Breaking News
Trending Tags
Beranda » EKBIS » Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Menjadi Solusi Proteksi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Menjadi Solusi Proteksi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

  • account_circle Suryawan
  • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang tak kunjung mereda kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Konflik yang berkepanjangan tidak hanya berdampak pada lonjakan harga energi, tetapi juga memicu volatilitas pasar keuangan dan tekanan terhadap nilai tukar berbagai mata uang, termasuk rupiah. Dalam situasi seperti ini, masyarakat dituntut untuk semakin cermat dalam memilih instrumen perlindungan finansial yang mampu bertahan di tengah gejolak.

Salah satu alternatif yang mulai mendapat perhatian adalah asuransi dwiguna berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Produk ini dinilai mampu memberikan perlindungan ganda, yakni proteksi jiwa sekaligus potensi menjaga nilai aset dari risiko pelemahan mata uang domestik.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proteksi sendiri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak hadirnya berbagai program jaminan sosial di bidang kesehatan. Hal ini menunjukkan adanya perubahan pola pikir bahwa risiko, baik kesehatan maupun finansial, perlu dikelola sejak dini.

Pengamat asuransi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Danang Teguh Qoyyimi, ASAI, Ph.D, menilai tren tersebut sebagai sinyal positif.

“Saya melihat ada kecenderungan bahwa pemahaman kebutuhan proteksi ini sudah mulai dirasakan masyarakat. Tinggal bagaimana industri, pemerintah, dan masyarakat merespons implikasi dari pertumbuhan tersebut,” ujarnya, baru-baru ini.

Dalam konteks ketidakpastian global, termasuk dampak konflik geopolitik, produk asuransi berbasis dolar menjadi semakin relevan. Selain memberikan manfaat proteksi, produk ini juga menawarkan nilai tambah dari sisi diversifikasi mata uang.

Danang menilai meningkatnya mobilitas global masyarakat turut mendorong minat terhadap produk ini.

“Kita paham masyarakat sekarang lebih aware terhadap peluang ke luar negeri, baik untuk pendidikan, pekerjaan, maupun aktivitas lainnya. Ada kebutuhan untuk memiliki proteksi yang juga relevan secara global,” jelasnya.

Selain itu, persepsi terhadap stabilitas dolar AS dibandingkan mata uang lainnya membuat produk berbasis dolar semakin diminati, terutama sebagai langkah antisipatif terhadap gejolak ekonomi. Meski demikian, Danang menekankan bahwa keputusan memilih asuransi dwiguna berbasis dolar harus tetap disertai dengan pemahaman risiko yang memadai.

“Kalau kita berbicara produk berbasis mata uang asing, tentu ada risiko nilai tukar. Kurs di masa depan bisa berubah. Selain itu, perbedaan suku bunga antarnegara juga berpengaruh terhadap perhitungan aktuaria,” paparnya.

Di pasar, ada sejumlah perusahaan yang telah merilis produk asuransi dwiguna berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Salah satunya adalah AXA Mandiri yang telah meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD pada akhir 2025 lalu. Produk ini hadir sebagai solusi untuk menjaga stabilitas finansial sekaligus mendapat perlindungan jiwa dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (USD). Produk ini merupakan produk Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memiliki dua pilihan plan, yaitu Plan Saving dan Plan Protection yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Di tengah dunia yang semakin terhubung dan dinamis, kebutuhan akan instrumen keuangan yang tidak hanya melindungi tetapi juga adaptif terhadap perubahan global menjadi semakin penting. Asuransi dwiguna berbasis dolar hadir sebagai salah satu opsi yang dapat menjawab kebutuhan tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan pemahaman yang komprehensif, produk ini dapat menjadi bagian dari strategi keuangan jangka panjang untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi yang kian kompleks.

Pada akhirnya, di tengah bayang-bayang krisis global yang dapat datang sewaktu-waktu, memiliki perlindungan finansial yang tepat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.  (***)

  • Penulis: Suryawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan Berkedok Investasi: Ini Cara Agar Korban di Purwokerto Dapat Ganti Rugi

    Penipuan Berkedok Investasi: Ini Cara Agar Korban di Purwokerto Dapat Ganti Rugi

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Polresta Banyumas telah secara resmi menetapkan dan menahan pemilik Cafe Kedai Tuas di Banyumas, berinisial N alias D (36) atas dugaan penipuan investasi bodong berkedok skema ponzi. Pelaku bahkan diduga memanipulasi lima orang karyawan rumah makannya untuk membantu tindak penipuan yang dilakukan terhadap ratusan nasabah. Jika dibongkar lebih dalam, kasus ini akan […]

  • Lewat Kuliah Pakar, Magister Sosiologi UMM Malang Diskusikan Diskursus Pembangunan di Dunia Ketiga

    Lewat Kuliah Pakar, Magister Sosiologi UMM Malang Diskusikan Diskursus Pembangunan di Dunia Ketiga

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Program Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengawali tahun akademik dengan menggelar kuliah tamu bertajuk “Diskursus Pembangunan di Dunia Ketiga.” Acara yang dihadiri para dosen, mahasiswa, serta guru-guru sosiologi dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Malang dan Kota Batu ini berhasil membedah kompleksitas pembangunan dari tiga sudut pandang. Yakni, akademik, praktik […]

  • Soroti Ancaman Merapi hingga Longsor, Komisi VIII DPR RI Salurkan Bantuan Kebencanaan untuk Sleman

    Soroti Ancaman Merapi hingga Longsor, Komisi VIII DPR RI Salurkan Bantuan Kebencanaan untuk Sleman

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Ancaman bencana yang membayangi wilayah lereng Merapi hingga kawasan rawan longsor menjadi perhatian serius Komisi VIII DPR RI. Dalam kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Sleman, Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan kesiapsiagaan bencana sekaligus meninjau langsung kesiapan daerah menghadapi berbagai potensi bencana alam. Penyerahan bantuan dilakukan pada Kamis (22/1/2026) di Ruang Rapat Sembada, Kantor […]

  • Literasi Sejak Dini: Anak-anak KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari Belajar dari Para Pahlawan Profesi

    Literasi Sejak Dini: Anak-anak KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari Belajar dari Para Pahlawan Profesi

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Kamis pagi, 30 Oktober 2025, gedung KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari dipenuhi tawa ceria anak-anak. Mereka tampak antusias mengikuti puncak Bulan Bahasa bertema “Dari Kata-kata ke Cita-cita.” Acara ini bukan sekadar perayaan bahasa, tetapi juga upaya mengenalkan literasi dan cita-cita sejak dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Empat tamu istimewa hadir […]

  • Berkat Kerja Sama, Nasabah AXA Mandiri Peroleh Layanan Kesehatan di Jaringan RS Hermina

    Berkat Kerja Sama, Nasabah AXA Mandiri Peroleh Layanan Kesehatan di Jaringan RS Hermina

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menandatangani kesepakatan dengan  PT Medikaloka Hermina Tbk (RS Hermina) untuk meningkatkan kualitas pengalaman layanan kesehatan bagi nasabah melalui skema pembiayaan yang lebih terstruktur, transparan, dan efisien. Melalui kerja sama tersebut, nasabah AXA Mandiri yang mendapatkan layanan rawat jalan maupun rawat inap di jaringan RS Hermina […]

  • Didukung Akselerasi Layanan Digital, Aset Bank Mandiri Tumbuh 16,6 Persen

    Didukung Akselerasi Layanan Digital, Aset Bank Mandiri Tumbuh 16,6 Persen

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur pertumbuhan yang solid dengan dukungan kinerja sektor eksternal dan aktivitas domestik yang terjaga. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 mencapai 5,11 persen secara tahunan, mencerminkan daya tahan perekonomian Indonesia di tengah tantangan global di dukung kebijakan pemerintah yang akomodatif. […]

expand_less