Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Selamat
- account_circle Warjono
- calendar_month Rab, 10 Jun 2026
- comment 0 komentar

Tim SAR mengevakuasi korban tercebur sumur di Donoharjo Sleman. (Dok Tim SAR DIY)
TERAS MALIOBORO–Seorang warga Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 10 meter pada Senin (10/6/2026) dini hari. Beruntung, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan yang bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.
Korban diketahui bernama Nur Aziz (31), warga Wonosari RT 02 RW 03, Donoharjo, Ngaglik, Sleman. Insiden terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat korban hendak mengambil jebakan tikus yang berada di sekitar area sumur.
Diduga kondisi lingkungan yang gelap serta permukaan yang licin membuat korban kehilangan keseimbangan dan terpeleset hingga terjatuh ke dalam sumur.
Kabar mengenai kejadian tersebut segera diteruskan kepada petugas. Setelah menerima laporan, Unit Siaga Basarnas Sleman bersama unsur SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.
Evakuasi Gunakan Teknik Vertical Rescue
Setibanya di lokasi, tim melakukan asesmen cepat untuk mengetahui kondisi korban serta menentukan metode evakuasi yang paling aman. Mengingat kedalaman sumur mencapai sekitar 10 meter, tim memutuskan menggunakan teknik vertical rescue dengan dukungan peralatan khusus penyelamatan di ruang sempit dan vertikal.
Proses evakuasi berlangsung hati-hati dan terukur. Petugas berhasil menjangkau korban yang berada di dasar sumur, kemudian mengangkatnya ke permukaan menggunakan sistem tali dan perlengkapan penyelamatan standar SAR.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan langsung mendapatkan penanganan awal dari petugas medis di lokasi.
Korban Dilarikan ke RSA UGM
Setelah berhasil dievakuasi, Nur Aziz selanjutnya dibawa ke RSA UGM untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut guna memastikan tidak terdapat cedera serius akibat insiden tersebut.
Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman, Dhedi Prasetya, mengatakan keberhasilan operasi penyelamatan tidak lepas dari respons cepat petugas serta sinergi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
“Setelah menerima laporan, tim segera bergerak menuju lokasi dan melakukan asesmen. Korban berada di kedalaman sekitar 10 meter di dalam sumur. Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan evakuasi menggunakan teknik vertical rescue dan korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Selanjutnya korban kami serahkan kepada tim medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di RSA UGM,” ujar Dhedi.
Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Basarnas mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sumur, terutama pada malam hingga dini hari ketika kondisi pencahayaan terbatas.
Selain itu, warga juga diimbau memastikan area sumur memiliki pagar pengaman atau penutup yang memadai guna mengurangi risiko kecelakaan serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas sederhana di sekitar sumur tetap memiliki potensi bahaya, terutama ketika dilakukan pada kondisi minim penerangan dan permukaan yang licin. Berkat kesigapan Tim SAR Gabungan, nyawa korban berhasil diselamatkan dan kejadian tidak berujung fatal. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar