Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Kritik Kebijakan Dewan Pers, Jafarudin: Media Lokal Harus Berdaulat di Era Digital

Kritik Kebijakan Dewan Pers, Jafarudin: Media Lokal Harus Berdaulat di Era Digital

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Gejolak disrupsi informasi dan tantangan administratif bagi media lokal menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) DIY. Dalam ajang tersebut, Jafarudin, pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi beritajogja.com, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum SMSI DIY masa bakti 2026–2030, Selasa (17/02/2026).

Momentum pergantian kepemimpinan ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga panggung refleksi bagi masa depan jurnalisme di Indonesia. Melalui bedah bukunya yang bertajuk Ambang Sandyakala Jurnalisme, Salam Sayang untuk Dewan Pers, Jafarudin—yang akrab disapa Fafa—membawa misi besar: mengembalikan marwah Dewan Pers kepada mandat konstitusionalnya.

Mandat UU Pers: Mendata, Bukan Membatasi Media UMKM

Salah satu poin krusial yang diangkat Jafarudin adalah kebijakan verifikasi Dewan Pers yang dinilai mulai menyempitkan ruang gerak media startup dan UMKM. Menurutnya, banyak media lokal yang didirikan oleh wartawan profesional—termasuk korban PHK media besar—telah berbadan hukum sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun terganjal label verifikasi administratif yang memberatkan.

“Perlindungan pers itu bersifat konstitusional, bukan administratif. Tugas Dewan Pers sesuai undang-undang adalah mendata, bukan memverifikasi secara berlebihan yang seolah menentukan hidup matinya media,” tegas Fafa.

Ia menawarkan solusi agar Dewan Pers memberikan mandat kepada organisasi konstituen, seperti SMSI, untuk membantu proses verifikasi sehingga ekosistem industri media siber tetap sehat, mandiri, dan bermartabat tanpa mematikan pelaku usaha kecil di daerah.

Menjaga Demokrasi dari Dominasi Algoritma dan Rezim Administrasi

Senada dengan Jafarudin, wartawan senior Sihono HT dan Ketua PWI DIY Hudono menilai bahwa jurnalisme hari ini sedang berada di ambang “sandyakala” atau senja hari. Bukan karena kurangnya pembaca, melainkan karena tekanan mekanisme administratif dan dominasi platform global yang mengabaikan realitas media daerah.

Sihono menekankan bahwa verifikasi idealnya memperkuat ekosistem, bukan justru menyisihkan media yang memiliki kedekatan dengan warga namun terbatas secara finansial. Hudono pun menambahkan kekhawatirannya jika Dewan Pers terjebak berperan seperti pemberi SIUPP di era Orde Baru melalui label verifikasi. Padahal, pers profesional—termasuk media lokal—adalah satu-satunya institusi sosial yang memiliki mekanisme verifikasi dan akuntabilitas untuk menjaga demokrasi dari serangan disinformasi berbasis AI serta dominasi influencer politik. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trafik Data Melonjak Double Digit, Teknologi AI Jaga Keandalan Jaringan Indosat di Jateng & DIY

    Trafik Data Melonjak Double Digit, Teknologi AI Jaga Keandalan Jaringan Indosat di Jateng & DIY

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Konsumsi digital masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan rekor baru sepanjang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melaporkan adanya kenaikan trafik data nasional sebesar 15% dibandingkan hari biasa, dan melonjak lebih dari 20% dibandingkan periode tahun sebelumnya. Khusus di wilayah Regional […]

  • Kecelakaan Beruntun di Simpang Empat Monjali Sleman: Empat Mobil Ringsek Akibat Lampu Lalin Padam

    Kecelakaan Beruntun di Simpang Empat Monjali Sleman: Empat Mobil Ringsek Akibat Lampu Lalin Padam

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat unit kendaraan terjadi di persimpangan jalan yang tergolong padat, Simpang Empat Monjali, Jl. Padjajaran, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, pada Rabu (04/02/2026) dini hari. Padamnya lampu lalu lintas diduga menjadi pemicu utama benturan beruntun yang mengakibatkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB […]

  • Rekor! Ketepatan Waktu Aduan E-Lapor DIY Tembus 97 Persen, Sekda Ni Made: Jangan Antikritik dan Kaku

    Rekor! Ketepatan Waktu Aduan E-Lapor DIY Tembus 97 Persen, Sekda Ni Made: Jangan Antikritik dan Kaku

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan lonjakan performa signifikan dalam merespons suara masyarakat. Sepanjang tahun 2025, tingkat ketepatan waktu penanganan aduan melalui sistem E-Lapor DIY meroket hingga 97,29%, naik tajam dari tahun sebelumnya yang hanya berada di angka 78,46%. Meski secara angka sangat impresif, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, mengingatkan […]

  • Libur Nataru Tanpa Hambatan: CIMB Niaga Siagakan Layanan Digital dan Tebar Promo Fantastis

    Libur Nataru Tanpa Hambatan: CIMB Niaga Siagakan Layanan Digital dan Tebar Promo Fantastis

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menjadi momen yang paling dinanti masyarakat untuk traveling atau sekadar berkumpul bersama keluarga. Memahami tingginya kebutuhan transaksi di periode tersebut, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memastikan layanan perbankan digitalnya tetap prima meski kantor cabang konvensional memasuki masa libur operasional. Selama periode libur […]

  • Ratusan Personel Gabungan “Kepung” Sampah Liar di Ring Road Selatan

    Ratusan Personel Gabungan “Kepung” Sampah Liar di Ring Road Selatan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Gerakan kolektif untuk memerangi sampah liar resmi dimulai dari kawasan strategis Ring Road Selatan. Ratusan personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, relawan, hingga ASN Kabupaten Bantul terjun langsung melakukan aksi kerja bakti atau korve besar-besaran di sepanjang jalur Ketandan hingga UMY pada Jumat (13/2/2026). Aksi nyata ini merupakan implementasi dari Gerakan Bantul ASRI […]

  • IDM Latih Ribuan “Frontliner” dan Pemandu, Pastikan Wisatawan Bawa Pulang Cerita Bermakna

    IDM Latih Ribuan “Frontliner” dan Pemandu, Pastikan Wisatawan Bawa Pulang Cerita Bermakna

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–InJourney Destination Management (IDM) menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata Indonesia, khususnya dalam upaya mengeskalasi pengalaman bermakna bagi setiap wisatawan. Upaya ini diwujudkan melalui dua program pelatihan besar: Hospitality Training Program bagi petugas layanan (frontliners) dan Up Skill bagi Pemandu Wisata atau “Pamong Carita” di Taman Wisata Candi Borobudur. Direktur Komersial IDM, […]

expand_less