Breaking News
Trending Tags
Beranda » EKBIS » “Street Food” Jepang Hadir di Yogyakarta Lewat “60 Seconds to Tokyo”, Ini 7 Hotel Archipelagi yang Berpartisipasi

“Street Food” Jepang Hadir di Yogyakarta Lewat “60 Seconds to Tokyo”, Ini 7 Hotel Archipelagi yang Berpartisipasi

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Ming, 19 Jul 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Demam kuliner Jepang terus melanda Indonesia, termasuk di Yogyakarta. Kini masyarakat tak perlu jauh-jauh terbang ke Negeri Sakura untuk menikmati sensasi street food Jepang. Melalui program 60 Seconds to Tokyo, tujuh hotel jaringan Archipelago menghadirkan pengalaman bersantap ala jalanan Tokyo dengan menu autentik, minuman khas, hingga beragam aktivitas bertema Jepang yang berlangsung mulai Juli hingga Desember 2026.

Program ini menjadi bagian dari Archipelago Global Flavours Series, sebuah kampanye kuliner internasional yang menghadirkan cita rasa dari berbagai negara ke hotel-hotel Archipelago di Indonesia. Setelah sukses mengusung tema Korea melalui 60 Seconds to Seoul, kini giliran Tokyo menjadi destinasi kuliner yang dihadirkan bagi para pecinta masakan Jepang.

Tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap Jepang menjadi latar belakang lahirnya program tersebut. Berdasarkan SiteMinder Changing Traveller Report 2025, Jepang merupakan destinasi luar negeri yang paling diminati wisatawan Indonesia dengan dipilih oleh 33 persen responden. Sementara data Japan National Tourism Organization (JNTO) menunjukkan jumlah wisatawan Indonesia ke Jepang sepanjang Januari-November 2025 mencapai 558.900 orang atau meningkat 26,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tren itu tidak hanya menunjukkan tingginya minat berwisata ke Jepang, tetapi juga semakin besarnya ketertarikan masyarakat terhadap budaya dan kuliner Negeri Sakura.

Tujuh Hotel Archipelago Sajikan Menu Khas Tokyo

Program 60 Seconds to Tokyo dapat dinikmati di tujuh hotel Archipelago di Yogyakarta, yaitu Harper Malioboro Yogyakarta, The Alana Hotel & Conference Center Malioboro, The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Royal Malioboro by Aston, Aston Gejayan Yogyakarta Hotel & Conference Center, Hotel Neo Malioboro, dan favehotel Malioboro.

Mengangkat konsep Japanese Street Food, setiap hotel menyajikan sepuluh menu signature yang terinspirasi dari jajanan populer di Tokyo.

Pengunjung dapat menikmati Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Sauce, Hambagu, Prawn Tempura Nori Taco, Takoyaki, Wagyu Burger, Yakimeshi Fried Rice, hingga Menchi Katsu.

Tak hanya itu, pengalaman bersantap juga dilengkapi dengan dua hidangan penutup, yakni Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheesecake, serta empat minuman khas yang terdiri atas Shizuku Matcha Cooler, Shiso-Basil Berry, Sakura Sunset, dan Hojicha Latte.

Seluruh menu diolah menggunakan bahan berkualitas dengan teknik memasak yang mempertahankan karakter kuliner Jepang, namun tetap disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.

General Manager Harper Malioboro Yogyakarta, Wawan Eja Sukmawan, mengatakan program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap daripada sekadar menikmati makanan.

“Melalui 60 Seconds to Tokyo, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang membawa para tamu seolah berada di tengah suasana jalanan Tokyo. Tidak hanya menyajikan hidangan khas Jepang yang autentik, kami juga ingin menciptakan momen bersantap yang berkesan melalui perpaduan cita rasa, suasana, dan berbagai aktivitas bertema Jepang,” ujarnya.

Chef dari hotel Archipelago Group di Yogyakarta saat presentasi menu Street food Jepang. (istimewa)

Menurut Wawan, program tersebut diharapkan menjadi alternatif destinasi kuliner baru bagi masyarakat Yogyakarta maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana Jepang tanpa harus meninggalkan Indonesia.

Ren dan Reina Lengkapi Pengalaman Kuliner Jepang

Tidak hanya menghadirkan beragam menu spesial, 60 Seconds to Tokyo juga memperkenalkan dua karakter ikonik, Ren dan Reina, yang menjadi wajah kampanye kuliner ini.

Ren merupakan karakter berdarah Indonesia-Jepang, sementara Reina adalah perempuan Jepang yang menetap di Indonesia. Keduanya merepresentasikan perpaduan budaya sekaligus kecintaan terhadap cita rasa autentik street food Jepang.

Melalui kisah Ren dan Reina, pengalaman menikmati kuliner Jepang dibuat lebih hidup. Bukan hanya menikmati makanan, pengunjung juga diajak merasakan cerita, budaya, dan nostalgia khas jalanan Tokyo.

Selama program berlangsung hingga 31 Desember 2026, ketujuh hotel juga akan menggelar berbagai event activation bertema Jepang, seperti cooking class, workshop, hingga beragam kegiatan interaktif lainnya. Setiap hotel menghadirkan agenda yang berbeda sehingga masyarakat memiliki alasan untuk kembali berkunjung dan menikmati pengalaman yang selalu baru.

Dengan perpaduan menu autentik, atmosfer Jepang, serta berbagai aktivitas budaya, 60 Seconds to Tokyo diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner baru di Yogyakarta bagi pencinta street food Jepang maupun wisatawan yang ingin merasakan pengalaman bersantap ala Tokyo dalam suasana hotel yang nyaman. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aset Ini Harus Dimiliki Masyarakat Untuk Proteksi Saat Rupiah Fluktuatif

    Aset Ini Harus Dimiliki Masyarakat Untuk Proteksi Saat Rupiah Fluktuatif

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Industri asuransi jiwa Indonesia diproyeksikan tetap memiliki prospek positif pada 2026. Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), total pendapatan premi industri mencapai Rp 133,22 triliun hingga kuartal III-2025. Pendapatan premi tersebut meski turun tipis 1,1 persen secara tahunan, namun, jumlah orang yang tertanggung mencapai lebih dari 151 juta jiwa, tumbuh sekitar 12,8 […]

  • Sam Sianata, Sang Maestro Multi-Dimensi yang Menjahit Pesan Lingkungan dalam Karya Kelas Sultan

    Sam Sianata, Sang Maestro Multi-Dimensi yang Menjahit Pesan Lingkungan dalam Karya Kelas Sultan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah hiruk-pikuk industri seni yang makin kompetitif, muncul satu nama yang belakangan menjadi desas-desus hangat di kalangan kolektor papan atas: Sam Sianata. Seniman yang dikenal eksentrik, visioner, dan spiritual ini menghadirkan karya yang tidak hanya dipandang, tetapi dihayati—karya yang merayakan keindahan sambil mengingatkan manusia tentang tanggung jawab ekologisnya. Di Bali, tempat banyak maestro […]

  • DARI TATHMAINNUL QULUB MENUJU NAFSUL MUTHMAINNAH

    DARI TATHMAINNUL QULUB MENUJU NAFSUL MUTHMAINNAH

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    Teras Malioboro – Dalam Al-Quran, kita menemukan kata tathmainnu dan muthmainnah, yang berasal dari akar kata ط م ن. Dari akar kata yang sama lahir istilah thuma’ninah, sebuah istilah yang sangat dikenal dalam hadis, tasawuf, dan khazanah keislaman untuk menggambarkan keadaan hati yang tenang dan mantap. Karena itu, ketika berbicara tentang tathmainnu, thuma’ninah, dan muthmainnah, […]

  • Kelanjutan Kasus di Purwokerto, Fakta Baru Terungkap bahwa Korban Diminta Tutup Mulut oleh Sang Ratu Investasi Bodong

    Kelanjutan Kasus di Purwokerto, Fakta Baru Terungkap bahwa Korban Diminta Tutup Mulut oleh Sang Ratu Investasi Bodong

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Mengejutkan! Sejumlah fakta baru terungkap dalam perkembangan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan Ratu Investasi Bodong NHS alias Dika (36), pemilik Kedai Tuas di Banyumas. Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga “mengintimidasi” secara psikis para korbannya. Informasi dari sejumlah korban yang telah melapor ke Polresta Banyumas, mereka diminta oleh […]

  • Dua Jam Bertemu Wagub, Konjen RI di New York Sebut Serat Nanas  

    Dua Jam Bertemu Wagub, Konjen RI di New York Sebut Serat Nanas  

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO—Konjen RI di New York, Winanto Adi menyebut, Jogja memiliki banyak potensi yang bisa disinergikan dengan New York. Salah satunya adalah potensi pertekstilan khususnya serat nanas. Hal ini terungkap dalam pertemuan selama dua jam antara Winanto Adi dengan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Senin (17/11/2025) di Gedhong Pare Anom Kompleks Kepatihan Yogyakarta. […]

  • Diikuti 14 Perguruan Tinggi, Campus League Basketball Regional Yogya Segera Dimulai

    Diikuti 14 Perguruan Tinggi, Campus League Basketball Regional Yogya Segera Dimulai

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Setelah Basketball Regional Surabaya selesai melahirkan Universitas Surabaya sebagai juara putra-putri, kompetisi Campus League Season 1 berlanjut ke Regional Yogyakarta mulai 30 April hingga 7 Mei 2026. Bertempat di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, Yogyakarta, Basketball Regional Yogyakarta akan diikuti oleh 13 perguruan tinggi yang datang dari kawasan […]

expand_less