Ketahanan Pangan Sleman, Lanud Adisutjipto Sulap Lahan Tembak Jadi Kebun
- account_circle Warjono
- calendar_month Jum, 16 Okt 2026
- comment 0 komentar

Harda Kiswaya bersama Danlanud melakukan simbolis penanaman pohon di Lapangan Tembak Lanud Adisucipto. (Dok Humas Pemkab Sleman)
TERAS MALIOBORO–Kawasan Adisutjipto Shooting Range Lanud Adisutjipto yang identik dengan deru aktivitas latihan menembak, kini bertransformasi menjadi area hijau yang asri dan produktif. Hamparan lahan terbuka di sekitarnya disulap menjadi kawasan pertanian terpadu yang memadukan sektor peternakan dan perkebunan.
Langkah konkret dalam mendukung ekosistem ketahanan pangan daerah ini ditandai dengan peresmian fasilitas peternakan domba dan penanaman bibit pohon jeruk pada Kamis (15/10/2026).
Agenda yang dipimpin Komandan Lanud Adisutjipto, Marsma TNI Toto Ginanto, tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama jajaran dinas lintas wilayah dari DIY dan Kabupaten Bantul. Sinergi ini menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara dan Pemkab Sleman dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan potensial demi kedaulatan pangan warga.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi tinggi atas terobosan cerdas yang digagas Lanud Adisutjipto. Menurutnya, pemanfaatan lingkungan secara produktif merupakan strategi taktis yang sangat dibutuhkan di tengah tantangan ketersediaan pangan saat ini.
“Saya merasa bangga karena melalui kolaborasi ini, kita dapat bersama-sama mewujudkan program ketahanan pangan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi wujud nyata sinergi antarinstansi,” ujar Harda penuh optimisme saat meninjau lokasi.
Inovasi Pertanian Terpadu yang Saling Menopang
Program yang dikembangkan di lahan tembak Lanud Adisutjipto ini menerapkan konsep pertanian terpadu (integrated farming). Konsep ini menghubungkan siklus peternakan domba sebagai penyedia protein hewani sekaligus penghasil pupuk organik, dengan perkebunan jeruk sebagai sumber pangan bergizi dan penyegar kawasan.
Harda menilai, keberhasilan model pengelolaan lahan tidur di area militer ini sangat layak menjadi percontohan (pilot project) bagi masyarakat luas maupun instansi lain di Bumi Sembada.
“Lanud Adisutjipto telah menjadi contoh nyata bagaimana memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif. Apabila program ini berhasil dan berkembang pesat, saya ingin mengajak masyarakat untuk melihat langsung ke sini, sehingga bisa menjadi edukasi dan direplikasi di wilayah mereka masing-masing,” tegas Harda.
Potensi Edukasi dan Agrowisata Lokal
Tak sekadar meningkatkan suplai pangan, kawasan pertanian terpadu ini juga diproyeksikan berkembang menjadi wahana edukasi peternakan dan pertanian bagi para pelajar, mahasiswa, hingga kelompok tani di Sleman dan sekitarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Sekretariat Dispertan Perikanan Sleman, jajaran Panewu Berbah, serta pengurus PIA Ardhya Garini.
Hadirnya para pemangku kepentingan lintas sektor ini makin memperkuat barisan bahwa mewujudkan ketahanan pangan adalah kerja kolektif dari tingkat tapak hingga pembuat kebijakan. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar