayah lereng Merapi hingga kawasan rawan longsor menjadi perhatian serius Komisi VIII DPR RI. Dalam kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Sleman, Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan kesiapsiagaan bencana sekaligus meninjau langsung kesiapan daerah menghadapi berbagai potensi bencana alam. Penyerahan bantuan dilakukan pada Kamis (22/1/2026) di Ruang Rapat Sembada, Kantor […]

  • PT AXA Mandiri Financial Services Serahkan Hewan Kurban

    PT AXA Mandiri Financial Services Serahkan Hewan Kurban

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Head of Customer Operations PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), Triardi Rachmatanto (tengah) didampingi High Net Worth Business Development Specialist AXA Mandiri, Dina Fauziyah (kiri) secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada Ketua Panitia Qurban Masjid Jami’ Roudhotul Falah, Ruli Wahyudi (kanan) di Jakarta, Selasa (26/5/2026). Bersamaan dengan penyerahan hewan kurban kepada […]

  • Jadikan 13 Delegasi Asing “Duta”, Fadli Zon Buka Pekan Diplomasi Budaya di UPN Yogyakarta

    Jadikan 13 Delegasi Asing “Duta”, Fadli Zon Buka Pekan Diplomasi Budaya di UPN Yogyakarta

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menteri Kebudayaan, Dr. Fadli Zon, secara resmi menugaskan 13 delegasi internasional dari lima negara untuk menjadi “Sahabat Indonesia” dan duta budaya bagi negaranya masing-masing. Misi diplomatik ini ia sampaikan saat membuka Indonesia International Week (IIW) 2025 yang berpusat di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta, Jumat (24/10/2025). Acara yang merupakan kerja sama antara Kementerian […]

  • Nyaris Lolos ke Singapura, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 54 Ribu Benih Lobster di YIA

    Nyaris Lolos ke Singapura, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 54 Ribu Benih Lobster di YIA

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Bea Cukai Yogyakarta berhasil menggagalkan penyelundupan 54.096 ekor benih bening lobster (baby lobster) di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Minggu (1/3/2026). Penyelundup mencoba membawa komoditas berharga ini menuju Singapura melalui penerbangan internasional pukul 08.33 WIB. Aksi sigap ini bermula saat petugas Avsec mencurigai citra X-Ray dua koper milik penumpang berinisial HK dan AW. Hasil pindai […]

  • AYWS Resmi Luncurkan Wellness School, Jawab Tantangan Pendidikan Abad 21

    AYWS Resmi Luncurkan Wellness School, Jawab Tantangan Pendidikan Abad 21

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO — Tantangan zaman yang kian kompleks, mulai dari krisis kesehatan mental, kelelahan sosial, perubahan iklim, hingga banjir informasi digital, menuntut pendekatan pendidikan yang tidak lagi semata mengejar prestasi akademik. Menjawab kebutuhan itu, Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) secara resmi meluncurkan konsep Wellness School dalam Stadium General bertajuk “Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia”, Selasa […]

expand_less