Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Menaklukkan Sisi Utara Gunungkidul, Ekspedisi JNE 2026 Membuka Gerbang Ekonomi Tersembunyi Karst

Menaklukkan Sisi Utara Gunungkidul, Ekspedisi JNE 2026 Membuka Gerbang Ekonomi Tersembunyi Karst

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
  • comment 0 komentar

​TERAS MALIOBORO–Jika Anda mengira pesona Kabupaten Gunungkidul hanya habis di garis pantai selatan, maka Anda melewatkan paruh utara yang menyimpan daya magis berbeda. Sisi utara adalah wilayah di mana tebing-tebing geo-heritage berdiri angkuh, sejarah klasik bersemayam, dan geliat ekonomi lokal tumbuh dalam senyap di balik kerasnya batuan karst.

​Titik mati yang jarang tersentuh radar wisata massal inilah yang sengaja dibelah oleh Touring Bergerak Bersama 2026. Menggandeng Forum Jurnalis Jogja (FJ2), aksi kolaboratif JNE ini menantang medan terjal lintas utara pada Jumat (15/5/2026). Mengambil titik start dari Kantor JNE Yogyakarta di Sorogenen, Umbulharjo, rombongan rider langsung dihadapkan pada petualangan visual yang menguras adrenalin.

​Rute yang dipilih bukan sekadar jalur alternatif. Setang motor para jurnalis dan manajemen JNE dipaksa meliuk ekstrem menembus kawasan Tebing Breksi, Candi Ijo, Obelix, hingga menyisir punggung Gunung Api Purba Nglanggeran dan eksotisme Gedangsari. Eksplorasi kawasan utara ini menjadi antitesis segar bagi kejenuhan wisata pantai yang selama ini mendominasi narasi Gunungkidul.

​Sisi Humanis di Jantung Karangmojo

​Petualangan menembus benteng alam ini bukan tanpa arah. Esensi “Bergerak Bersama” termanifestasi nyata saat rombongan yang diikuti oleh Kepala Cabang JNE Gunungkidul, Apnan Zamhari, dan tim Markom Regional, Widiana, merapat di Panti Asuhan Almarina, Srimpi, Karangmojo.

​Panti ini bukan sekadar panti asuhan biasa. Menurut sang pendamping, Alex Andriansah, tempat ini menjadi tempat bernaung terakhir bagi 69 jiwa lintas kerentanan—mulai dari anak-anak, penyandang disabilitas, lansia terlantar, hingga perempuan yang membutuhkan perlindungan. Dengan tata ruang berbasis komunal dan memiliki sekolah alam, yayasan ini menjadi oase kemanusiaan di tengah keringnya geografis karst.

​Kehadiran JNE dan FJ2 membawa serta bingkisan, santunan dan paket Al-Quran. Ketua FJ2, Chaidir, menegaskan bahwa sinergi di atas roda dua ini didesain untuk menjemput keberkahan lewat aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat bawah.

​Kebangkitan “Kopi Hitam” Sang Penguasa Dinasti

​Usai menuntaskan misi sosial, rombongan bergerak menuju Katamata & Roastery yang terletak di Selang, Wonosari. Di kedai kopi berkonsep ramah keluarga ini, rombongan menemukan fakta mencengangkan, ternyata Gunungkidul Utara adalah produsen kopi robusta dengan cita rasa paling pahit di Jawa.

Silaturahmi Tim JNE dan FJ2 ke Panti Asuhan Almarina Karangmojo. (istimewa)

​Edi Dwi Atmaja (39), seorang alumnus Biologi FTP UGM, adalah otak di balik kebangkitan komoditas yang sempat mati suri ini. Sejak 2016, ia mendirikan coffee shop pertama di Gunungkidul yang berani mengoperasikan mesin roastery secara mandiri. Kopi robusta Gunungkidul garapan Edi memiliki karakter unik—jauh lebih pahit dengan kadar mineral pekat karena pohonnya dipaksa hidup di tanah karst yang minim air.

​Lebih dari sekadar bisnis, Edi adalah arkeolog rasa. Ia turun ke pekarangan warga di Ponjong, Semin, Nglipar, dan Ngawen untuk melacak sisa-sisa pohon kopi peninggalan era Mangkunegaran IV abad ke-18. Bersama almamaternya, Edi berhasil mengonservasi dan menambah hingga 3.000 pohon kopi baru di kawasan Gunung Gambar.

​Hebatnya, emas hitam historis ini kini terkoneksi dengan pasar nasional berkat ekosistem logistik JNE. Katamata rutin mengirimkan kopi olahan ke berbagai kota di Jawa hingga tiga kali seminggu. JNE menjadi urat nadi pengiriman yang memastikan produk lokal melesat tanpa sekat geografis.

​Sinergi Logistik dan Jurnalisme untuk UMKM

​Keberhasilan Katamata mendistribusikan cita rasa lokal ke kancah nasional menjadi contoh sahih bagaimana infrastruktur logistik mampu menghidupkan potensi ekonomi yang tersembunyi di pelosok desa. Melalui ekspedisi ini, JNE menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai kurir pengantar barang, melainkan sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah.

​Rangkaian perjalanan yang memadukan keindahan alam, ketangguhan fisik, aksi kemanusiaan, dan eksplorasi ekonomi kreatif ini ditutup dengan sebuah refleksi mendalam mengenai masa depan UMKM di Yogyakarta.

​“Kami mendukung kegiatan teman-teman jurnalis yang mengemasnya lewat kegiatan touring. Kami di JNE juga rutin menggelar touring, serta melakukan bakti sosial. Kami berharap peran media dapat mendukung UMKM di Yogyakarta untuk semakin berkembang,” pungkas Adi Subagyo, Kepala JNE Cabang Yogyakarta, menutup catatan perjalanan ekspedisi tahun ini. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telkom Perkuat Infrastruktur Digital dan Keamanan Siber

    Telkom Perkuat Infrastruktur Digital dan Keamanan Siber

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerja sama strategis dengan Fortinet, Inc. (Fortinet). Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun kolaborasi untuk peningkatan infrastruktur digital, kemampuan SD-WAN, dan ketahanan keamanan siber. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Seno Soemadji  dan Senior Vice President Legal & Compliance […]

  • Waktu Pelunasan Biaya Haji Kian Dekat, Bank Muamalat Ajak Nasabah Disiplin Sisihkan Dana

    Waktu Pelunasan Biaya Haji Kian Dekat, Bank Muamalat Ajak Nasabah Disiplin Sisihkan Dana

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Masa pelunasan biaya haji 2026 sudah di depan mata. Sebagai bank yang menaruh perhatian besar terhadap ekosistem haji dan umrah dari hulu ke hilir, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengajak nasabah yang sudah masuk daftar pelunasan untuk meningkatkan kesiapan finansial. Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengungkapkan, nasabah yang sudah mengetahui jadwal […]

  • Tak Lagi Ribet, Warga Jogja Bocorkan Rahasia Pantau Sertipikat dari Gawai

    Tak Lagi Ribet, Warga Jogja Bocorkan Rahasia Pantau Sertipikat dari Gawai

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Era mengantre panjang dan bolak-balik ke kantor pertanahan kini mulai menjadi masa lalu warga Yogyakarta. Kehadiran aplikasi Sentuh Tanahku besutan Kementerian ATR/BPN sukses mengubah wajah pelayanan publik menjadi lebih ringkas, transparan, dan berada dalam genggaman tangan masyarakat, mulai dari tenaga profesional hingga ibu rumah tangga. Inovasi digital ini terbukti menjadi solusi jitu bagi mereka […]

  • Beri Kepastian Hukum, Keraton Serahkan 141 Serat Palilah kepada Warga Turgo Pakem

    Beri Kepastian Hukum, Keraton Serahkan 141 Serat Palilah kepada Warga Turgo Pakem

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Keraton Yogyakarta melalui Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi menyerahkan sebanyak 141 serat palilah kepada warga Padukuhan Turgo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Penyerahan tersebut dilakukan di Balai Warga Relokasi Sudimoro, Senin (26/1/2026), dan didampingi langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya. Penyerahan serat palilah ini menjadi bentuk nyata kepastian hukum bagi warga relokasi dalam […]

  • Turis Asing Drop, Wali Kota Yogyakarta Jawab dengan “10 Event Internasional Berkualitas”

    Turis Asing Drop, Wali Kota Yogyakarta Jawab dengan “10 Event Internasional Berkualitas”

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Pemerintah Kota Yogyakarta menyerukan langkah awal reformasi pariwisata secara mendesak. Ini menyusul adanya sinyal perlambatan di sektor pariwisata, terutama penurunan signifikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dibandingkan tahun sebelumnya. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan bahwa jumlah turis asing yang datang ke Kota Pelajar menurun, dari sekitar 400.000 menjadi 300.000. Data ini ia sampaikan setelah […]

  • UGM Turun Tangan, Beri Pelatihan “Food Safety” ke Relawan Cegah 4.711 Kasus Keracunan Berulang

    UGM Turun Tangan, Beri Pelatihan “Food Safety” ke Relawan Cegah 4.711 Kasus Keracunan Berulang

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    ​​TERAS MALIOBORO–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadapi krisis kepercayaan publik setelah Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat lonjakan kasus keracunan. Per September 2025, angka keracunan MBG telah menembus 4.711 kasus secara nasional, menimbulkan keresahan serius mengenai standar keamanan makanan yang disajikan. ​Menanggapi krisis tersebut, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM mengambil langkah proaktif. Bekerja sama dengan Yayasan […]

expand_less