Breaking News
Trending Tags
Beranda » JOGJA ISTIMEWA » ​Fortinet Perkuat Benteng Keamanan Siber Kampus Indonesia di Yogyakarta

​Fortinet Perkuat Benteng Keamanan Siber Kampus Indonesia di Yogyakarta

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Fortinet, pemimpin global dalam solusi keamanan siber terpadu, menegaskan komitmennya terhadap masa depan pendidikan tinggi Indonesia melalui gelaran Cybersecurity Forum: Leading Cybersecurity in Higher Education di Yogyakarta pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Uniknya, acara strategis ini diawali dengan Fun Run sejauh 5 kilometer, melintasi rute ikonik Novotel Suites Yogyakarta menuju Malioboro, yang tak hanya membangun energi positif, tetapi juga menandai dimulainya kolaborasi penting. Kegiatan ini menjadi magnet, menarik partisipasi 62 peserta dari 6 lembaga pemerintahan daerah dan 21 universitas ternama.

​Seiring dengan revolusi pendidikan, akselerasi transformasi digital di lingkungan akademik telah mengubah keamanan siber dari kebutuhan menjadi prioritas krusial. Penerapan kelas campuran (blended learning), perluasan platform pembelajaran daring, hingga pengembangan teknologi kampus pintar (Smart Campus), semuanya membuka celah baru bagi ancaman siber. Oleh karena itu, melindungi ekosistem pembelajaran digital bagi generasi mendatang menjadi tantangan utama yang harus diatasi para pemimpin akademik dan TI.

Solusi dan Wawasan Kunci Fortinet

​Melalui forum setengah hari ini, Fortinet Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Country Director Edwin Lim, berbagi wawasan praktis dan mendalam. Fokus utama diskusi adalah cara efektif mengamankan lingkungan belajar digital yang kompleks, strategi mengelola infrastruktur IoT dan hibrida yang terfragmentasi, serta panduan praktis untuk membangun arsitektur keamanan siber yang tangguh. Wawasan ini sangat relevan untuk membantu universitas mencapai kapabilitas keamanan yang terukur dan adaptif.

​​Inisiatif di Yogyakarta ini secara kuat menggarisbawahi komitmen Fortinet untuk memperkuat Keamanan Siber Indonesia melalui tiga pilar utama: People, Process, dan Technology. Fortinet tidak hanya menyediakan teknologi kelas dunia, tetapi juga berfokus memberdayakan aspek “People” – yaitu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan yang terpenting, kolaborasi di antara para pendidik dan pemimpin TI. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman, cerdas, dan siap menghadapi tantangan digital di masa depan. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hafidh Asrom World Schools Jadi Tonggak Baru Pendidikan Global di Magelang

    Hafidh Asrom World Schools Jadi Tonggak Baru Pendidikan Global di Magelang

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Komitmen Kota Magelang untuk naik kelas di sektor pendidikan kian menemukan momentumnya. Rencana hadirnya Hafidh Asrom World Schools disambut antusias oleh Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, yang melihatnya sebagai peluang besar membawa wajah pendidikan kota ini ke level global. Dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan hangat antara jajaran Pemerintah Kota Magelang dan manajemen […]

  • Drama di Muara Batang: Selamat dari Jepitan Baling-Baling, Nelayan Hilang Terseret Arus

    Drama di Muara Batang: Selamat dari Jepitan Baling-Baling, Nelayan Hilang Terseret Arus

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Peristiwa dramatis terjadi di Muara Kali Sambong, Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang pria bernama Eko Kudiran (32) dilaporkan hilang setelah sempat terjepit baling-baling kapal dan kemudian terseret arus. Saat ini, Basarnas Kantor SAR Semarang bersama tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian terhadap korban dengan […]

  • Tak Perlu Ribet, Resep Sederhana Ini Berhasil Menurunkan Prevalensi Stunting Gunungkidul ke 16,62 Persen

    Tak Perlu Ribet, Resep Sederhana Ini Berhasil Menurunkan Prevalensi Stunting Gunungkidul ke 16,62 Persen

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Gunungkidul membuktikan inovasi lokal adalah kunci sukses melawan stunting. Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan Gerakan Ayah Teladan yang diluncurkan pemerintah daerah membuahkan hasil luar biasa, membuat prevalensi stunting anjlok signifikan. Wakil Bupati Gunungkidul sekaligus Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS), Joko Parwoto, mengumumkan penurunan drastis prevalensi stunting di Bumi Handayani. […]

  • Lebah atau Lalat?

    Lebah atau Lalat?

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Lebah mencari-cari, melihat-lihat, dan selalu mampu menemukan kembang dan bahan-bahan pilihan. Bahkan, yang terselip di rimbun dedaunan dan pepohonan. Sebaliknya, lalat selalu melihat-lihat, mencari-cari, dan menemukan sampah, kotoran, dan sesuatu yang berbau busuk. Bahkan di tumpukan barang-barang dan sesuatu yang baik dan berbau harum sekalipun. Pada lalat dan lebah, hal tersebut merupakan […]

  • Biaya Medis Diproyeksi Tembus 17,8%, Generali Bayar Klaim Rp1,3 Triliun Sepanjang 2025

    Biaya Medis Diproyeksi Tembus 17,8%, Generali Bayar Klaim Rp1,3 Triliun Sepanjang 2025

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Biaya kesehatan di Indonesia kian mengkhawatirkan. Berdasarkan riset Indonesia Health Benefits Indonesia, tren medis nasional diproyeksikan mencapai 17,8 persen pada 2026. Angka ini jauh di atas inflasi global sebesar 11,1 persen dan rata-rata Asia 12,5 persen. Di tengah lonjakan biaya tersebut, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia mencatat pembayaran lebih dari 273.000 klaim dengan total […]

  • Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Menjadi Solusi Proteksi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Menjadi Solusi Proteksi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang tak kunjung mereda kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Konflik yang berkepanjangan tidak hanya berdampak pada lonjakan harga energi, tetapi juga memicu volatilitas pasar keuangan dan tekanan terhadap nilai tukar berbagai mata uang, termasuk rupiah. Dalam situasi seperti ini, masyarakat dituntut untuk semakin cermat […]

expand_less