Breaking News
Trending Tags
Beranda » BUDAYA » Dobrak Stigma Jadul, Lewat Batik Ananggadipa Ayudya Qyrania Sabet Runner Up 1 Duta Batik Cilik Indonesia 2026

Dobrak Stigma Jadul, Lewat Batik Ananggadipa Ayudya Qyrania Sabet Runner Up 1 Duta Batik Cilik Indonesia 2026

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sab, 17 Okt 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Konsistensi dalam merawat seni dan tradisi merupakan investasi jangka panjang yang tidak pernah sia-sia. Hal itu dibuktikan secara nyata oleh RR. Ayudya Qyrania Maheswari, remaja berbakat asal Kulon Progo yang kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah kebudayaan nasional.

Dalam ajang pemilihan Duta Batik Cilik Indonesia 2026 yang berlangsung megah di Merapi Merbabu Hotel Yogyakarta pada 13 Oktober 2026 lalu, Ayudya berhasil menyabet gelar Runner Up 1 setelah bersaing ketat dengan para kontestan terbaik dari berbagai penjuru tanah air.

Kemenangan ini menjadi puncak pencapaian dari perjalanan panjang yang ditempuh Ayudya secara berkesinambungan. Sebelum melangkah ke panggung nasional, ia telah mematangkan langkah budayanya sejak mengemban amanah sebagai Wakil 1 Duta Budaya Cilik DIY 2025.

Jam terbangnya di dunia seni tradisi tergolong sangat tebal, terbukti dari kepiawaiannya menembang macapat, membaca geguritan, maca cerkak, hingga mendalami beragam literatur sastra Jawa lainnya. Fondasi kebudayaan adiluhung yang kokoh inilah yang menjadi pijakan kuat ketika ia memperluas spektrum perjuangannya ke ranah wastra Nusantara, hingga sukses menyabet mahkota Winner Duta Batik Cilik DIY 2026.

Ayudya Qyrania Maheswari. (istimewa)

Di panggung nasional Duta Batik Indonesia 2026, Ayudya tidak sekadar tampil memamerkan kecantikan busana di atas catwalk, melainkan membawa sebuah gagasan kebudayaan yang segar dan berani.

Ia memperkenalkan Batik Ananggadipa, sebuah motif batik kontemporer hasil ciptaannya sendiri yang diproduksi berkolaborasi dengan Batik Banyu Sabrang Official. Motif ini lahir dari adaptasi cerdas antara keanggunan motif klasik Batik Truntum khas Yogyakarta dengan visual kunang-kunang yang sangat diminati oleh anak-anak.

Pilihan visual kunang-kunang dalam Batik Ananggadipa menyimpan makna filosofis yang sangat mendalam. Kunang-kunang dimaknai sebagai pendar cahaya penerang di tengah kegelapan malam, yang membawa pesan moral universal bahwa sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, pasti akan memberikan kemanfaatan dan kedamaian bagi orang-orang di sekitar kita. Inovasi ini membuktikan kemampuan Ayudya dalam menjembatani keluhuran filosofi klasik dengan selera estetik generasi muda modern.

Tidak berhenti pada penciptaan karya visual, Ayudya juga mengusung pilar advokasi kebudayaan yang dinamakannya gerakan “Besti Truntum”. Melalui program ini, ia bertekad meruntuhkan kesan kaku atau “jadul” yang sering kali melekat pada kain tradisional. Ayudya ingin mengajak anak-anak Indonesia menjadikan batik sebagai sahabat karib atau bestie yang nyaman, kasual, dan membanggakan untuk dikenakan dalam aktivitas sehari-hari sejak usia dini.

Kombinasi antara kecerdasan wawasan, kepiawaian seni, kedalaman filosofi Batik Ananggadipa, serta ketajaman program advokasi Besti Truntum berhasil memukau dewan juri sepanjang penilaian. Keberhasilan Ayudya memboyong piala dan selempang Runner Up 1 Duta Batik Cilik Indonesia 2026 menegaskan pesan penting bahwa warisan budaya Nusantara tidak akan pernah usang ditelan zaman, selama ada generasi muda yang berani berinovasi dan merawatnya dengan penuh kecintaan. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Mental Health Hingga Operasi Medis: Jejak Abadi Tiga RS PKU Muhammadiyah Menjaga Napas Masyarakat Jogja

    Dari Mental Health Hingga Operasi Medis: Jejak Abadi Tiga RS PKU Muhammadiyah Menjaga Napas Masyarakat Jogja

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Di bawah naungan Aula Masjid K.H. Sudja’, kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping, sebuah perjalanan panjang lintas generasi dirayakan dalam satu harmoni. Sabtu pagi (14/02/2026), keluarga besar Muhammadiyah berkumpul bukan sekadar untuk seremoni, melainkan merefleksikan pengabdian tiga pilar kesehatan: RS PKU Yogyakarta (103 tahun), RS PKU Gamping (17 tahun), dan RS PKU Sleman […]

  • Jaecoo J5 EV Pikat Konsumen Jogja dengan Kamera 540 Derajat dan Fast Charging 28 Menit

    Jaecoo J5 EV Pikat Konsumen Jogja dengan Kamera 540 Derajat dan Fast Charging 28 Menit

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Kehadiran mobil listrik Jaecoo J5 EV di Yogyakarta terbukti memicu kegembiraan pasar. Baru sehari setelah peluncuran resminya di Jakarta, mobil yang langsung viral ini diperkenalkan perdana di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa (4/11/2025), dengan banderol mulai dari Rp 264.900.000,00. Antusiasme tinggi dari konsumen menjadi sinyal positif bagi distributor. Irawan Nurisman, Direktur PT Sumber Baru Wahana […]

  • Lazismu RS PKU Muhammadiyah Lipat Gandakan Santunan THR untuk Ratusan Pekerja Jalanan

    Lazismu RS PKU Muhammadiyah Lipat Gandakan Santunan THR untuk Ratusan Pekerja Jalanan

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping melalui Kantor Layanan Lazismu membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kesejahteraan umat. Pada Kamis (12/3/2026), lembaga ini menyalurkan dana segar sebesar Rp255 juta lebih dalam wujud Tunjangan Hari Raya (THR) dan paket sembako premium. Aksi ini menyasar ratusan warga dhuafa yang selama ini menjadi saksi bisu […]

  • Terjang Arus Deras, Pengendara Motor di Bojong Tegal Terseret Banjir hingga Tewas

    Terjang Arus Deras, Pengendara Motor di Bojong Tegal Terseret Banjir hingga Tewas

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu (4/2/2026) sore, berujung tragedi. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terseret arus deras saat melintas di jalan raya Bojong dan ditemukan meninggal dunia keesokan harinya. Korban diketahui bernama Ajun Arman Permadi (17), warga Desa Kreman, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban […]

  • AYWS Resmi Luncurkan Wellness School, Jawab Tantangan Pendidikan Abad 21

    AYWS Resmi Luncurkan Wellness School, Jawab Tantangan Pendidikan Abad 21

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO — Tantangan zaman yang kian kompleks, mulai dari krisis kesehatan mental, kelelahan sosial, perubahan iklim, hingga banjir informasi digital, menuntut pendekatan pendidikan yang tidak lagi semata mengejar prestasi akademik. Menjawab kebutuhan itu, Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) secara resmi meluncurkan konsep Wellness School dalam Stadium General bertajuk “Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia”, Selasa […]

  • Nelayan Batang yang Tenggelam Saat Perbaiki Kapal Ditemukan Meninggal, Basarnas Evakuasi di Tengah Laut

    Nelayan Batang yang Tenggelam Saat Perbaiki Kapal Ditemukan Meninggal, Basarnas Evakuasi di Tengah Laut

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO.ID–Operasi pencarian nelayan yang hilang di perairan Batang akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan Eko Kudiran (32), kru KM Tunggu Pangestu, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (10/2/2026). Korban ditemukan terapung di tengah laut sekitar dua mil dari lokasi awal kejadian, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut dan tenggelam saat memperbaiki kerusakan kapal di Sungai Sambong. […]

expand_less