Iwan Setyawan: Tiga DPC PERADI DIY Harus Jadi Kekuatan Baru Penegakan Keadilan
- account_circle Warjono
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Pelantikan Pengurus DPC PERADI Sleman, Kota Yogyakarta dan Bantul. (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Pelantikan tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan. Momentum tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Advokat Indonesia (DPN PERADI) sekaligus Ketua Panitia Pelantikan, Dr. H. PK. Iwan Setyawan, S.H., M.H., menegaskan kepengurusan baru harus mampu menerjemahkan amanah organisasi menjadi kerja nyata.
Pesan itu disampaikan Iwan dalam pelantikan pengurus DPC PERADI Sleman, DPC PERADI Kota Yogyakarta, dan DPC PERADI Bantul periode 2026–2030 di Pendopo Parasamya Sleman, Jumat (11/9/2026).
Menurut Iwan, pelantikan bersama tiga DPC menjadi momentum krusial untuk memperkokoh organisasi PERADI di wilayah DIY. Lebih dari itu, kepengurusan baru dituntut mampu menghadirkan pelayanan hukum yang semakin profesional, beretika, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui pelantikan pengurus DPC PERADI Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul periode 2026–2030 ini, kami menegaskan kesiapan seluruh jajaran pengurus dan advokat untuk menjalankan amanah profesi secara bertanggung jawab, beretika, dan bermartabat,” kata Iwan.
Satu Agenda Besar: Perkuat Profesionalisme Advokat
Iwan mengatakan konsolidasi organisasi menjadi semakin penting di tengah tantangan profesi advokat yang terus berkembang. Kompleksitas persoalan hukum masyarakat menuntut advokat tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas dan tanggung jawab profesi.
Karena itu, kepengurusan baru DPC PERADI Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul diharapkan tidak berhenti pada penguatan administrasi organisasi. Ketiganya harus menjadi motor peningkatan kualitas advokat sekaligus memperluas kontribusi profesi terhadap penegakan hukum.
“Kami berharap kepengurusan baru yang dilantik ini menjadi wadah pengabdian yang solid serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam penegakan keadilan dan pendampingan hukum bagi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta,” lanjutnya.
Pesan tersebut sejalan dengan harapan Bupati Sleman Harda Kiswaya agar organisasi advokat tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat.
Harda menilai posisi advokat sangat strategis dalam sistem penegakan hukum. Di tengah persoalan masyarakat yang semakin kompleks, profesi advokat dituntut tidak hanya menguasai aspek hukum, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, independensi, etika, serta keberpihakan pada kebenaran dan keadilan.
“Advokat tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dan pemahaman hukum yang kuat, tetapi juga harus menjunjung tinggi integritas, independensi, etika, serta keberpihakan pada kebenaran dan keadilan,” tegas Harda.
Menurut Harda, profesi advokat merupakan profesi yang mulia. Karena itu, kehormatan profesi harus dijaga melalui komitmen terhadap kode etik dan integritas dalam setiap tindakan.
Ia mengingatkan para pengurus yang baru dilantik dengan pitutur Jawa, “Ajining Diri Dumunung Ono Ing Lathi”. Harga diri dan kehormatan penegak hukum, kata Harda, dipertaruhkan melalui setiap ucapan, komitmen, dan integritas dalam menjalankan profesi.
Harda bahkan mendorong agar DPC PERADI Sleman DIY dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi advokat, aparat penegak hukum, perguruan tinggi, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat,” ujarnya.
Sementara itu, tiga DPC yang dilantik masing-masing memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. DPC PERADI Sleman dipimpin Hamzal Wahyudin, S.H. sebagai ketua, Agustam, S.H. sebagai sekretaris, dan Stefanio Dwi Pracihno, S.H. sebagai bendahara.
DPC PERADI Kota Yogyakarta dipimpin Kris Triwanto, S.H. sebagai ketua, R. Hendri Wicaksono W, S.H. sebagai sekretaris, dan Rahmat Hendro Saputro, S.H. sebagai bendahara.
Sementara DPC PERADI Bantul dipimpin H. Yassir Anwar, SP., S.H. sebagai ketua, Tidar Setiawan, S.H. sebagai sekretaris, dan Kharis Amrullah, S.H., M.H. sebagai bendahara.
Pelantikan tersebut digelar oleh DPN PERADI/Indonesian Bar Federation dengan mengusung nilai”Bersatu, Berintegritas, Berprofesional, Berprestasi”. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar