Breaking News
Trending Tags
Beranda » EKBIS » 31 Tahun Telkomsel: Transformasi dari Operator Seluler Menjadi Perusahaan AI dan Digital Lifestyle

31 Tahun Telkomsel: Transformasi dari Operator Seluler Menjadi Perusahaan AI dan Digital Lifestyle

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Ketika kartuHalo pertama kali diperkenalkan pada pertengahan 1990-an, fungsi telepon seluler masih sebatas alat komunikasi. Internet belum menjadi kebutuhan utama, media sosial belum lahir, dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) masih terdengar seperti konsep masa depan.

Tiga dekade kemudian, lanskap itu berubah total. Memasuki usia ke-31 tahun pada 2026, Telkomsel tidak lagi sekadar dikenal sebagai operator seluler terbesar di Indonesia. Perusahaan ini kini bergerak menuju transformasi yang lebih besar: menjadi penyedia layanan digital yang mengandalkan jaringan berkecepatan tinggi, ekosistem digital terintegrasi, hingga teknologi kecerdasan buatan untuk menjangkau pelanggan.

Perubahan tersebut menjadi salah satu penanda bagaimana industri telekomunikasi Indonesia sedang memasuki babak baru. Persaingan tidak lagi hanya soal sinyal kuat atau tarif murah, tetapi tentang siapa yang mampu menghadirkan pengalaman digital yang lebih personal dan relevan bagi pengguna.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan pendekatan yang berpusat pada pelanggan menjadi fokus utama perusahaan di tengah percepatan transformasi digital.

“Di era transformasi digital dan Artificial Intelligence, pendekatan yang berpusat pada pelanggan dengan empati menjadi kunci sehingga setiap solusi mampu menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam keseharian pelanggan,” ujarnya.

Dari Telekomunikasi ke Ekosistem Digital

Perjalanan Telkomsel selama 31 tahun mencerminkan perubahan besar yang terjadi dalam industri komunikasi Indonesia.

Setelah meluncurkan kartuHalo pada 1995 dan simPATI pada 1997, perusahaan terus mengikuti perkembangan teknologi mulai dari jaringan 3G, 4G LTE hingga Hyper 5G yang kini mulai diperluas ke berbagai wilayah.

Namun perubahan terbesar justru terjadi ketika layanan telekomunikasi mulai bergeser menjadi bagian dari ekosistem digital yang lebih luas.

Telkomsel kini mengintegrasikan berbagai layanan digital melalui MyTelkomsel Super App, layanan internet rumah IndiHome, hingga berbagai platform hiburan, pembayaran, dan layanan berbasis data.

Di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada teknologi digital, perusahaan juga mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan maupun pengelolaan jaringan.

Teknologi Autonomous Network digunakan untuk membantu pengoperasian jaringan secara lebih cerdas dan efisien, sementara Virtual Assistant Veronika menjadi salah satu wajah baru layanan pelanggan berbasis AI yang mampu memberikan respons lebih cepat dan personal.

Tak berhenti di situ, kolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence (INA AI) juga melahirkan fitur Sacred Octagon di aplikasi MyTelkomsel yang dirancang sebagai sarana pembelajaran interaktif berbasis AI bagi keluarga Indonesia.

5G Jadi Fondasi Masa Depan

Transformasi menuju perusahaan digital tentu membutuhkan fondasi jaringan yang kuat.

Hingga 2026, Telkomsel mengoperasikan lebih dari 6.380 BTS 5G yang tersebar di lebih dari 107 kota dan kabupaten di Indonesia. Sebanyak 36 kota dan kabupaten di antaranya telah menikmati layanan 5G contiguous yang memungkinkan pengalaman internet lebih stabil dengan kecepatan tinggi.

Perluasan jaringan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mempersiapkan infrastruktur digital untuk mendukung berbagai layanan berbasis AI, Internet of Things (IoT), cloud computing, hingga kebutuhan industri masa depan.

Di saat yang sama, Telkomsel juga memperluas akses konektivitas hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur digital tidak hanya didorong oleh kepentingan bisnis, tetapi juga misi pemerataan akses teknologi bagi masyarakat.

Dampak Ekonomi yang Tak Kecil

Di luar urusan jaringan dan teknologi, keberadaan Telkomsel juga memberi dampak ekonomi yang cukup besar.

Kajian independen PT LAPI ITB periode 2024-2025 mencatat kontribusi Telkomsel mencapai Rp36,972 triliun melalui berbagai komponen seperti pajak, dividen, PNBP spektrum frekuensi, serta BHP USO dan Jastel.

Ekosistem bisnis yang berkembang di sekitar perusahaan juga diperkirakan menciptakan lebih dari 685 ribu lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kontribusi tersebut semakin memperlihatkan bahwa transformasi digital tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan peluang kerja baru di Indonesia.

AI, Bukan Lagi Sekadar Masa Depan

Bagi banyak perusahaan teknologi global, AI kini menjadi arena persaingan utama. Telkomsel tampaknya tidak ingin hanya menjadi penonton.

Momentum ulang tahun ke-31 menjadi penegasan bahwa perusahaan sedang mengarahkan transformasinya menuju layanan yang lebih cerdas, personal, dan berbasis data.

Perjalanan dari kartuHalo hingga AI bukan hanya cerita tentang evolusi sebuah operator seluler. Ini juga menjadi gambaran bagaimana teknologi telekomunikasi di Indonesia berubah dari sekadar alat komunikasi menjadi tulang punggung kehidupan digital masyarakat.

Memasuki dekade keempat perjalanannya, tantangan Telkomsel bukan lagi sekadar memperluas jaringan, melainkan memastikan teknologi yang dibangun mampu memberi manfaat nyata bagi jutaan pelanggan yang kini hidup dalam ekosistem digital yang semakin kompleks. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magister Sosiologi UMM Bekerja Sama dengan FKUB Kota Magelang

    Magister Sosiologi UMM Bekerja Sama dengan FKUB Kota Magelang

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Program Studi Magister Sosiologi pada Direktorat Program Pascasarjana (DPPS) Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan FGD (Focus Group Discussion) tentang Peran, Permasalahan, dan Tantangan FKUB dalam Memperkuat Kota Moderasi Beragama. Kegiatan ini digelar di Ruang Pertemuan Lantai 2, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang, Senin (20/10/2025). Pada kesempatan tersebut, dua birokrat dan […]

  • Kolaborasi Strategis, Pemda DIY & Bulog Jamin Stok Beras Aman Hingga 2026

    Kolaborasi Strategis, Pemda DIY & Bulog Jamin Stok Beras Aman Hingga 2026

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dan Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta untuk memperkuat ketahanan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin solid. Kolaborasi strategis ini secara resmi ditegaskan dalam pertemuan antara Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, dengan Kepala Perum Bulog Kanwil Yogyakarta yang baru, Dedi Aprilyadi, di Kompleks Kepatihan, 18 November […]

  • Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7% Capai Rp8,9 Triliun

    Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7% Capai Rp8,9 Triliun

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    Seiring Naiknya Transaksi Digital Masyarakat Melalui Livin’ by Mandiri TERAS MALIOBORO  – Bank Mandiri terus menjaga kinerja bisnis yang solid di awal tahun 2026 seiring meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat dan penguatan layanan digital perseroan. Hingga Februari 2026, bank berlogo pita emas ini mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat, ditopang oleh penguatan fungsi intermediasi, peningkatan aktivitas […]

  • Perkuat Pengawasan di Tengah Ekspansi, Bank Mandiri Segarkan Komisaris

    Perkuat Pengawasan di Tengah Ekspansi, Bank Mandiri Segarkan Komisaris

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Bank Mandiri mempertegas arah penguatan tata kelola dan manajemen risiko melalui penyegaran jajaran Dewan Komisaris yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2025. Dalam RUPSLB di penghujung tahun 2025 ini, pemegang saham bank berkode emiten BMRI ini menyetujui penunjukan Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama/Independen, M. Rudy […]

  • Melalui Program Pemberdayaan dan Sinergi Layanan Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan

    Melalui Program Pemberdayaan dan Sinergi Layanan Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Bank Mandiri berusaha terus memperkuat ekonomi kerakyatan di Provinsi Jawa Barat. Langkah ini semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah. Dengan mengandalkan sinergi layanan finansial yang komprehensif dan berbagai program pemberdayaan masyarakat, bank berlogo pita emas ini terus memberikan kontribusi nyata bagi pelaku UMKM, komunitas desa, serta sektor-sektor unggulan daerah. Upaya tersebut […]

  • Kritik Kebijakan Dewan Pers, Jafarudin: Media Lokal Harus Berdaulat di Era Digital

    Kritik Kebijakan Dewan Pers, Jafarudin: Media Lokal Harus Berdaulat di Era Digital

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Gejolak disrupsi informasi dan tantangan administratif bagi media lokal menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) DIY. Dalam ajang tersebut, Jafarudin, pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi beritajogja.com, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum SMSI DIY masa bakti 2026–2030, Selasa (17/02/2026). Momentum pergantian kepemimpinan ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, […]

expand_less