Breaking News
Trending Tags
Beranda » PENDIDIKAN » Eco-Theology dan Generasi Madrasah Merawat Bumi

Eco-Theology dan Generasi Madrasah Merawat Bumi

  • account_circle Suryawan
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Forum Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2025 menjadi panggung kolaborasi gagasan antara pemerintah, akademisi, dan generasi muda dalam menjawab tantangan krisis lingkungan global. AICIS+ 2025 ini berlangsung di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok selama dua hari, 29 – 30 Oktober 2025.

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan, pelestarian lingkungan adalah panggilan spiritual sekaligus moral. Ia menyebut, krisis ekologis tidak dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan ilmiah, tetapi memerlukan bahasa religius yang menyentuh hati umat.

“Tanpa bahasa religius, akan sulit menggerakkan hati umat untuk menyelamatkan lingkungan. Krisis ekologi ini adalah persoalan spiritual dan moral,” papar Menag saat memberi sambutan.

Menag juga memperkenalkan konsep ekoteologi kasih sayang. Yakni, cara pandang teologis yang menempatkan kasih sebagai dasar interaksi manusia dengan alam, sebagaimana tercermin dalam nilai-nilai Asmaul Husna.

Pada salah satu sesi ‘Science Talkshow Madrasah’ di acara AICIS 2025, panitia memberikan panggung kepada MAN Insan Cendikia Pekalongan. Ahmad Ali Rayyan Shahab dan Raddinia Kejora Bagaskoro menjadi pembicara pada sesi tersebut.

Dalam presentasinya bertajuk “Eco-Theology in Action: Building a Sustainable Future,” Rayyan mengajak publik melihat bahwa teologi bukan sekadar ajaran ritual, namun juga pedoman moral dalam menjaga bumi.

Ia mengutip ayat-ayat suci dari Al Quran, Alkitab, dan prinsip Ahimsa dalam Buddhisme untuk menunjukkan kesatuan nilai lintas agama dalam menumbuhkan etika ekologis. Presentasi dalam full bahasa Inggris yang diikuti sebagian besar mahasiswa internasional UIII tersebut mengapresiasi kedua pemateri.

Rayyan menampilkan berbagai inisiatif keberlanjutan yang dilakukan di MAN IC Pekalongan. Di antaranya, pengelolaan biogas dari limbah ikan dan sayuran. Kegiatan lainnya dari Siswa MAN IC Pekalongan adalah pemanfaatan gulma eceng gondok sebagai adsorben logam berat limbah batik.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kemenag dan Madrasah dalam mendorong dan memfasilitasi siswa untuk peduli dan menghayati lingkungan sebagai bagian dari iman,” ungkap peserta pertukaran pelajar (AFS) selama setahun di Finlandia (2024/2025) tersebut.

Rayyan yang juga dikenal sebagai penggagas gerakan pelajar “Atma Bawana” tersebut, bersama teman-temannya ikut mengampanyekan lingkungan melalui sejumlah tulisan di berbagai media. Rayyan menegaskan pentingnya peran Kementerian Agama melalui program Green Waqf dan pendidikan lingkungan berbasis nilai-nilai spiritual.

“Madrasah bukan hanya tempat mencetak insan berilmu, tetapi juga insan yang mencintai alam sebagai wujud iman,” ujarnya.

Melalui pendekatan lintas iman dan teknologi sederhana, Rayyan menunjukkan generasi muda madrasah mampu menjadi motor perubahan menuju masa depan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Raddinia Kejora Bagaskoro mengatakan, sebagai siswa Madrasah harus terus memberikan kontribusi yang berguna bagi lingkungan. Pengalamannya sebagai peserta program Intensive Educational Short Course di China, beberapa waktu yang lalu menjadikan dirinya terinspirasi untuk berkarya untuk masyarakat. Ini seperti yang ia saksikan bagaimana pelajar di belahan dunia ‘berlomba’ untuk lingkungan.

“Itu pula yang kami lakukan dengan mamanfaatkan teknologi AI untuk Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Raddinia, pemenang lomba dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 tersebut. (*)

  • Penulis: Suryawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Personel Gabungan “Kepung” Sampah Liar di Ring Road Selatan

    Ratusan Personel Gabungan “Kepung” Sampah Liar di Ring Road Selatan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Gerakan kolektif untuk memerangi sampah liar resmi dimulai dari kawasan strategis Ring Road Selatan. Ratusan personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, relawan, hingga ASN Kabupaten Bantul terjun langsung melakukan aksi kerja bakti atau korve besar-besaran di sepanjang jalur Ketandan hingga UMY pada Jumat (13/2/2026). Aksi nyata ini merupakan implementasi dari Gerakan Bantul ASRI […]

  • BTN Siapkan Hadiah Rp 1,5 Miliar untuk Inovator Perumahan, Mahasiswa Boleh Ikut

    BTN Siapkan Hadiah Rp 1,5 Miliar untuk Inovator Perumahan, Mahasiswa Boleh Ikut

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Ini kesempatan emas bagi mahasiswa. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menggelar ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur untuk yang kedua kalinya. Pendaftaran ajang untuk menjaring pengusaha, mahasiswa dan masyarakat yang berbakat dalam bidang ekosistem perumahan tersebut telah dibuka mulai 22 Oktober hingga 15 Desember 2025. Corporate Secretary BTN Ramon Armando menjelaskan, BTN […]

  • Sam Sianata, Sang Maestro Multi-Dimensi yang Menjahit Pesan Lingkungan dalam Karya Kelas Sultan

    Sam Sianata, Sang Maestro Multi-Dimensi yang Menjahit Pesan Lingkungan dalam Karya Kelas Sultan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah hiruk-pikuk industri seni yang makin kompetitif, muncul satu nama yang belakangan menjadi desas-desus hangat di kalangan kolektor papan atas: Sam Sianata. Seniman yang dikenal eksentrik, visioner, dan spiritual ini menghadirkan karya yang tidak hanya dipandang, tetapi dihayati—karya yang merayakan keindahan sambil mengingatkan manusia tentang tanggung jawab ekologisnya. Di Bali, tempat banyak maestro […]

  • Nelayan Batang yang Tenggelam Saat Perbaiki Kapal Ditemukan Meninggal, Basarnas Evakuasi di Tengah Laut

    Nelayan Batang yang Tenggelam Saat Perbaiki Kapal Ditemukan Meninggal, Basarnas Evakuasi di Tengah Laut

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO.ID–Operasi pencarian nelayan yang hilang di perairan Batang akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan Eko Kudiran (32), kru KM Tunggu Pangestu, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (10/2/2026). Korban ditemukan terapung di tengah laut sekitar dua mil dari lokasi awal kejadian, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut dan tenggelam saat memperbaiki kerusakan kapal di Sungai Sambong. […]

  • Bus Ramah Lingkungan, Perkuat Armada Mudik Gratis dari TelkomGroup

    Bus Ramah Lingkungan, Perkuat Armada Mudik Gratis dari TelkomGroup

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–TelkomGroup membuktikan komitmennya dalam mendukung tradisi pulang kampung dengan melepas 1.924 pemudik melalui program “Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026”, Selasa (17/3/2026). Tak sekadar mudik biasa, Telkom menghadirkan inovasi hijau dengan mengoperasikan 27 bus ramah lingkungan dan 3 kapal laut untuk mengantar masyarakat merayakan Idulfitri 1447 H di kampung halaman. Menteri Koordinator Bidang […]

  • Telkom Perkuat Infrastruktur Digital dan Keamanan Siber

    Telkom Perkuat Infrastruktur Digital dan Keamanan Siber

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerja sama strategis dengan Fortinet, Inc. (Fortinet). Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun kolaborasi untuk peningkatan infrastruktur digital, kemampuan SD-WAN, dan ketahanan keamanan siber. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Seno Soemadji  dan Senior Vice President Legal & Compliance […]

expand_less