Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Larangan Impor 12 Komoditas Berlaku: Pakar UGM Ingatkan Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Pangan

Larangan Impor 12 Komoditas Berlaku: Pakar UGM Ingatkan Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Pangan

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Pemerintah resmi memberlakukan larangan impor terhadap 12 komoditas pangan dan non-pangan melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 47 Tahun 2025. Kebijakan ini mencakup komoditas strategis mulai dari gula, beras, hingga pakaian bekas dan barang elektronik berbasis sistem pendingin.

Merespons kebijakan tersebut, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Subejo, memberikan catatan kritis. Meski bertujuan menghidupkan industri dalam negeri, ia menegaskan bahwa pemerintah memikul tanggung jawab besar untuk memastikan data pasokan (supply) dan permintaan (demand) benar-benar akurat.

“Pemerintah perlu memastikan ketersediaan komoditas tersebut di dalam negeri, terutama pangan. Jika produksi domestik belum mencukupi, kebijakan ini berisiko memicu gejolak ekonomi dan lonjakan harga,” ujar Prof. Subejo di Kampus UGM, Rabu (14/1/2026).

Waspada Gagal Panen dan Ketimpangan Distribusi

Subejo menyoroti bahwa ketercukupan jumlah barang saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan sistem logistik yang mumpuni. Menurutnya, distribusi yang buruk dapat memicu ketimpangan harga antarwilayah di Indonesia.

Ia juga mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan strategi mitigasi atau “rencana cadangan” jika terjadi kondisi darurat di sektor pangan. “Penting untuk ada opsi lain apabila terjadi keadaan darurat seperti gagal panen. Kalau jumlahnya cukup tapi sistem distribusinya tidak baik, itu juga akan jadi masalah,” tuturnya.

Lubang Tikus Penyelundupan dan Diplomasi

Terkait komoditas non-pangan seperti pakaian bekas (thrifting) impor yang kini dilarang total, Subejo menyoroti lemahnya titik pengawasan di perbatasan. Mengingat geografis Indonesia yang luas dan berbentuk kepulauan, potensi penyelundupan ilegal melalui “jalur tikus” sangat besar.

“Indonesia sangat luas, kadang melalui pulau-pulau kecil yang tidak terdeteksi intensif. Jika sistem pengawasan di pelabuhan kurang baik, penyelundupan barang ilegal pasti akan mengganggu industri domestik,” ungkapnya.

Lebih jauh, Prof. Subejo mengingatkan adanya risiko diplomasi perdagangan. Kebijakan proteksionisme yang terlalu ketat bisa memancing reaksi balasan dari negara mitra dagang.

“Kalau Indonesia tidak mau menerima barang mereka, tentu kelapa sawit atau karet kita bisa terhambat pengirimannya ke luar negeri. Dibutuhkan negosiasi internasional agar saling memahami posisi masing-masing,” tambahnya.

Sebagai indikator keberhasilan, Subejo menyebut masyarakat bisa memantau dua hal sederhana: stabilitas harga di pasar dan tingkat produksi nasional. Jika harga melonjak tajam setelah impor ditutup, itu menjadi alarm bahwa produksi dalam negeri belum siap menopang kebutuhan rakyat. (*)

 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdagangan Indonesia-China Tembus USD 135 Miliar, J&T Express Perkuat Jembatan Logistik dan E-Commerce Global

    Perdagangan Indonesia-China Tembus USD 135 Miliar, J&T Express Perkuat Jembatan Logistik dan E-Commerce Global

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Hubungan dagang antara Indonesia dan China memasuki babak baru yang semakin solid. Dengan nilai perdagangan bilateral yang mencapai angka fantastis sebesar USD 135 miliar pada tahun 2024, potensi kerja sama lintas negara kini menjadi magnet bagi para pelaku industri global. Merespons tren positif tersebut, J&T Express, sebagai penyedia layanan logistik berskala global, menegaskan komitmennya […]

  • CMSE 2025 Pecahkan Rekor: Pengunjung Meroket 127%, BEI Sukses Cetak 184 Ribu Investor Baru

    CMSE 2025 Pecahkan Rekor: Pengunjung Meroket 127%, BEI Sukses Cetak 184 Ribu Investor Baru

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Pemandangan tak biasa terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu. Antrean pengunjung mengular dari lobi gedung hingga pintu masuk MRT Istora Mandiri yang berjarak 500 meter. Fenomena ini menjadi bukti nyata “meledaknya” animo publik terhadap pasar modal dalam perhelatan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025. Acara yang resmi ditutup pada Sabtu […]

  • Pengin Hijrah Tawarkan Makna Baru Hijrah: Proses Personal, Bukan Ajang Saling Menghakimi

    Pengin Hijrah Tawarkan Makna Baru Hijrah: Proses Personal, Bukan Ajang Saling Menghakimi

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah maraknya fenomena hijrah di kalangan anak muda, film “Pengin Hijrah” hadir menawarkan sebuah perspektif yang hangat dan relevan. Film drama romansa religi ini menegaskan bahwa hijrah adalah sebuah proses personal yang jujur untuk menjadi lebih baik, bukan ajang untuk merasa lebih suci atau menghakimi orang lain. Dibintangi oleh Endy Arfian dan Steffi […]

  • Telkom Perkuat Infrastruktur Digital dan Keamanan Siber

    Telkom Perkuat Infrastruktur Digital dan Keamanan Siber

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerja sama strategis dengan Fortinet, Inc. (Fortinet). Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun kolaborasi untuk peningkatan infrastruktur digital, kemampuan SD-WAN, dan ketahanan keamanan siber. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Seno Soemadji  dan Senior Vice President Legal & Compliance […]

  • DRW Corporation Genap 10 Tahun, Luncurkan DRW Prime dan Siapkan Investasi Raksasa dari Pabrik Hingga Hotel Mewah

    DRW Corporation Genap 10 Tahun, Luncurkan DRW Prime dan Siapkan Investasi Raksasa dari Pabrik Hingga Hotel Mewah

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–Perayaan satu dekade DRW Skincare bukan sekadar momen nostalgia. Ini adalah deklarasi DRW Corporation memasuki “tahun pendewasaan” dan penegasan statusnya sebagai holding bisnis yang ambisius. Tanda mata terbesar dari fase baru ini adalah peluncuran DRW Prime, sebuah klinik estetika premium di Gejayan, Yogyakarta, yang menjadi simbol investasi masa depan brand. ​Pendiri DRW Skincare, dr. […]

  • Peluncuran di Kim’s Bar & Kitchen, Salzburg Gebrak Pasar dengan Sparkling Drink Buah Asli

    Peluncuran di Kim’s Bar & Kitchen, Salzburg Gebrak Pasar dengan Sparkling Drink Buah Asli

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Peta persaingan industri minuman ringan di Indonesia resmi berubah. PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) melalui anak usahanya, PT Kairos Sukses Indonesia, melakukan gebrakan besar dengan meluncurkan Salzburg, sparkling drink non-alkohol pertama di tanah air yang menggunakan konsentrat buah asli (real fruit). Peluncuran yang digelar di Kim’s Bar & Kitchen Yogyakarta, Jumat (19/12/2025), ini […]

expand_less