Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Fakta Kasus Hipertensi di Jogja Capai 31,8 Persen, Warga Jangan Hanya Tahu Angka

Fakta Kasus Hipertensi di Jogja Capai 31,8 Persen, Warga Jangan Hanya Tahu Angka

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Angka hipertensi di DI Yogyakarta mencapai 31,8 persen, lebih tinggi dibandingkan prevalensi nasional sebesar 30,8 persen. Di tengah tingginya angka tersebut, persoalannya bukan hanya seberapa banyak warga yang mengalami tekanan darah tinggi, tetapi juga seberapa konsisten kondisi itu dipantau dan dikelola.

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah pada penduduk usia 18 tahun ke atas di DI Yogyakarta mencapai 31,8 persen. Sementara di tingkat Kota Yogyakarta, data HEARTS Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta hingga Juli 2026 memperkirakan terdapat 97.362 penduduk usia 15 tahun ke atas dengan hipertensi.

Yang menjadi perhatian, dari pasien hipertensi yang telah terdaftar, 44,90 persen tidak tercatat memiliki kunjungan dalam 12 bulan terakhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa menjaga kesinambungan pemantauan hipertensi masih menjadi pekerjaan penting.

Di tengah tantangan tersebut, OMRON Healthcare Indonesia memperkuat akses masyarakat terhadap layanan pendukung pemantauan tekanan darah melalui OMRON Experience Center (OEC) Yogyakarta, yang hadir bekerja sama dengan Datascrip Service Center.

Kehadiran pusat layanan ini bukan hanya soal tempat memperbaiki perangkat. OEC Yogyakarta juga menjadi akses bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, mencoba perangkat kesehatan, serta mendapatkan layanan perbaikan dan kalibrasi perangkat OMRON.

Hipertensi Sering Tak Terasa, Pemantauan di Rumah Jadi Penting

Direktur OMRON Healthcare Indonesia Tomoaki Watanabe mengatakan, pemantauan kesehatan secara konsisten menjadi bagian penting dalam upaya mencegah risiko penyakit kardiovaskular.

“Sejalan dengan misi global Going for ZERO, OMRON berkomitmen untuk membantu masyarakat menurunkan risiko stroke dan serangan jantung melalui pencegahan dan pemantauan kesehatan yang lebih baik,” ujar Tomoaki.

Menurutnya, pengelolaan hipertensi tidak cukup hanya dilakukan ketika seseorang datang ke fasilitas kesehatan. Kebiasaan melakukan pemantauan secara mandiri di rumah juga dapat menjadi bagian dari pengelolaan kesehatan sehari-hari.

“Melalui OMRON Experience Center dan kerja sama dengan Datascrip di Yogyakarta, kami ingin mendekatkan akses terhadap layanan servis dan kalibrasi, sekaligus mendukung masyarakat agar dapat menggunakan perangkat kesehatan secara tepat dan optimal,” katanya.

Pentingnya pemantauan juga disampaikan Dr. Bagus Andi Pramono, Sp.JP, FIHA, Ketua Pokja Hipertensi PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia).

Jurnalis di Jogja mencoba keandalan piranti dari OMRON. (warjono/terasmalioboro.id)

Menurut Dr. Bagus, hipertensi merupakan kondisi yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang. Tekanan darah seseorang dapat berubah dari waktu ke waktu sehingga pemeriksaan secara berkala diperlukan untuk mengetahui apakah tekanan darah berada dalam target dan bagaimana respons terhadap pengobatan.

“Pemantauan di rumah dapat membantu memberikan gambaran tekanan darah dalam aktivitas sehari-hari, terutama apabila dilakukan secara konsisten dengan perangkat yang tervalidasi dan metode pengukuran yang benar,” jelasnya.

Ia menekankan, masyarakat tidak cukup hanya mengetahui angka tekanan darah. Cara mengukur dan mencatat hasilnya juga penting.

Hasil pengukuran di rumah dapat menjadi informasi tambahan bagi dokter atau tenaga kesehatan saat mengevaluasi kondisi pasien.

Hipertensi sendiri kerap dijuluki silent killer karena dapat berlangsung tanpa gejala yang terasa. Padahal, tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dapat berdampak pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko gangguan pada organ vital seperti jantung, otak, dan ginjal.

Karena itu, angka yang muncul di layar tensimeter sebaiknya tidak sekadar dilihat lalu dilupakan. Pola hasil pengukuran dari waktu ke waktu dapat membantu memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi tekanan darah seseorang.

OEC Yogyakarta Perkuat Akses Servis dan Kalibrasi Perangkat

Untuk mendukung kebiasaan pemantauan mandiri, OMRON menyediakan berbagai pilihan tensimeter yang dapat digunakan di rumah.

OMRON menyebut perangkat tensimeternya telah melalui proses uji dan validasi klinis oleh berbagai organisasi independen, termasuk European Society of Hypertension (ESH), British Hypertension Society (BHS), dan Association for the Advancement of Medical Instrumentation (AAMI), serta direkomendasikan oleh StrideBP.

Namun, perangkat yang baik tetap perlu digunakan dengan cara yang tepat. Posisi tubuh, pemasangan manset, waktu pemeriksaan, hingga konsistensi pencatatan dapat memengaruhi kualitas hasil pengukuran.

Di sinilah keberadaan pusat layanan menjadi relevan. OMRON Experience Center Yogyakarta berlokasi di Datascrip Service Center, Jl. Gajahmada No. 21 Kav. R-2, Pakualaman, Yogyakarta 55122.

Masyarakat dapat mengakses layanan perbaikan dan kalibrasi perangkat OMRON. Selain itu, pelanggan dapat memperoleh informasi dan mencoba berbagai perangkat kesehatan, mulai dari tensimeter digital, monitor komposisi tubuh, nebulizer, perangkat manajemen nyeri, hingga termometer digital.

Kepala Cabang Datascrip, Anton Butar Butar, turut mendukung kehadiran layanan tersebut sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan purna jual perangkat kesehatan kepada masyarakat Yogyakarta.

OEC Yogyakarta juga menjadi bagian dari jaringan 12 OMRON Experience Center di Indonesia, yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Palembang, Medan, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Bali, Balikpapan, Manado, dan Padang.

Dengan jaringan tersebut, OMRON berupaya tidak berhenti pada penyediaan perangkat kesehatan. Layanan purna jual, informasi penggunaan, hingga kalibrasi menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung pemakaian perangkat secara berkelanjutan.

Tingginya prevalensi hipertensi di DIY menjadi pengingat bahwa pemantauan tekanan darah bukan hanya kebutuhan bagi mereka yang sudah didiagnosis hipertensi.

Lebih dari sekadar mengetahui apakah angka tekanan darah hari ini normal atau tinggi, kebiasaan memantau secara tepat dapat membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya dan membawa informasi yang lebih lengkap saat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Cetak Ahli AI! Telkom Buka Pendaftaran Magang Digistar Class 2026 untuk Mahasiswa

    Siap Cetak Ahli AI! Telkom Buka Pendaftaran Magang Digistar Class 2026 untuk Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka pintu bagi talenta muda terbaik bangsa melalui program Digistar Class Intern 2026 Batch 1. Kali ini, Telkom memberikan fokus khusus pada pengembangan kompetensi di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Business to Business (B2B) Solutions, dua sektor yang menjadi tulang punggung industri digital masa depan. Program magang intensif […]

  • Tamparan Keras Sri Sultan untuk Tren “Viralitas”: Jangan Sampai Algoritma Kalahkan Hati Nurani!

    Tamparan Keras Sri Sultan untuk Tren “Viralitas”: Jangan Sampai Algoritma Kalahkan Hati Nurani!

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah gempuran konten yang hanya mengejar kecepatan dan angka views, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melontarkan pengingat tajam bagi dunia pers. Sultan menegaskan bahwa di era pasca-kebenaran (post-truth) saat ini, pers sedang berada di persimpangan jalan antara menjadi penjaga demokrasi atau justru menjadi ancaman bagi kebenaran itu sendiri. Pesan mendalam ini […]

  • IDUL ADHA

    IDUL ADHA

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • 1Komentar

    Teras Malioboro – “Idul Adha bermakna juga perayaan kemenangan cinta kepada Allah dan kasih sayang kepada sesama. Lewat taqwa yang kita langitkan dan  daging qurban yang kita berikan dan bagikan.” Kurang seminggu lagi, Idul Adha kita rayakan. Takbir, Sholat, dan penyembelihan hewan qurban, di seluruh penjuru negeri akan kita temukan. Selayaknya cendawan di musim hujan. […]

  • Rayakan Tahun Baru 2026 di Candi Prambanan: Konser Epik, Kuliner Legendaris dan Misi Kemanusiaan

    Rayakan Tahun Baru 2026 di Candi Prambanan: Konser Epik, Kuliner Legendaris dan Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menjelang tutup tahun, Candi Prambanan bersiap menyuguhkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Mengusung tema “Hadiah dari Warisan Budaya, Ada Cerita Penuh Makna,” IDM menyulap situs warisan dunia ini menjadi pusat perayaan yang menggabungkan kemegahan sejarah dengan kehangatan silaturahmi. Mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, pengunjung akan disuguhi rangkaian festival yang dirancang untuk […]

  • QT Pro: Motor Listrik Murah yang Tak Bisa Diremehkan

    QT Pro: Motor Listrik Murah yang Tak Bisa Diremehkan

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Pasar motor listrik Indonesia sedang panas. Banyak pemain bermunculan, tapi hanya sedikit yang benar-benar berani “mengganggu” peta persaingan. Kini, lewat Indomobil eMotor QT Pro, situasinya mulai berubah. Diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show 2026, QT Pro datang bukan sekadar sebagai pendatang baru. Ia hadir dengan satu pesan tegas: motor listrik murah […]

  • Jogja Printing Expo 2026 Jadi Momentum Emas Transformasi Bisnis Kreatif Nasional

    Jogja Printing Expo 2026 Jadi Momentum Emas Transformasi Bisnis Kreatif Nasional

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah gempuran digitalisasi yang kian masif, industri percetakan justru menunjukkan taringnya sebagai tulang punggung ekonomi kreatif. Pembukaan Jogja Printing Expo 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Rabu (8/4/2026), menjadi bukti nyata bahwa sektor grafika bukan hanya bertahan, melainkan sedang melakukan lompatan besar menuju industri berbasis teknologi tinggi. Pameran ini kini menjadi titik temu […]

expand_less