Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Viral Video Ritual Zikir di Kaki Candi Prambanan, Pengelola Minta Maaf dan Perketat Pengawasan

Viral Video Ritual Zikir di Kaki Candi Prambanan, Pengelola Minta Maaf dan Perketat Pengawasan

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Jagat media sosial baru-baru ini dikejutkan oleh unggahan akun Instagram _thinksmart.id yang memperlihatkan sekelompok pengunjung melakukan ritual keagamaan di area Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Dalam video berdurasi sekitar satu menit tersebut, nampak rombongan yang mengenakan busana serba putih dan bersurban sedang duduk khidmat melakukan zikir di salah satu bagian kaki candi.

Pemandangan ini mencolok lantaran dilakukan di tengah keramaian wisatawan. Dalam rekaman tersebut, terlihat pengunjung lain menyaksikan aksi tersebut dari belakang sembari menggunakan payung untuk menghalau terik matahari. Hingga Senin (29/12/2025), unggahan tersebut telah memanen lebih dari 6.500 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 4.500 kali, memicu beragam reaksi dari warganet.

Menanggapi kegaduhan tersebut, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (PT TWC) selaku pengelola kawasan, akhirnya angkat bicara. Pihak manajemen memberikan klarifikasi terkait waktu, asal rombongan, hingga langkah tegas yang diambil untuk menjaga marwah situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia tersebut.

Kronologi dan Identitas Rombongan

Berdasarkan keterangan resmi PT TWC, peristiwa tersebut dipastikan terjadi pada tanggal 25 Desember 2025 pukul 11.00 WIB. Aksi ritual zikir tersebut berlokasi di sisi utara Candi Siwa, yang merupakan bangunan utama di kompleks Prambanan.

Rombongan diketahui berjumlah sekitar 11 orang yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Saat kejadian berlangsung, Polisi Khusus (Polsus) Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X sebenarnya telah memberikan peringatan langsung kepada kelompok tersebut di lokasi kejadian.

Sebagai tindak lanjut, pihak manajemen PT TWC saat ini sedang melakukan koordinasi intensif dengan BPK Wilayah X serta otoritas keamanan setempat. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kewaspadaan dan perhatian terhadap perilaku wisatawan di dalam zona inti candi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Corporate Secretary Group Head PT TWC, Destantiana Nurina, dalam pernyataan tertulisnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas ketidaknyamanan yang muncul. Ia menegaskan bahwa pihaknya sangat menghargai niat luhur masyarakat dalam berekspresi secara spiritual, namun tetap harus mengikuti aturan cagar budaya.

“Kami mohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang muncul akibat peristiwa ini. Kami bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X akan meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah, dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan,” ujar Destantiana dalam pernyataan resminya, Senin (29/12/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Candi Prambanan memiliki status sebagai Warisan Dunia UNESCO yang struktur fisik dan nilai historisnya harus dijaga dengan sangat ketat. Oleh karena itu, setiap aktivitas di zona inti candi wajib dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pihak berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh wisatawan yang datang untuk menghormati keberadaan Candi Prambanan sesuai dengan kaidah pelestarian cagar budaya. PT TWC berkomitmen untuk terus menjadikan Candi Prambanan sebagai pusat inspirasi dunia yang terbuka bagi semua, selama selaras dengan prinsip pelestarian dan pariwisata berkualitas,” tutupnya. (*)

Poin Penting Aturan Berkunjung di Candi Prambanan:

  • Zona Inti Candi: Merupakan area suci dan cagar budaya yang memiliki aturan ketat terkait perilaku pengunjung.
  • Aktivitas Khusus: Setiap kegiatan doa atau ritual kolektif wajib mendapatkan izin dan koordinasi dari BPK Wilayah X.
  • Norma Budaya: Pengunjung diimbau menjunjung tinggi nilai luhur situs yang bercorak Hindu sesuai dengan kaidah pelestarian sejarah.

 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melibatkan Puluhan Siswa, PAN DIY Gelar Lomba Cerdas Cermat Islami PANDA’I Antar SMA/Sederajat se-DIY

    Melibatkan Puluhan Siswa, PAN DIY Gelar Lomba Cerdas Cermat Islami PANDA’I Antar SMA/Sederajat se-DIY

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta (DPW PAN DIY) menyelenggarakan kegiatan lomba Cerdas Cermat Islami PANdai antar SMA/Sederajat se-DIY. Lomba bertema “Generasi Cerdas Masa Depan Berkualitas” berlangsung Minggu Pagi (08/03/2026) di Kantor DPW PAN DIY, Jalan Imogiri Timur No. 111 Yogyakarta. Lomba yang memperebutkan total hadiah Rp 7 juta ini diadakan […]

  • Jaecoo J5 EV Pikat Konsumen Jogja dengan Kamera 540 Derajat dan Fast Charging 28 Menit

    Jaecoo J5 EV Pikat Konsumen Jogja dengan Kamera 540 Derajat dan Fast Charging 28 Menit

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Kehadiran mobil listrik Jaecoo J5 EV di Yogyakarta terbukti memicu kegembiraan pasar. Baru sehari setelah peluncuran resminya di Jakarta, mobil yang langsung viral ini diperkenalkan perdana di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa (4/11/2025), dengan banderol mulai dari Rp 264.900.000,00. Antusiasme tinggi dari konsumen menjadi sinyal positif bagi distributor. Irawan Nurisman, Direktur PT Sumber Baru Wahana […]

  • Sulap Sampah Jadi Berkah, Tiga Inovator Sosial dari Jogja hingga Probolinggo Juarai Kompetisi CIMB Niaga

    Sulap Sampah Jadi Berkah, Tiga Inovator Sosial dari Jogja hingga Probolinggo Juarai Kompetisi CIMB Niaga

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tiga inovator sosial dari Yogyakarta, Pasuruan, dan Probolinggo berhasil “menyulap” barang-barang tak terpakai—mulai dari botol plastik, limbah kayu, hingga kulit kerang—menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ide cemerlang mereka sukses menyingkirkan lebih dari 500 pendaftar lainnya dan dinobatkan sebagai yang terbaik dalam ajang Community Link #JadiNyata 2025 yang digelar PT Bank CIMB Niaga Tbk. Kompetisi […]

  • LAZ Al Azhar Yogyakarta Siap Luncurkan Gerakan Orang Tua Asuh untuk Anak Yatim dan Dhuafa

    LAZ Al Azhar Yogyakarta Siap Luncurkan Gerakan Orang Tua Asuh untuk Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO — Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas kebermanfaatan sosial melalui program Gerakan Orang Tua Asuh (GOTAS) di Pondok Yatim dan Dhuafa Al Hafidh Yogyakarta. Program ini mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari perjuangan membangun masa depan anak-anak yatim dan dhuafa melalui dukungan biaya hidup, pendidikan dan memberikan […]

  • Waspada Bahaya Sisa Obat. IAI Sleman Luncurkan Program “Sleman Resik Obat” Selamatkan Keluarga dan Lingkungan

    Waspada Bahaya Sisa Obat. IAI Sleman Luncurkan Program “Sleman Resik Obat” Selamatkan Keluarga dan Lingkungan

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Praktik membuang sisa obat atau obat kedaluwarsa secara sembarangan terbukti berpotensi membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan. Merespons tantangan ini, Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Sleman meluncurkan sebuah program revolusioner bertajuk “Sleman Resik Obat”. Kegiatan peluncuran ini, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, berlangsung di Lapangan Pemda Sleman, […]

  • Tamparan Keras Sri Sultan untuk Tren “Viralitas”: Jangan Sampai Algoritma Kalahkan Hati Nurani!

    Tamparan Keras Sri Sultan untuk Tren “Viralitas”: Jangan Sampai Algoritma Kalahkan Hati Nurani!

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah gempuran konten yang hanya mengejar kecepatan dan angka views, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melontarkan pengingat tajam bagi dunia pers. Sultan menegaskan bahwa di era pasca-kebenaran (post-truth) saat ini, pers sedang berada di persimpangan jalan antara menjadi penjaga demokrasi atau justru menjadi ancaman bagi kebenaran itu sendiri. Pesan mendalam ini […]

expand_less