Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Maka, Bersyukurlah

Maka, Bersyukurlah

  • account_circle Ustadz Sujarwo
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Bersyukur, hulu dan hilirnya kebahagiaan. Mata air keteduhan dan kedamaian. Tumbuh subur, di atas ladang iman, kasih sayang, dan kebaikan.

“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Perbanyaklah bersyukur kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar.” [QS. 2 : 152]

“Duhai Rasulullah, mengapa engkau sholat, sedemikian rupa. Hingga kaki mu bengkak dan mengeras kulitnya. Padahal, Allah telah ampuni dosa mu dan menjamin dirimu, menjadi penghuni surga?” Tanya Aisyah penuh cinta. Sementara, air mata mengambang di pelupuk mata.

Mendengar itu, Rasulullah menatap Aisyah dengan penuh kasih sayang. Sementara dari bibir beliau terucap jawaban yang lembut, indah, sekaligus menggetarkan. “Tidak bolehkah aku menjadi hamba Allah yang bersyukur.”

Orang bersyukur menyadari bahwa segala apa yang ada pada dirinya, sepenuhnya berasal dari Allah. Dari mulai yang paling kecil sampai yang paling besar.

Sehingga, ia memuji dan mensucikan Allah untuk hal-hal yang paling sederhana sampai yang paling luar biasa. Hatinya terus mengingat Allah. Sementara lidahnya mengucapkan hamdalah.

Tidak hanya di hati dan di lisan. Orang bersyukur, menunjukkan pula rasa syukurnya lewat sikap dan perbuatan. Bersikap rendah hati dan berselimut kasih sayang. Menabur dan menebar pelayanan dan kebaikan. Baik kepada sesama maupun semesta alam.

Oleh karena itu, belum bersyukur, bila hati tidak mengingat Allah dan lisan enggan mengucap hamdalah. Belum bersyukur, bila tidak bersikap rendah hati dan tidak gandrung berbagi serta melayani.

Orang bersyukur menyadari sepenuhnya bahwa apapun yang ada pada dirinya adalah milik Allah yang Maha Rahman. Semua yang ada di dalam kehidupannya merupakan titipan dan pinjaman. Sehingga, ia merawat dan memanfaatkan setiap anugerah dari Allah, sesuai fungsi yang telah Allah gariskan. Sesuai kehendak Allah, yang telah mengamanahkan.

Begitu pula, karena menyadari bahwa semua titipan dan pinjaman semata. Orang yang bersyukur mengerti dengan pasti, apapun yang ada padanya, sewaktu-waktu bisa ditarik kembali oleh Allah yang Maha Kuasa. Kapan saja dan dengan sebab apapun juga.

Ketika itu terjadi dan dialami, orang bersyukur, tidak akan merasa bersedih secara berlebih. Tidak juga kecewa, marah, dan berputus asa. Hatinya terus mengingat dan memuji Allah. Ia ridho terhadap takdir yang menyapa dan mengada.

Jadi, belum bersyukur, kalau masih merasa sedih berlebihan, bila kehilangan. Masih merasa kecewa kelewatan, bila mengalami pengurangan.

Orang bersyukur mengakui, ada pelajaran dan kebaikan yang Allah titipkan, bersama setiap keadaan dan kejadian yang berkunjung datang dalam kehidupan.

Dalam kekurangan dan kehilangan, Allah sisipkan pesan untuk sabar dan merunduk lebih rendah lagi. Supaya dapat meloncat lebih jauh dan tinggi.

Dalam kelebihan dan pertambahan, Allah selipkan pesan untuk memberi dan melayani. Supaya kebahagiaan lebih lama kita nikmati. Pun kita, bisa terus mendaki ke puncak tertinggi.

Rasulullah mengucapkan Alhamdulillah, bila kejadian yang ia senangi datang. Begitu pula, ucapan Alhamdulillah, ketika kejadian yang tidak beliau harapkan menyapa dalam kehidupan.

Orang yang bersyukur, tidak lelah mengolah dan menggali. Beragam manfaat lain yang masih tersembunyi, dari banyak nikmat yang telah Allah anugerahi. Orang bersyukur selalu berkreasi dan melakukan inovasi. Supaya apa yang Allah beri, dapat memberi manfaat lebih banyak dan luas lagi.

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. 14 : 7)

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk mampu dan tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS. 27 : 19).***

  • Penulis: Ustadz Sujarwo
  • Editor: Ustadz Sujarwo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Campus League Basketball 2026 : Dominasi Kampus Jawa Tengah Warnai Final Regional Jogja

    Campus League Basketball 2026 : Dominasi Kampus Jawa Tengah Warnai Final Regional Jogja

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Kompetisi Campus League 2026 – Basketball Regional Jogja Season 1 mencapai klimaksnya setelah berlangsung sengit sejak 30 April hingga 7 Mei 2026 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman. Ajang ini tak hanya menghadirkan pertandingan berkualitas, tetapi juga memperlihatkan kekuatan dominan perguruan tinggi asal Jawa Tengah yang berhasil menguasai […]

  • Akhirnya Gus Yahya Tunduk pada Roadmap Islah Syuriah PBNU

    Akhirnya Gus Yahya Tunduk pada Roadmap Islah Syuriah PBNU

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Ketegangan panjang di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kini mengarah pada satu simpul penentuan. Mantan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dikabarkan menyatakan kesediaannya menempuh roadmap islah yang ditetapkan Syuriah PBNU, sebuah langkah yang menandai perubahan arah dalam krisis kepemimpinan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut. Pilihan Gus […]

  • Koordinasi dengan Polisi, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka atas Kasus Penipuan Investasi Bodong Purwokerto

    Koordinasi dengan Polisi, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka atas Kasus Penipuan Investasi Bodong Purwokerto

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi dengan tersangka NHS alias Dika (36) di Purwokerto, Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Dicky Kartikoyono. “OJK juga telah […]

  • Saat Cerutu Jadi Diplomasi Budaya: Kisah Taru Martani Curi Perhatian di Panggung TEI 2025

    Saat Cerutu Jadi Diplomasi Budaya: Kisah Taru Martani Curi Perhatian di Panggung TEI 2025

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah riuh rendah ribuan produk modern yang memadati Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, stan PT Taru Martani menawarkan sesuatu yang berbeda: sebuah etalase warisan budaya. Produsen cerutu tertua asal Yogyakarta ini tidak hanya datang untuk berbisnis, tetapi mengemban misi sebagai “duta budaya” yang membawa narasi sejarah dan kebanggaan industri kreatif lokal ke panggung […]

  • Turun Langsung ke Medan, Dirut Bank Mandiri Pimpin Penyaluran Puluhan Ribu Paket Bantuan Bencana di Sumatera

    Turun Langsung ke Medan, Dirut Bank Mandiri Pimpin Penyaluran Puluhan Ribu Paket Bantuan Bencana di Sumatera

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Bank Mandiri mempertegas komitmennya sebagai BUMN yang hadir di garis terdepan dalam aksi kemanusiaan. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, bersama jajaran direksi turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera, Rabu (17/12/2025). Melalui program Mandiri Tanggap Bencana, bank berlogo pita emas ini telah menunjukkan […]

  • Flash Card AR UNY: Menghidupkan Tradisi “Nyabuk Gunung” untuk Edukasi Mitigasi Bencana Longsor

    Flash Card AR UNY: Menghidupkan Tradisi “Nyabuk Gunung” untuk Edukasi Mitigasi Bencana Longsor

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tim mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mencetuskan inovasi edukatif untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang mitigasi bencana tanah longsor. Mereka mengembangkan flash card terintegrasi Augmented Reality (AR) berbasis kearifan lokal “Nyabuk Gunung”. ​Inovasi ini lahir dari skema riset Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dan mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek. […]

expand_less