Rayakan Tahun Baru 2026 di Candi Prambanan: Konser Epik, Kuliner Legendaris dan Misi Kemanusiaan
- account_circle Warjono
- calendar_month Sen, 22 Des 2025
- comment 0 komentar

Sejumlah atraksi siap menyambut pengunjung yang akan melewatkan libur Nataru di Candi Prambanan. (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Menjelang tutup tahun, Candi Prambanan bersiap menyuguhkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Mengusung tema “Hadiah dari Warisan Budaya, Ada Cerita Penuh Makna,” IDM menyulap situs warisan dunia ini menjadi pusat perayaan yang menggabungkan kemegahan sejarah dengan kehangatan silaturahmi.
Mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, pengunjung akan disuguhi rangkaian festival yang dirancang untuk menyentuh hati setiap generasi.
- Swara Prambanan: Panggung Musisi Papan Atas di Latar Sejarah
Puncak perayaan tahun baru akan ditandai dengan Swara Prambanan. Ini bukan sekadar konser musik biasa, melainkan simfoni yang menyatu dengan kemegahan candi. Sejumlah nama besar siap menggetarkan panggung, di antaranya:
- Padi Reborn
- Denny Caknan
- Bilal Indrajaya
- For Revenge
- Tenzi X Naykilla
- Mr Jono & Joni
- Tanpa Kembang Api, Fokus pada Solidaritas untuk Sumatera
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Swara Prambanan kali ini tidak akan dimeriahkan oleh kembang api. Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati mendalam bagi warga yang terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Kami memilih perayaan yang lebih kontemplatif. Fokus kami dialihkan pada doa bersama dan donasi melalui kampanye #SwarauntukIndonesia. Kami ingin Prambanan menjadi ruang untuk saling menguatkan sesama bangsa,” ujar Gistang Richard Panutur, Direktur Komersial IDM.
- Pasar Medang: Surga Kuliner Lawasan dengan 50 UMKM
Bagi para pecinta kuliner, Pasar Medang di Lapangan Sentono adalah destinasi wajib. IDM menggandeng 50 UMKM lokal untuk menyajikan menu-menu otentik seperti gudeg, sate koyor, dan apem. Ini bukan sekadar tempat makan, tapi upaya mendorong perputaran ekonomi lokal secara berkelanjutan.
- Dolan Ria: Nostalgia Permainan Tradisional
Bagi keluarga, program Dolan Ria (25-31 Desember) menawarkan alternatif hiburan di ruang terbuka. Di sini, anak-anak diajak mengenal permainan tradisional, berinteraksi di Mini Zoo, hingga menikmati sesi dongeng inspiratif bersama Balai Pustaka. Sebuah “kado” edukasi yang manis di tengah maraknya gadget. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar