Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Hafidh Asrom Dipercaya Menjadi Penasihat PWI DIY, Babak Baru Pers Yogyakarta Bermartabat

Hafidh Asrom Dipercaya Menjadi Penasihat PWI DIY, Babak Baru Pers Yogyakarta Bermartabat

  • account_circle Chaidir
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Di tengah perubahan lanskap media yang bergerak cepat dan kerap tak sabar, Persatuan Wartawan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PWI DIY) mengambil langkah yang sarat makna yaitu  menitipkan marwah pers kepada figur-figur yang dipercaya mampu menjaga arah, nilai, dan kebijaksanaan. Salah satu amanah penting itu disematkan kepada Drs HA Hafidh Asrom MM, tokoh Yogyakarta yang lama dikenal dekat dengan dunia pers, yang kini dipercaya menjadi Penasihat PWI DIY masa bakti 2025–2030.

Kepercayaan kepada Hafidh Asrom bukanlah keputusan yang lahir dalam ruang singkat. Ia merupakan hasil dari perjalanan panjang relasi, dialog, dan saling pengertian antara tokoh masyarakat dan insan pers Yogyakarta. Dalam banyak kesempatan, Hafidh Asrom hadir bukan sebagai figur yang berjarak, tetapi sebagai sahabat diskusi, tempat bertanya, dan mitra berpikir bagi wartawan. Ia memahami bahwa pers bukan sekadar penyampai informasi, melainkan penjaga nalar publik dan penopang peradaban demokrasi.

Itulah sebabnya, ketika PWI DIY membentuk Dewan Penasihat dengan standar seleksi yang ketat, nama Hafidh Asrom mengemuka sebagai sosok yang memiliki legitimasi moral, pengalaman sosial, serta kepekaan terhadap dinamika pers. Ia bergabung dalam jajaran Dewan Penasihat bersama GKR Mangkubumi sebagai Ketua, Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc sebagai Sekretaris, serta anggota Prof Dr Mohammad Suyanto SE MM dan Ki R Bambang Widodo SPd MPd—sebuah barisan yang mencerminkan pertemuan antara kearifan budaya, kecendekiaan akademik, dan pengalaman panjang dalam pengabdian publik.

Amanah itu diumumkan dalam momen yang tak kalah bersejarah. Pelantikan Pengurus PWI DIY masa bakti 2025–2030 digelar di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (22/1/2026). Untuk pertama kalinya dalam sejarah PWI DIY, prosesi pengukuhan berlangsung di pusat pemerintahan daerah. Kehadiran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa pers bukan sekadar pengamat, melainkan mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi dan kehidupan publik di Yogyakarta.

Baca Juga : Warga Tak Lagi Sendirian, Pemerintah Resmikan 438 Posbankum di DIY

Ketua PWI DIY, Hudono, dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan di Kepatihan bukan hanya simbol dukungan pemerintah daerah, tetapi juga peneguhan komitmen pers Yogyakarta untuk tetap berakar pada nilai Pancasila, etika jurnalistik, dan keberpihakan kepada kepentingan publik. Di tengah banjir informasi, pers harus tetap menjadi ruang kejernihan dan kepercayaan.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyebut Yogyakarta sebagai ruang sejarah sekaligus ruang tanggung jawab. Di kota yang menjadi saksi perjuangan bangsa ini, katanya, wartawan dituntut tetap menjadi insan perjuangan, bukan sekadar pengumpul klik dan viralitas. Ancaman bencana informasi, hoaks, dan manipulasi data menjadi tantangan besar yang hanya bisa dilawan dengan integritas dan profesionalisme.

Pers Bermartabat

Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan HB X menerima Tanda Anggota Kehormatan PWI, sebagai bentuk penghormatan atas konsistensinya mendukung kemerdekaan pers, keterbukaan informasi publik, serta ekosistem pers yang sehat dan beretika. Penganugerahan itu ditandai dengan pemakaian jas almet PWI, penyerahan sertifikat, dan Kartu Tanda Anggota Kehormatan—sebuah simbol bahwa pers dan negara dapat berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.

Dalam pidatonya, Sultan menyampaikan refleksi mendalam tentang tantangan pers di era post-truth. Ia mengingatkan bahwa kecepatan tanpa ketelitian berisiko menyesatkan, dan kebebasan tanpa tanggung jawab dapat melukai kepercayaan publik.

“Pers yang bermartabat bukan hanya hadir lebih cepat dari peristiwa, tetapi lebih dalam dari sekadar headline,” tegas Sultan, menggarisbawahi bahwa kedalaman, verifikasi, dan kebijaksanaan adalah ruh dari kerja jurnalistik.

Baca Juga : Penerimaan Bea Cukai Jogja Lampaui Target, Layanan Haji 2026 Akan Jadi Prioritas

Dalam konteks inilah, peran Dewan Penasihat menjadi krusial. Dan di dalamnya, kehadiran Hafidh Asrom memiliki makna strategis. Ia bukan hanya penopang struktural, tetapi penjaga nilai, pengingat arah, sekaligus jembatan antara pers, masyarakat, dan pemegang kebijakan. Pengalaman panjangnya dalam dunia sosial dan pendidikan memberinya perspektif yang utuh: bahwa pers yang kuat lahir dari kepercayaan, bukan dari sensasi.

Kepengurusan PWI DIY 2025–2030 kini berdiri di atas fondasi yang lebih lengkap. Selain Dewan Penasihat, terdapat Dewan Pakar, 17 Seksi, dan 6 Pokja, dengan total 61 pengurus yang siap bekerja merawat profesionalisme pers. Di Dewan Pakar, hadir nama-nama akademisi dan tokoh nasional seperti Prof Dr Muchlas MT, Prof Drs H Pardimin MPd PhD, Prof Dr Sudjito SH MSi, Dr H Achiel Suyanto SH MH MBA, Dr TM Luthfi Yazid SH LLM, Dra Esti Susilarti MPd MPar, dan Drs Ahmad Subagyo, yang akan memperkaya perspektif dan arah kebijakan pers di DIY.

Di tengah struktur yang kokoh itu, amanah kepada Hafidh Asrom menjadi penanda penting: bahwa PWI DIY memilih berjalan dengan kebijaksanaan, ketenangan, dan nilai, bukan semata kecepatan. Ia menjadi simbol kepercayaan, bahwa pers Yogyakarta masih ingin berpijak pada etika, kejernihan, dan tanggung jawab sejarahnya.

Yogyakarta pun kembali menegaskan dirinya sebagai rumah pers yang bermartabat, tempat kebebasan tumbuh bersama kebijaksanaan, dan suara publik dirawat dengan integritas. (Chaidir)

  • Penulis: Chaidir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSI Ajak Keluarga Besar Al Azhar Yogyakarta World Schools Hidup Berkah Lewat Keuangan Syariah

    BSI Ajak Keluarga Besar Al Azhar Yogyakarta World Schools Hidup Berkah Lewat Keuangan Syariah

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO — Suasana Masjid Al Hafidh Kampus 1 Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) Sabtu pagi (8/11/2025) itu terasa berbeda. Ratusan guru, karyawan, dan pimpinan keluarga besar Al Azhar Yogyakarta tampak antusias menyimak pemaparan dari Muhammad Nuzuar, Branch Manager BSI KCP Yogyakarta Kusumanegara. Melalui kegiatan Kajian Rutin Sabtu Wage yang juga bertepatan dengan Haul […]

  • Kritik Kebijakan Dewan Pers, Jafarudin: Media Lokal Harus Berdaulat di Era Digital

    Kritik Kebijakan Dewan Pers, Jafarudin: Media Lokal Harus Berdaulat di Era Digital

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Gejolak disrupsi informasi dan tantangan administratif bagi media lokal menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) DIY. Dalam ajang tersebut, Jafarudin, pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi beritajogja.com, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum SMSI DIY masa bakti 2026–2030, Selasa (17/02/2026). Momentum pergantian kepemimpinan ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, […]

  • Rayakan 28 Tahun Berkarya, Padi Reborn Gandeng JNE Jadi Mitra Logistik Resmi Konser “Dua Delapan”

    Rayakan 28 Tahun Berkarya, Padi Reborn Gandeng JNE Jadi Mitra Logistik Resmi Konser “Dua Delapan”

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Industri musik tanah air kembali bersiap menyambut salah satu pergelaran paling dinantikan di awal tahun 2026. Grup band legendaris Padi Reborn resmi menunjuk JNE sebagai Official Logistics Partner untuk konser tunggal mereka yang bertajuk “Dua Delapan”. Konser yang sekaligus menjadi perayaan 28 tahun perjalanan musik Fadly cs ini akan digelar di Tennis Indoor Senayan […]

  • Dari Rumah ke Rumah, Seloso Kliwonan Kunci Sukses Pelayanan Publik di Condongcatur

    Dari Rumah ke Rumah, Seloso Kliwonan Kunci Sukses Pelayanan Publik di Condongcatur

    • calendar_month Sel, 20 Okt 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, punya cara unik dan inspiratif dalam memperkuat profesionalisme aparatur serta kualitas pelayanan publik. Alih-alih menggelar rapat di dalam ruangan kantor yang kaku, mereka konsisten merawat tradisi Seloso Kliwonan dari rumah ke rumah. Kegiatan rutin yang memadukan koordinasi pemerintahan, evaluasi kinerja, hingga silaturahmi keluarga besar […]

  • AXA Mandiri Bekali Pelajar SMA Negeri 3 Jakarta dengan Literasi Keuangan dan Kesehatan Mental

    AXA Mandiri Bekali Pelajar SMA Negeri 3 Jakarta dengan Literasi Keuangan dan Kesehatan Mental

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menggelar kegiatan edukasi literasi keuangan dan kesehatan mental bagi ratusan siswa SMA Negeri 3 Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen AXA Mandiri untuk mendukung terbentuknya generasi muda Indonesia yang sehat secara keuangan maupun mental sebagai bekal menghadapi masa depan. […]

  • SMARTFREN Genjot Jaringan 4G di Jawa Tengah & DIY: Dukung UMKM, Pariwisata, dan Gaya Hidup Sehat

    SMARTFREN Genjot Jaringan 4G di Jawa Tengah & DIY: Dukung UMKM, Pariwisata, dan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand andalannya, SMARTFREN, secara resmi mengumumkan langkah besar dalam memperluas jangkauan layanan 4G LTE dan VoLTE di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Perluasan jaringan ini tidak hanya menyasar kota-kota utama, tetapi kini merambah lebih dalam hingga kabupaten seperti Klaten dan Kebumen, serta berbagai […]

expand_less