Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Hafidh Asrom World Schools Jadi Tonggak Baru Pendidikan Global di Magelang

Hafidh Asrom World Schools Jadi Tonggak Baru Pendidikan Global di Magelang

  • account_circle Chaidir
  • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Komitmen Kota Magelang untuk naik kelas di sektor pendidikan kian menemukan momentumnya. Rencana hadirnya Hafidh Asrom World Schools disambut antusias oleh Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, yang melihatnya sebagai peluang besar membawa wajah pendidikan kota ini ke level global.

Dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan hangat antara jajaran Pemerintah Kota Magelang dan manajemen Hafidh Asrom Yogyakarta Foundation (HAYF) di Kantor Wali Kota, Kamis (2/4/2026). Hadir dalam kesempatan itu Pembina HAYF Drs HA Hafidh Asrom MM, Ketua HAYF Eni Yustini SE dan jajaran staf, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho.

Sekolah yang akan berdiri di kawasan eks SMK Yudya Karya, Jalan Ahmad Yani itu dirancang sebagai lembaga pendidikan Islam berstandar internasional. Tak sekadar membangun sekolah, proyek ini dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan sumber daya manusia di Magelang.

Damar secara terbuka mengaku telah lama menantikan kehadiran sekolah dengan label internasional di kotanya. Baginya, konsep “world school” bukan hanya soal nama, tetapi tentang kesiapan menghadirkan kualitas pendidikan yang mampu bersaing secara global.

“Ini yang saya tunggu-tunggu. Magelang butuh sekolah internasional. Jadi begitu ada rencana ini, saya langsung sangat mendukung,” ujarnya.

Baca Juga : Alumni SMAN 1 Magelang Dukung Berdirinya Hafidh Asrom World Schools

Ia menilai, arah pembangunan Kota Magelang yang bertumpu pada sektor jasa menjadikan pendidikan sebagai salah satu pilar utama. Di tengah keterbatasan luas wilayah, justru sektor pendidikan dinilai mampu menjadi pengungkit daya saing daerah.

“Magelang ini kecil, tapi potensinya besar. Pendidikan, kesehatan, dan pariwisata jadi kekuatan kita. Dan pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan,” tegasnya.

Lebih jauh, Damar menekankan pentingnya konsistensi dalam mengusung konsep internasional. Ia berharap Hafidh Asrom World Schools tidak setengah hati dalam membangun sistem, mulai dari penggunaan bahasa asing hingga penguatan identitas sekolah.

“Kalau sudah pakai label internasional, harus total. Bahasa Inggrisnya kuat, branding-nya jelas, sehingga bisa menarik minat dari luar daerah,” katanya.

Dukungan pemerintah kota juga tidak berhenti pada tataran wacana. Pemkot Magelang, kata Damar, siap mengawal proses pendirian sekolah, termasuk dalam hal perizinan dan penyesuaian regulasi pendidikan. “Kami siap bantu koordinasi dengan dinas terkait agar semua berjalan sesuai aturan,” imbuhnya.

Pertama di Magelang

Sementara itu, Nurwiyono Slamet Nugroho menyebut kehadiran Hafidh Asrom World School sebagai langkah pionir di Magelang. Selama ini, menurutnya, belum ada sekolah yang secara tegas mengusung branding internasional. “Ini yang pertama di Magelang. Tentu kami menyambut baik,” ujarnya.

Ia optimistis, kehadiran sekolah ini akan memberikan efek berantai, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga ekonomi. Dengan potensi menarik siswa dari luar daerah, Magelang berpeluang menjadi magnet baru pendidikan regional.

“Kalau banyak siswa dari luar masuk ke Magelang, dampaknya akan luas, termasuk pada perputaran ekonomi,” jelasnya.

Di sisi yayasan, Hafidh Asrom menegaskan bahwa Hafidh Asrom World Schools merupakan pengembangan dari konsep pendidikan Al Azhar yang telah dipadukan dengan pendekatan global. Sekolah ini akan didukung oleh jaringan Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) dan mengintegrasikan kurikulum nasional dengan penguatan internasional.

Selain bahasa Inggris, sekolah ini juga akan memperkenalkan bahasa Mandarin sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dinamika global.

Hafidh menargetkan proses renovasi gedung selesai pada Juni 2026, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada tahun ajaran baru. Pada tahap awal, sekolah akan membuka jenjang TK dan SD. “Kami targetkan Juni selesai, dan tahun ajaran baru sudah bisa berjalan,” ujarnya.

Dengan konsep tersebut, Hafidh optimistis sekolah ini tidak hanya menjadi pilihan warga Magelang, tetapi juga mampu menarik minat masyarakat dari wilayah sekitar seperti Temanggung, Wonosobo, hingga Kedu Raya.

Kehadiran Hafidh Asrom World School pun kini bukan sekadar proyek pendidikan, melainkan bagian dari langkah besar menjadikan Magelang sebagai kota jasa yang unggul di bidang pendidikan—sebuah pijakan menuju panggung global. (Chaidir)

  • Penulis: Chaidir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adam Air: Kisah Raja Langit Bertarif Murah yang Hilang Ditelan Sejarah Penerbangan Indonesia

    Adam Air: Kisah Raja Langit Bertarif Murah yang Hilang Ditelan Sejarah Penerbangan Indonesia

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–​Masih ingat sensasi terbang dengan Adam Air? Maskapai dengan branding “darah biru” ini muncul bak meteor pada awal 2000-an, menjanjikan tiket murah, namun tetap menyajikan makanan di pesawat. Adam Air mampu mengubah peta persaingan penerbangan Indonesia dengan begitu cepat, memaksa maskapai lain beradaptasi atau tertinggal. ​Didirikan sebagai PT Adam SkyConnection Airlines, maskapai swasta yang […]

  • Penerimaan Bea Cukai Jogja Lampaui Target, Layanan Haji 2026 Akan Jadi Prioritas

    Penerimaan Bea Cukai Jogja Lampaui Target, Layanan Haji 2026 Akan Jadi Prioritas

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Yogyakarta mencatatkan performa impresif sepanjang tahun 2025. Dalam acara Media Gathering yang digelar pada Selasa (20/01/2026), instansi ini melaporkan realisasi penerimaan negara yang melampaui target serta memaparkan strategi pelayanan haji sebagai fokus utama tahun ini. Sepanjang tahun 2025, Bea Cukai Yogyakarta berhasil […]

  • Panggung 12 Negara: Wondr by BNI International Challenge Hadir di Jogja, Perebutkan Total Hadiah USD 20.000

    Panggung 12 Negara: Wondr by BNI International Challenge Hadir di Jogja, Perebutkan Total Hadiah USD 20.000

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Yogyakarta kembali menjadi tuan rumah ajang bulutangkis prestisius, Wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025. Turnamen level International Challenge ini akan mempertemukan atlet dari 12 negara dan memperebutkan total hadiah sebesar USD 20.000. Gelaran akbar hasil kolaborasi Wondr by BNI, Badminton Asia Confederation, dan PBSI ini akan berlangsung selama dua pekan berturut-turut di GOR […]

  • Dua Penambang Tewas Diterjang Lahar Dingin Merapi di Sungai Senowo Magelang, Dua Masih Dicari

    Dua Penambang Tewas Diterjang Lahar Dingin Merapi di Sungai Senowo Magelang, Dua Masih Dicari

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Banjir lahar dingin dari puncak Gunung Merapi menerjang aliran Sungai Senowo, Kabupaten Magelang, Selasa (3/3/2026). Empat penambang pasir terseret arus deras saat beraktivitas di bantaran sungai. Hingga Rabu siang, tim SAR menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian. Hujan deras yang mengguyur kawasan puncak Merapi sejak siang hingga […]

  • UMKM Prambanan Naik Kelas, IDM Dukung Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM di Kawasan Candi Prambanan

    UMKM Prambanan Naik Kelas, IDM Dukung Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM di Kawasan Candi Prambanan

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–InJourney Destination Management (IDM) menyelenggarakan program Ambara Budaya Peningkatan Kapasitas UMKM dan Pendukung Pariwisata di kawasan Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM untuk mendukung aktivitas pariwisata berkualitas di kawasan Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko. Kegiatan diikuti oleh 100 pelaku UMKM dari tiga wilayah kecamatan yang berada di […]

  • UMKM Lokal Tampil Maksimal di Livin’ Fest 2025 Yogyakarta: Akselerasi Ekonomi Digital Bersama Bank Mandiri

    UMKM Lokal Tampil Maksimal di Livin’ Fest 2025 Yogyakarta: Akselerasi Ekonomi Digital Bersama Bank Mandiri

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, melalui perayaan HUT ke-27, menjadikan Livin’ Fest 2025 di Yogyakarta sebagai panggung utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Festival yang berlangsung empat hari, 22 hingga 25 Oktober 2025, ini secara nyata mempercepat inklusi keuangan dengan mewujudkan ekosistem transaksi non-tunai yang melibatkan puluhan mitra Livin’ Merchant Bank Mandiri. […]

expand_less