Breaking News
Trending Tags
Beranda » PENDIDIKAN » Wali Kota Magelang Dorong Pendidikan Berkualitas dan Inklusif

Wali Kota Magelang Dorong Pendidikan Berkualitas dan Inklusif

  • account_circle Chaidir
  • calendar_month Ming, 9 Agu 2026
  • comment 0 komentar

* Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa.

* Kota Magelang mencatat TKA tertinggi di Jawa Tengah melalui inovasi dan adaptasi sistem pendidikan.

” Pemkot dorong pendidikan inklusif, beasiswa, dan rencana Smart School mulai 2027.

TERAS MALIOBORO — Komitmen kuat terhadap kemajuan pendidikan kembali ditegaskan Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, dalam ajang AYWS X HAWS Expo 2026 yang berlangsung di Kampus HAWS Magelang, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pendidikan, baik di tingkat lokal maupun global.

Expo tersebut dihadiri oleh akademisi dari North Illinois University (NIU), yakni Prof. James Cohan, Ph.D. dan Prof. Teresa Wasonga, Ph.D., serta para Kepala Satuan Pendidikan (KSP) se-Kota Magelang dan seluruh unit AYWS–HAWS. Kehadiran tokoh pendidikan internasional ini dinilai sebagai suntikan inspirasi bagi pengembangan sistem pendidikan yang lebih adaptif dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Damar menyampaikan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak bisa dilepaskan dari kualitas pendidikannya. Ia menilai kehadiran AYWS–HAWS di Kota Magelang sebagai langkah strategis dalam memperkaya pilihan pendidikan bagi masyarakat.

“Saya melihat ini sebagai awal dari sesuatu yang besar. Konsep pendidikan yang ditawarkan memiliki fondasi kuat dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya.

Baca Juga : AYWS–HAWS Bangun Ekosistem Pendidikan Global Berbasis Nilai Keislaman

Damar juga menyoroti pentingnya keberanian untuk berinovasi dalam dunia pendidikan. Menurutnya, pendekatan “Amati, Tiru, dan Modifikasi” menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan tanpa harus terjebak dalam proses yang berlarut-larut.

Ia mencontohkan, berbagai kebijakan yang diterapkan di Kota Magelang, termasuk pengaturan jam masuk sekolah lebih pagi, sempat menuai pro dan kontra. Namun, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya membangun disiplin dan budaya belajar yang lebih kuat.

“Perubahan pasti ada tantangan. Tapi kalau kita yakin itu baik, harus kita jalankan dengan konsisten,” tegasnya.

Upaya tersebut, lanjutnya, telah menunjukkan hasil positif. Kota Magelang kini mencatatkan capaian nilai Tes Kemampuan Akademis (TKA) tertinggi di Jawa Tengah untuk jenjang SD dan SMP. Capaian ini menjadi indikator bahwa transformasi pendidikan di daerah berjalan ke arah yang tepat.

Lebih jauh, Damar menekankan bahwa pendidikan harus mampu mengakomodasi keberagaman potensi peserta didik. Ia mengingatkan agar pendidik dan orang tua tidak memaksakan standar yang sama kepada setiap anak.

Baca Juga : AYWS, Sekolah Islam Profesional dengan Layanan Psikologi Terintegrasi

“Setiap anak punya keunikan. Tugas kita adalah menemukan dan mengembangkan potensi itu, bukan menyeragamkan,” katanya.

Pemerintah Kota Magelang, lanjut Damar, membuka peluang luas bagi berkembangnya berbagai model pendidikan, termasuk sekolah berstandar internasional. Ia menilai kehadiran beragam institusi pendidikan justru akan menciptakan ekosistem yang sehat dan kompetitif secara positif.

Selain itu, ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan akses pendidikan yang merata. Tidak boleh ada anak yang terputus dari pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.

“Pendidikan adalah hak dasar. Negara harus hadir memastikan semua anak bisa sekolah,” ujarnya.

Sebagai langkah ke depan, Pemkot Magelang tengah menyiapkan program sekolah unggulan berbasis teknologi atau Smart School yang direncanakan mulai berjalan pada 2027. Program ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi siswa berpotensi tinggi untuk berkembang secara maksimal.

Baca Juga : Hafidh Asrom World Schools Jadi Tonggak Baru Pendidikan Global di Magelang

Di sisi lain, Damar juga mendorong penguatan program beasiswa bagi siswa kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan berkualitas. Ia menegaskan bahwa keadilan dalam pendidikan harus menjadi prioritas bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Damar turut menyampaikan apresiasi kepada Drs. HA Hafidh Asrom, MM, atas kontribusinya dalam menghadirkan lembaga pendidikan berstandar internasional di Kota Magelang. Ia berharap kolaborasi ini dapat melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.

“Kalau kita ingin memutus rantai kemiskinan dan membangun masa depan yang lebih baik, maka jawabannya adalah pendidikan,” ujarnya. (Chaidir)

  • Penulis: Chaidir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekor! Ketepatan Waktu Aduan E-Lapor DIY Tembus 97 Persen, Sekda Ni Made: Jangan Antikritik dan Kaku

    Rekor! Ketepatan Waktu Aduan E-Lapor DIY Tembus 97 Persen, Sekda Ni Made: Jangan Antikritik dan Kaku

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan lonjakan performa signifikan dalam merespons suara masyarakat. Sepanjang tahun 2025, tingkat ketepatan waktu penanganan aduan melalui sistem E-Lapor DIY meroket hingga 97,29%, naik tajam dari tahun sebelumnya yang hanya berada di angka 78,46%. Meski secara angka sangat impresif, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, mengingatkan […]

  • MLSC Yogyakarta Seri 1 2026–2027: Sapen Kembali Juara, Tarakanita Bumijo I Ukir Sejarah

    MLSC Yogyakarta Seri 1 2026–2027: Sapen Kembali Juara, Tarakanita Bumijo I Ukir Sejarah

    • calendar_month Ming, 20 Sep 2026
    • 0Komentar

    SD Muhammadiyah Sapen mempertahankan gelar juara KU 12 setelah menang tipis 1-0 atas SDN Kalasan 1. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah dengan meraih gelar perdana KU 10 setelah mengalahkan SD Muhammadiyah Sapen 3-1. MLSC Yogyakarta diikuti 1.292 atlet dari 76 SD/MI, dengan kompetisi KU 10, KU 12, serta Festival SenengSoccer KU 8.   TERAS […]

  • Dolar Melambung, Henky Sampatti Huang Tetap Percaya Ekonomi Indonesia Bergerak: “Pasar Kita 280 Juta Orang”

    Dolar Melambung, Henky Sampatti Huang Tetap Percaya Ekonomi Indonesia Bergerak: “Pasar Kita 280 Juta Orang”

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Ketika kurs dolar Amerika Serikat terus menguat dan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi menjadi perbincangan di berbagai kalangan, pengusaha retail bangunan asal Yogyakarta, Henky Sampatti Huang, justru melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda. Bagi pendiri dan CEO Qhomemart itu, kekuatan ekonomi Indonesia tidak semata ditentukan oleh naik turunnya kurs mata uang asing. Ada fondasi […]

  • Hanya 19 Unit! Cara Cerdas Miliki Hunian Mewah di Sebelah Kraton Jogja Modal Rp 10 Juta

    Hanya 19 Unit! Cara Cerdas Miliki Hunian Mewah di Sebelah Kraton Jogja Modal Rp 10 Juta

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Kesempatan memiliki hunian eksklusif di jantung Kota Yogyakarta kini semakin terbatas. Nirwana Villas Malioboro baru saja mengonfirmasi tingginya minat pasar melalui kesuksesan gelaran Open House Show Unit Tipe Kamala yang berlangsung pada 20–21 Desember 2025. Terletak strategis di Jalan Mayjen Sutoyo, proyek ini menjadi incaran utama bagi para investor yang memahami nilai prestisius dari […]

  • Iwan Setyawan: Tiga DPC PERADI DIY Harus Jadi Kekuatan Baru Penegakan Keadilan

    Iwan Setyawan: Tiga DPC PERADI DIY Harus Jadi Kekuatan Baru Penegakan Keadilan

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Pelantikan tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan. Momentum tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat. Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Advokat Indonesia (DPN PERADI) sekaligus Ketua Panitia Pelantikan, Dr. H. […]

  • Kartini Masa Kini: Telkom Targetkan 27% Pemimpin Perempuan di Level Manajerial pada 2030

    Kartini Masa Kini: Telkom Targetkan 27% Pemimpin Perempuan di Level Manajerial pada 2030

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Momentum peringatan Hari Kartini 2026 menjadi panggung bagi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk mempertegas komitmennya dalam kesetaraan gender. Tak sekadar wacana, TelkomGroup secara resmi menetapkan target ambisius untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di level manajerial hingga mencapai 27% pada tahun 2030. Langkah ini merupakan bagian dari pilar Empower Our People dalam strategi keberlanjutan […]

expand_less