Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Indonesia Darurat K3, Puluhan Pekerja Meninggal Setiap Hari, BPJS Ketenagakerjaan Gempur Budaya Abai Keselamatan

Indonesia Darurat K3, Puluhan Pekerja Meninggal Setiap Hari, BPJS Ketenagakerjaan Gempur Budaya Abai Keselamatan

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Indonesia tengah menghadapi darurat keselamatan kerja yang serius. Data terbaru mengungkap fakta tragis: rata-rata 30 pekerja meninggal dunia setiap hari akibat kecelakaan kerja, dengan total kasus harian mencapai 2.500 insiden. Angka ini menempatkan isu keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai kekhawatiran utama, bahkan melampaui isu upah.

Fakta mengkhawatirkan ini diungkap oleh Deputi Bidang Operasional & Kanal Layanan BPJS Ketenagakerjaan, Isnavodiar Jatmiko (Iko), saat bertemu perwakilan rumah sakit se-Jogja dan Magelang di Yogyakarta, Selasa (28/10/2025).

Menghadapi lonjakan kasus yang terus naik selama tiga tahun terakhir, Iko menegaskan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) melakukan pivot strategis. Fokus lembaga kini bergeser dari sekadar membayar klaim pengobatan (kuratif) menjadi memimpin gerakan pencegahan (preventif).

“Kurasi di rumah sakit pasti kita layani, tapi mengapa angka ini naik terus? Sekarang kita fokus pada edukasi lingkungan kerja yang baik, cara kerja yang aman, dan alat pelindung diri (APD) yang tepat,” jelas Iko.

Ironisnya, 70 persen dari total kasus adalah kecelakaan ringan, seperti tertusuk jarum di rumah sakit. Namun, insiden “ringan” inilah yang justru paling sering membuat pekerja tidak masuk kerja dan mengganggu produktivitas.

“Ini menunjukkan keselamatan kerja belum menjadi budaya. Jika kasusnya fatal, mungkin jadi perhatian. Tapi sebagian besar adalah kasus ringan yang sering terjadi,” tegas Iko.

Gandeng Pemda dan Integrasi Rumah Sakit

Untuk “menggempur” budaya abai keselamatan ini, BPJSTK melancarkan tiga strategi utama. Pertama, menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengedukasi masyarakat hingga ke level desa, mencontoh sukses program PBI BPJS Kesehatan.

Kedua, BPJSTK mengintegrasikan sistem operasional dengan BPJS Kesehatan. Kini, setiap pasien yang datang ke UGD akan ditanya apakah cederanya akibat kecelakaan kerja. Jika iya, penanganan klaim otomatis beralih ke BPJSTK, memastikan pekerja mendapat perlindungan penuh.

“Sekarang sudah 90 persen rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan kami. Ke depan, semua harus bekerja sama,” kata Iko.

Ketiga, BPJSTK menempatkan case manager yang bertugas mengedukasi perusahaan secara langsung mengenai K3 dan memetakan risiko industri.

Peran Ekonomi: Mencegah Lahirnya Kemiskinan Baru

Di luar isu keselamatan, Iko menyoroti peran ekonomi strategis BPJSTK. Setiap tahun, lembaga ini membayarkan santunan kematian senilai Rp3,2 triliun untuk sekitar 80.000 pekerja yang meninggal dunia.

“Dana ini punya peran ekonomi, yaitu menghindarkan keluarga jatuh miskin. Santunan kematian Rp42 juta, setelah dikurangi biaya, sisanya bisa menjadi modal membuka warung kelontong,” ujarnya.

Kepala BPJSTK Cabang Yogyakarta, Rudi Susanto, menambahkan bahwa peran ini sangat vital di daerah. Ia mengapresiasi Pemkot Yogyakarta yang telah memberikan bantuan iuran untuk 1.800-an pekerja rentan.

“Program ini akan sangat berarti untuk mengantisipasi munculnya warga miskin baru, manakala tulang punggung keluarga mengalami musibah saat bekerja,” kata Rudi.

Rudi menegaskan, pekerja rentan seperti ojek online (ojol) yang sangat rawan kecelakaan akan mendapat perlindungan penuh. “Mulai dari biaya pengobatan unlimited, biaya hidup selama tidak bisa bekerja, santunan cacat, hingga santunan kematian 48 kali upah, semua kami cover,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamensos Agus Jabo Priyono Ajak Bangsa Kembali ke Jati Diri di Haul Ke-171 Pangeran Diponegoro

    Wamensos Agus Jabo Priyono Ajak Bangsa Kembali ke Jati Diri di Haul Ke-171 Pangeran Diponegoro

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–Suasana khidmat menyelimuti nDalem Tegalrejo, Monumen Diponegoro, saat ribuan jamaah dari berbagai pelosok daerah berkumpul untuk memperingati Haul ke-171 Pangeran Diponegoro, Kamis (8/1/2026) malam. Di tengah gema selawat, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, memberikan pesan mendalam mengenai relevansi keteladanan Sang Pangeran dalam menghadapi tantangan zaman modern. ​​Dalam sambutannya, Wamensos Agus Jabo Priyono […]

  • Pencarian Semalaman, Levi Ditemukan Meninggal Menjelang Makan Sahur di Sungai Ngambleg Grobogan

    Pencarian Semalaman, Levi Ditemukan Meninggal Menjelang Makan Sahur di Sungai Ngambleg Grobogan

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Upaya pencarian tanpa henti oleh tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban kedua hanyut di Sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tunjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Levi Hengki Kurniawan (15) ditemukan meninggal dunia pada Jumat (20/2/2026) pukul 01.30 WIB. Tim menemukan Levi dalam kondisi mengambang sejauh sekitar 3,6 kilometer dari lokasi awal kejadian. Lokasi penemuan hanya berjarak […]

  • Kenalkan Ibadah Sejak Dini, TK Islam Al Azhar 60 Internasional Gelar Pelatihan Shalat Idul Fitri

    Kenalkan Ibadah Sejak Dini, TK Islam Al Azhar 60 Internasional Gelar Pelatihan Shalat Idul Fitri

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Menanamkan kecintaan terhadap ibadah sejak usia dini menjadi salah satu fokus pembelajaran di TK Islam Al Azhar 60 Internasional (Al Azhar 60 Early Years Programme). Melalui kegiatan Amaliyah Ramadhan, sekolah ini mengadakan latihan Shalat Idul Fitri bagi seluruh siswa pada Senin, 9 Maret 2026, yang dilaksanakan di Masjid Al Hafidh Kampus 2 […]

  • Selamat Idul Fitri

    Selamat Idul Fitri

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Idul Fitri terambil dari kata Id yang berarti kembali dan Fithr yang berarti makan pagi atau sarapan. Tentu saja, masih segar dalam ingatan kita dengan istilah iftar yang berarti berbuka puasa. Oleh karena itu, Idul Fitri berarti kembali makan di pagi hari, selayaknya hari-hari biasa, sebelum Ramadhan datang. Kitapun disunnahkan untuk makan […]

  • Fakta Kasus Hipertensi di Jogja Capai 31,8 Persen, Warga Jangan Hanya Tahu Angka

    Fakta Kasus Hipertensi di Jogja Capai 31,8 Persen, Warga Jangan Hanya Tahu Angka

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Angka hipertensi di DI Yogyakarta mencapai 31,8 persen, lebih tinggi dibandingkan prevalensi nasional sebesar 30,8 persen. Di tengah tingginya angka tersebut, persoalannya bukan hanya seberapa banyak warga yang mengalami tekanan darah tinggi, tetapi juga seberapa konsisten kondisi itu dipantau dan dikelola. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah […]

  • Di Rumah Atmabrata, PT AXA Mandiri Financial Services Peringati Hari Lansia

    Di Rumah Atmabrata, PT AXA Mandiri Financial Services Peringati Hari Lansia

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Corporate Responsibility Manager PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), Christ Saragih (kiri) menyerahkan secara simbolis donasi perlengkapan kebersihan dan kesehatan ke pengurus Rumah Atmabrata, Joice Mamahit (kanan) di sela acara Peringatan Hari Lansia Nasional di Jakarta, Jumat (5/6/2026). Selain mengajak para Lansia melakukan yoga, bernyanyi dan berwisata, AXA Mandiri juga menyalurkan […]

expand_less