Breaking News
Trending Tags
Beranda » EKBIS » Bank Mandiri Realisasikan KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bank Mandiri Realisasikan KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

  • account_circle Suryawan
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Bank Mandiri memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini menjadi instrumen utama perseroan dalam membuka akses pembiayaan produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Hingga April 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp14,54 triliun kepada 113.223 pelaku UMKM di seluruh Indonesia, sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat sektor produktif sebagai fondasi ekonomi nasional. Realisasi ini menunjukkan akselerasi yang bertumbuh dalam menggerakkan aktivitas usaha masyarakat.

SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan kualitas kredit portofolio KUR tetap terjaga dengan baik dengan rasio kredit bermasalah di angka 1%. Hal ini mencerminkan kemampuan perseroan menghadirkan pertumbuhan bisnis yang sehat melalui pengelolaan risiko yang cermat, sekaligus menegaskan keunggulan berkelanjutan Bank Mandiri dalam pengembangan segmen mikro dan UMKM.

Realisasi tersebut setara 35,45 persen dari target penyaluran KUR Bank Mandiri tahun 2026 sebesar Rp41 triliun. Pencapaian ini menjadi bukti nyata sinergi yang terintegrasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang semakin kuat dan berdaya saing.

“Penyaluran KUR kami hadirkan sebagai instrumen nilai tumbuh yang nyata bagi masyarakat. Melalui dukungan modal kerja yang tepat sasaran dan kemudahan serta kenyamanan layanan Bank Mandiri, kami ingin membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, hingga menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor produktif,” ujar Bayu dalam keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).

Lanjutnya, penyaluran bank berlogo pita emas ini hingga April 2026 masih didominasi sektor produksi dengan porsi mencapai 63,07 persen atau sebesar Rp9,16 triliun. Adapun sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp4,69 triliun sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Sementara, sektor jasa produksi mencapai Rp3,16 triliun dan sektor industri pengolahan sebesar Rp1,1 triliun.

Secara kumulatif, sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga April 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp317,78 triliun kepada lebih dari 3,7 juta debitur di seluruh Indonesia. Pembiayaan berbunga rendah tersebut telah membantu jutaan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pasar, serta memperkuat daya tahan usaha.

Untuk mempercepat sekaligus menjaga kualitas penyaluran KUR, bank bersandi saham BMRI ini terus memperkuat strategi pembiayaan berbasis ekosistem melalui pendekatan closed-loop yang terhubung dengan nasabah wholesale dan sektor unggulan daerah. Strategi ini memungkinkan terciptanya sinergi ekosistem layanan yang lebih efisien antara pelaku UMKM, mitra usaha, distributor, hingga off-taker dalam satu rantai nilai bisnis yang saling terintegrasi.

Selain memperluas akses pembiayaan, Bank Mandiri juga memperkuat layanan transaksi dan pembayaran angsuran melalui Mandiri Agen yang tersebar di berbagai wilayah dan sentra ekonomi masyarakat. Perseroan turut mendorong inklusi keuangan melalui edukasi literasi keuangan dan digital agar pelaku UMKM lebih mandiri dalam mengelola usaha secara modern dan berkelanjutan.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah dalam mengakselerasi penyaluran KUR tahun 2026 melalui penguatan ekosistem pembiayaan dan sinergi antar entitas Mandiri Group.

“Dengan dukungan jaringan layanan dan ekosistem digital yang semakin matang, kami optimistis penyaluran KUR dapat semakin tepat sasaran dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. UMKM yang tumbuh kuat akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sebagai bagian dari Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri,” pungkas Bayu. (***)

  • Penulis: Suryawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham Marvell Meroket, Nama Sehat Sutardja Kembali Disebut

    Saham Marvell Meroket, Nama Sehat Sutardja Kembali Disebut

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Investor global lagi heboh. Saham Marvell Technology Inc melesat tajam di bursa Nasdaq beberapa pekan terakhir. Kenaikannya dipicu permintaan chip AI dan data center yang meledak. Di tengah euforia itu, nama pendirinya dari Indonesia, Sehat Sutardja, kembali jadi bahan obrolan. Perlu diketahui, Marvell, perusahaan yang ia dirikan di garasi tahun 1995 bersama adiknya Weili […]

  • Transformasi TelkomGroup Mulai Berbuah, InfraNexia Cetak Pendapatan Rp 7,7 Triliun

    Transformasi TelkomGroup Mulai Berbuah, InfraNexia Cetak Pendapatan Rp 7,7 Triliun

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Transformasi TelkomGroup mulai menunjukkan hasil melalui kinerja PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) pada semester I 2026. Perusahaan mencatat pendapatan Rp7,7 triliun dengan margin EBITDA mencapai 54,5%. InfraNexia juga mencatat pertumbuhan kuat dari pasar eksternal. Pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup naik 31% secara tahunan menjadi Rp939 miliar. Pertumbuhan tersebut memberi sinyal bahwa infrastruktur yang InfraNexia […]

  • Kembalikan Kesakralan Borobudur, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan Menjelang Waisak 2570 BE

    Kembalikan Kesakralan Borobudur, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan Menjelang Waisak 2570 BE

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Momentum sakral menyelimuti kawasan Candi Borobudur menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE. Sebuah langkah bersejarah diambil melalui pemindahan Arca Unfinished Buddha ke lokasi asalnya di Lapangan Kenari, yang terletak di Zona I area barat daya candi. Penempatan di antara dua pohon kenari historis ini bukan sekadar urusan penataan ruang, melainkan sebuah upaya besar […]

  • Sejukkan Borobudur dan Sumatera, UNIQLO Donasi 15.500 Pakaian Hingga Dana Miliaran Rupiah

    Sejukkan Borobudur dan Sumatera, UNIQLO Donasi 15.500 Pakaian Hingga Dana Miliaran Rupiah

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Candi Borobudur menjadi saksi sebuah aksi solidaritas yang melampaui sekadar urusan fashion. Bertepatan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), UNIQLO Indonesia menunjukkan “taring” kemanusiaannya melalui inisiatif global bertajuk “The Heart of LifeWear”. Tidak tanggung-tanggung, jenama asal Jepang ini menyalurkan 15.500 potong pakaian baru dan dana segar senilai Rp 1,1 miliar untuk menjawab kebutuhan mendesak […]

  • Mentan Bongkar “Kartel Gabah” Penyebab Kenaikan Harga Beras

    Mentan Bongkar “Kartel Gabah” Penyebab Kenaikan Harga Beras

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Polemik kenaikan harga beras yang terus terjadi di pasar kembali memanas, memicu tudingan bahwa Perum Bulog menjadi penyebab distorsi harga karena penyerapan gabah yang masif. Namun, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menepis anggapan tersebut dengan mengungkap fakta mengejutkan mengenai struktur penguasaan gabah nasional. ​Dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Mentan Amran dengan tegas menyatakan […]

  • Tebar Dividen Rp 21,9 Triliun, RUPST Telkom Pertahankan Direksi dan Restui “Buyback” Saham Rp 4 Triliun

    Tebar Dividen Rp 21,9 Triliun, RUPST Telkom Pertahankan Direksi dan Restui “Buyback” Saham Rp 4 Triliun

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencetak keputusan besar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Selain membagikan dividen jumbo senilai Rp21,9 triliun kepada pemegang saham, perusahaan juga mempertahankan seluruh jajaran direksi serta mengantongi persetujuan program buyback saham hingga Rp4 triliun. Keputusan tersebut menegaskan kepercayaan pemegang saham terhadap kinerja dan arah transformasi […]

expand_less