Breaking News
Trending Tags
Beranda » JOGJA ISTIMEWA » Terapkan Embarkasi Berbasis Hotel, Yogyakarta Menoreh Sejarah Baru Penyelenggaraan Haji 2026

Terapkan Embarkasi Berbasis Hotel, Yogyakarta Menoreh Sejarah Baru Penyelenggaraan Haji 2026

  • account_circle Chaidir
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar

Teras Malioboro – Tahun 2026 menjadi penanda babak baru dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Untuk pertama kalinya, Yogyakarta resmi menggelar pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji dengan embarkasi sendiri, sekaligus menerapkan layanan embarkasi berbasis hotel. Terobosan ini tidak hanya menghadirkan standar pelayanan baru, tetapi juga menempatkan Yogyakarta sebagai pelopor embarkasi haji berbasis hotel di Indonesia.

Langkah bersejarah tersebut mengemuka dalam kegiatan Silaturahim dan Sarasehan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) DIY bersama Kantor Wilayah Kementerian Haji Daerah Istimewa Yogyakarta, yang digelar Kamis (8/1/2026) di Kantor Pengurus Wilayah IPHI DIY. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara organisasi alumni haji dan pemerintah, sekaligus membahas berbagai aspek penting penyelenggaraan haji di DIY, mulai dari pra-keberangkatan, embarkasi, hingga layanan pasca haji.

Salah satu fokus utama sarasehan adalah penerapan embarkasi haji berbasis hotel. Skema ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan jamaah sejak masa persiapan sebelum terbang ke Tanah Suci. Dengan memanfaatkan fasilitas hotel, proses administrasi, pembinaan, dan akomodasi jamaah diharapkan berlangsung lebih tertib, humanis, dan kondusif, terutama bagi jamaah lanjut usia serta jamaah berkebutuhan khusus.

Selain membahas sistem embarkasi, forum juga menyoroti mekanisme perjalanan jamaah haji tahun 2026, baik pada fase pemberangkatan maupun pemulangan. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar seluruh tahapan berjalan aman, lancar, dan efisien. Tidak hanya aspek teknis, kesiapan mental dan spiritual jamaah turut ditekankan sebagai fondasi penting dalam menyempurnakan perjalanan ibadah haji.

Baca Juga : Wamensos Agus Jabo Pramono Ajak Bangsa Kembali ke Jati Diri di Haul Ke-171 Pangeran Diponegoro

Penjabat (Pj) Kepala Kanwil Kementerian Haji DIY, Jauhar Aryadi, menjelaskan bahwa sistem antrean haji nasional kini telah mengalami perubahan signifikan melalui penerapan waiting list yang lebih berkeadilan.

“Di DIY, yang sebelumnya masa tunggu bisa mencapai 34 hingga 35 tahun, kini turun menjadi sekitar 26 tahun. Ini menunjukkan adanya percepatan antrean dengan sistem waiting list,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jauhar mengungkapkan bahwa mulai tahun 2026 Yogyakarta resmi berstatus sebagai embarkasi pemberangkatan dan pemulangan haji yang melayani jamaah dari seluruh wilayah DIY serta kawasan Kedu Raya Jawa Tengah, meliputi Purworejo, Kebumen, Banyumas, Magelang, Wonosobo, dan Temanggung.

“Sebagai embarkasi, syarat minimalnya melayani 4.000 jamaah. Embarkasi Jogja akan melayani lebih dari 9.000 jamaah karena mencakup DIY dan Kedu Raya,” jelasnya. Dalam penyelenggaraannya, Embarkasi Jogja bekerja sama dengan Hotel IBIS dan Novotel, menjadikannya satu-satunya embarkasi haji di Indonesia yang sepenuhnya berbasis hotel.

Menurut Jauhar, layanan berbasis hotel juga memiliki nilai edukatif bagi jamaah. “Jamaah akan terbiasa menggunakan fasilitas hotel, sehingga ketika berada di Tanah Suci tidak mengalami kesulitan adaptasi. Setiap kamar di Embarkasi Jogja akan diisi oleh tiga orang jamaah,” terangnya. Ia menambahkan, jamaah haji dari Embarkasi Jogja dijadwalkan mulai berangkat pada April 2026.

Baca Juga : Luncurkan Skuad Lengkap, Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) Siap Tancap Gas di Proliga 2026

Pada fase pemulangan atau debarkasi, sistem pelayanan juga dirancang lebih ringkas dan efisien. Jamaah akan langsung diantar dari bandara menuju daerah asal masing-masing, sementara proses keimigrasian dan bea cukai telah diselesaikan di Tanah Suci. Skema ini dinilai mampu memangkas waktu tunggu sekaligus menghadirkan efisiensi dan kenyamanan bagi jamaah.

“Jogja menjadi satu-satunya embarkasi berbasis hotel di Indonesia. Kami mengusung slogan Berangkat ke Tanah Suci dari Tanah Istimewa,” kata Jauhar.

Sementara itu, Sekretaris IPHI DIY, Dr. Nur Ahmad Ghojali, menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji asal DIY tahun ini mencapai 3.147 jamaah, terdiri atas 2.954 jamaah reguler, 157 jamaah prioritas lanjut usia, 27 petugas haji daerah, serta 9 pembimbing dari KBIHU. Ia berharap kolaborasi antara IPHI DIY dan Kementerian Haji DIY terus diperkuat demi mewujudkan penyelenggaraan haji yang semakin berkualitas.

Dengan terwujudnya embarkasi mandiri dan layanan berbasis hotel, Yogyakarta tidak sekadar mencatat sejarah baru, tetapi juga menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan haji yang bermartabat, humanis, dan berkelas—sejalan dengan jati dirinya sebagai Tanah Istimewa. (Chaidir)

  • Penulis: Chaidir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Ngalarang dan SD Muhammadiyah Sapen Juara MLSC Yogyakarta Seri 2

    SDN Ngalarang dan SD Muhammadiyah Sapen Juara MLSC Yogyakarta Seri 2

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Stadion Tridadi Sleman menjadi saksi lahirnya kisah besar pada laga pamungkas MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Yogyakarta Seri 2 2025–2026, Minggu (1/2). Ketegangan terjaga hingga detik terakhir, menghadirkan drama comeback, adu mental, serta selebrasi juara yang menutup turnamen pembinaan sepak bola putri usia dini ini dengan penuh emosi. Di kategori Kelompok Umur (KU) […]

  • Nyaris Lolos ke Singapura, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 54 Ribu Benih Lobster di YIA

    Nyaris Lolos ke Singapura, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 54 Ribu Benih Lobster di YIA

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Bea Cukai Yogyakarta berhasil menggagalkan penyelundupan 54.096 ekor benih bening lobster (baby lobster) di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Minggu (1/3/2026). Penyelundup mencoba membawa komoditas berharga ini menuju Singapura melalui penerbangan internasional pukul 08.33 WIB. Aksi sigap ini bermula saat petugas Avsec mencurigai citra X-Ray dua koper milik penumpang berinisial HK dan AW. Hasil pindai […]

  • MilkLife Soccer Challenge Konsisten Dorong Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini

    MilkLife Soccer Challenge Konsisten Dorong Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Derap langkah para siswi sekolah dasar, sorak dukungan dari pinggir lapangan, serta ekspresi tegang dan gembira yang silih berganti menjadi pemandangan khas sepanjang pelaksanaan MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 2 2025–2026. Lebih dari sekadar turnamen, ajang ini menjelma menjadi ruang belajar dan bertumbuh bagi calon-calon pesepak bola putri Indonesia. Diselenggarakan pada 27 […]

  • Sulap Mangrove Jadi Produk Ekonomis di Cilacap

    Sulap Mangrove Jadi Produk Ekonomis di Cilacap

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Hutan mangrove (bakau) seringkali dipandang sebatas kawasan konservasi atau pencegah abrasi. Namun, di Kelurahan Karangtalun, Cilacap Utara, mahasiswa dan mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 37 Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil menyulap komoditas lokal yang melimpah ini menjadi berbagai produk bernilai ekonomis tinggi. Melalui acara bertajuk “Pemanfaatan Mangrove menjadi Produk”, kelompok KKN UNS tidak […]

  • Bukan Lagi Cara Tradisional, Mahasiswa UNY Ajari Petani Klaten Budidaya Lele “Cerdas” Berbasis IoT

    Bukan Lagi Cara Tradisional, Mahasiswa UNY Ajari Petani Klaten Budidaya Lele “Cerdas” Berbasis IoT

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Pemandangan tak biasa terlihat di Desa Prawatan, Klaten. Sekelompok warga, termasuk ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani, kini tidak lagi beternak lele dengan cara konvensional. Mereka belajar mengatur jadwal pakan lewat aplikasi di ponsel pintar dan memantau kualitas air kolam melalui sensor canggih. Inilah revolusi kecil yang dibawa oleh tim mahasiswa dari PPK Ormawa BEM […]

  • Bonus Puluhan Juta Mengalir untuk Skuad Cosmo JNE FC

    Bonus Puluhan Juta Mengalir untuk Skuad Cosmo JNE FC

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–JNE kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Sebagai sponsor utama Cosmo JNE FC, JNE memberikan apresiasi berupa bonus uang tunai senilai puluhan juta rupiah kepada para pemain dan official yang berprestasi membela Timnas Futsal Indonesia di berbagai ajang internasional. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Timnas Futsal Indonesia Senior yang sukses meraih medali […]

expand_less