Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Rekor! Ketepatan Waktu Aduan E-Lapor DIY Tembus 97 Persen, Sekda Ni Made: Jangan Antikritik dan Kaku

Rekor! Ketepatan Waktu Aduan E-Lapor DIY Tembus 97 Persen, Sekda Ni Made: Jangan Antikritik dan Kaku

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan lonjakan performa signifikan dalam merespons suara masyarakat. Sepanjang tahun 2025, tingkat ketepatan waktu penanganan aduan melalui sistem E-Lapor DIY meroket hingga 97,29%, naik tajam dari tahun sebelumnya yang hanya berada di angka 78,46%.

Meski secara angka sangat impresif, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak cepat berpuas diri. Ia menegaskan bahwa banjirnya aduan publik di sistem digital maupun media sosial bukanlah sebuah serangan, melainkan indikator bahwa nadi pemerintahan benar-benar berdenyut.

Ubah Pola Pikir: Aduan Adalah Cermin Kinerja

Dalam Rakor Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik di Kompleks Kepatihan, Selasa (03/02/2026), Ni Made meminta seluruh OPD untuk membuang jauh-jauh sikap antikritik. Menurutnya, aduan masyarakat adalah alat navigasi paling jujur bagi pemerintah.

“Jangan antikritik. Tanpa respons publik, kita buta apakah layanan kita sampai atau tidak. Justru kalau tidak ada aduan, kita harus bertanya-tanya, masyarakat merasakan keberadaan kita atau tidak?,” tegas Ni Made.

Ia secara khusus menyoroti gaya komunikasi admin OPD yang sering kali kaku atau cenderung melempar tanggung jawab kewenangan. Ni Made meminta setiap aduan dijawab dengan solusi nyata, bukan sekadar kalimat deskriptif. Publik, menurutnya, membutuhkan bukti penanganan di lapangan (evidence), bukan sekadar disposisi antar-instansi.

Tantangan 5 OPD Terpopuler dan Harapan Kemendagri

Kepala Dinas Kominfo DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, mengungkapkan dari 923 aduan yang masuk, seluruhnya (100%) telah mendapatkan respons. Namun, beban kerja berat masih menumpuk di lima OPD dengan volume aduan tertinggi, yaitu:

  1. Dinas Perhubungan (Dishub)
  2. Dinas Pekerjaan Umum (DPU)
  3. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK)
  4. Satpol PP
  5. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)

Sementara itu, Analis dari Kemendagri, Rasyid Al-Kindy, mengingatkan adanya fenomena “silent majority”. Merujuk riset global, hanya 1 dari 24 orang tidak puas yang mau melapor secara formal karena alasan tidak percaya birokrasi atau takut dipersulit.

“Kita harus memutus ketidakpercayaan publik. Pengaduan yang dikelola efektif adalah kunci memperkuat legitimasi organisasi publik di mata warga,” ujar Rasyid.

Ia mendorong Pemda DIY untuk menjadikan data aduan sebagai bahan baku pengambilan kebijakan (interoperabilitas data), termasuk memastikan aksesibilitas bagi kelompok disabilitas agar aspirasi mereka terdengar tuntas. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • InJourney Lepas 2.418 Pemudik Gratis: Hadirkan Mudik Aman hingga Pulau Seram

    InJourney Lepas 2.418 Pemudik Gratis: Hadirkan Mudik Aman hingga Pulau Seram

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney membuktikan kepeduliannya terhadap keselamatan publik dengan memberangkatkan 2.418 peserta dalam Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026. Melalui seremoni Flag Off di kawasan Ring Road Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa (17/03/2026), Holding BUMN Sektor Aviasi dan Pariwisata ini resmi melepas ribuan pemudik menuju berbagai pelosok nusantara. Langkah InJourney […]

  • LPS Rombak Struktur, Percepat Penjaminan Polis Asuransi Untuk Memperkuat Sistem Keuangan

    LPS Rombak Struktur, Percepat Penjaminan Polis Asuransi Untuk Memperkuat Sistem Keuangan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan perombakan besar-besaran pada jajaran pimpinannya. Melalui pelantikan pejabat baru mulai dari Direktur Eksekutif hingga Kepala Tim pada Rabu (4/3/2026), LPS mengirim sinyal kuat: mereka siap menarik maju jadwal Program Penjaminan Polis (PPP) ke tahun 2027. Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menegaskan bahwa penambahan kekuatan ini bertujuan untuk menjawab […]

  • Flash Card AR UNY: Menghidupkan Tradisi “Nyabuk Gunung” untuk Edukasi Mitigasi Bencana Longsor

    Flash Card AR UNY: Menghidupkan Tradisi “Nyabuk Gunung” untuk Edukasi Mitigasi Bencana Longsor

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tim mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mencetuskan inovasi edukatif untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang mitigasi bencana tanah longsor. Mereka mengembangkan flash card terintegrasi Augmented Reality (AR) berbasis kearifan lokal “Nyabuk Gunung”. ​Inovasi ini lahir dari skema riset Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dan mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek. […]

  • Lazismu RS PKU Muhammadiyah Lipat Gandakan Santunan THR untuk Ratusan Pekerja Jalanan

    Lazismu RS PKU Muhammadiyah Lipat Gandakan Santunan THR untuk Ratusan Pekerja Jalanan

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping melalui Kantor Layanan Lazismu membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kesejahteraan umat. Pada Kamis (12/3/2026), lembaga ini menyalurkan dana segar sebesar Rp255 juta lebih dalam wujud Tunjangan Hari Raya (THR) dan paket sembako premium. Aksi ini menyasar ratusan warga dhuafa yang selama ini menjadi saksi bisu […]

  • Nelayan Batang yang Tenggelam Saat Perbaiki Kapal Ditemukan Meninggal, Basarnas Evakuasi di Tengah Laut

    Nelayan Batang yang Tenggelam Saat Perbaiki Kapal Ditemukan Meninggal, Basarnas Evakuasi di Tengah Laut

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO.ID–Operasi pencarian nelayan yang hilang di perairan Batang akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan Eko Kudiran (32), kru KM Tunggu Pangestu, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (10/2/2026). Korban ditemukan terapung di tengah laut sekitar dua mil dari lokasi awal kejadian, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut dan tenggelam saat memperbaiki kerusakan kapal di Sungai Sambong. […]

  • Solusi Iklim Datang dari Desa: UGM dan UB Soroti Kearifan Lokal Komunitas Adat, Dorong Keadilan Restoratif di Tingkat Tapak

    Solusi Iklim Datang dari Desa: UGM dan UB Soroti Kearifan Lokal Komunitas Adat, Dorong Keadilan Restoratif di Tingkat Tapak

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Indonesia tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah (top down), tetapi juga pada inovasi sosial dan kearifan lokal yang diterapkan masyarakat di tingkat tapak (bottom up). Pendekatan ini menjadi sorotan utama dalam forum Knowledge and Innovation Exchange (KIE) Roadshow di Yogyakarta pada hari kedua, 20 November 2025, yang […]

expand_less