Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Media Lokal Hadapi Era Sulit, Komdigi Sebut Kepercayaan Publik Lebih Berharga dari Kecepatan

Media Lokal Hadapi Era Sulit, Komdigi Sebut Kepercayaan Publik Lebih Berharga dari Kecepatan

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Persaingan media memasuki babak baru. Di tengah banjir informasi dari media sosial, kecerdasan buatan (AI), hingga menjamurnya pembuat konten digital, media lokal kini menghadapi tantangan yang jauh lebih berat. Dalam situasi itu, kepercayaan publik media lokal dinilai menjadi modal yang jauh lebih berharga daripada sekadar menjadi yang paling cepat menyajikan berita.

Pesan tersebut menjadi benang merah dalam Workshop “Membangun Media Lokal Berkelanjutan” yang digelar di Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). Sejumlah pemangku kepentingan industri media menegaskan bahwa masa depan media tidak lagi ditentukan oleh kecepatan publikasi semata, melainkan oleh kemampuan menjaga kredibilitas dan menghadirkan informasi yang akurat.

Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Farida Dewi Maharani, mengatakan perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap industri media secara fundamental. Disrupsi teknologi membuat kompetisi semakin ketat karena kanal distribusi informasi terus bertambah, sementara sumber pendapatan media tidak tumbuh sebanding.

“Perubahan yang kita hadapi sangat signifikan. Teknologi bukan hanya mendisrupsi media, tetapi juga berbagai sektor lainnya,” ujarnya.

Menurut Farida, tantangan media saat ini telah bergeser. Jika sebelumnya kecepatan menjadi ukuran utama, kini masyarakat justru semakin membutuhkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang harus dipertahankan adalah bagaimana media mampu menghadirkan informasi yang terpercaya di ruang publik, khususnya di ruang digital. Karena itu, media harus terus bertransformasi menjadi media yang kredibel,” katanya.

Pernyataan itu sekaligus menjadi dorongan agar media lokal tidak terjebak dalam perlombaan mengejar klik dan kecepatan, tetapi memperkuat kualitas jurnalistik sebagai pembeda dari berbagai platform digital lainnya.

Krisis Kepercayaan Jadi Tantangan Industri Media

Ketua Komite Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Muhammad Jazuli, menilai tantangan terbesar industri media saat ini adalah menurunnya kepercayaan masyarakat akibat maraknya hoaks, judul sensasional (clickbait), hingga pemberitaan yang membangun framing negatif.

Di sisi lain, pola konsumsi informasi masyarakat juga berubah drastis. Jika sebelumnya masyarakat lebih banyak membaca berita, kini sebagian besar memperoleh informasi melalui konten video di berbagai platform media sosial.

“Kalau dulu masyarakat lebih banyak membaca berita, sekarang mereka lebih banyak menonton konten di media sosial,” ujarnya.

Perubahan tersebut membuat siapa pun dapat menjadi produsen informasi tanpa memahami prinsip-prinsip jurnalistik maupun etika pers.

Karena itu, menurut Jazuli, media arus utama memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar. Produk jurnalistik harus memenuhi standar Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, ketentuan Dewan Pers, hingga berbagai regulasi yang mengatur penyajian informasi.

“Kepercayaan masyarakat menjadi kebutuhan utama. Jika kepercayaan itu hilang, media juga akan kehilangan audiens sekaligus legitimasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, aset paling bernilai yang dimiliki perusahaan media bukan hanya teknologi, jumlah pembaca, ataupun banyaknya kanal digital, melainkan kepercayaan publik yang dibangun melalui konsistensi menghadirkan berita berkualitas.

Jurnalisme Positif Dinilai Semakin Relevan

Selain menjaga akurasi, workshop juga menyoroti pentingnya mengembangkan jurnalisme positif. Pendekatan ini bukan berarti mengabaikan persoalan yang terjadi di masyarakat, melainkan menyampaikan fakta secara utuh dengan perspektif yang memberi solusi, harapan, dan optimisme.

Media juga diharapkan mampu mengambil peran lebih luas sebagai penggerak perubahan sosial, memperkuat solidaritas masyarakat, sekaligus membangun narasi yang mendorong semangat kebangsaan.

Untuk menjaga kualitas pemberitaan, peserta workshop didorong menerapkan empat prinsip utama sebelum mempublikasikan informasi, yaitu menghindari penggunaan visual yang dapat menimbulkan trauma, tidak memakai narasi provokatif, menghadirkan narasumber yang mampu menenangkan situasi, serta mengonfirmasi perkembangan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum agar informasi yang diterima masyarakat utuh dan berimbang.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Tribun Jogja, Ibnu Taufik Juwariyanto, mengajak insan pers mulai mengubah paradigma lama bahwa hanya berita buruk yang memiliki nilai jual.

Menurutnya, masyarakat kini juga membutuhkan berita-berita berkualitas yang memberi inspirasi, solusi, dan harapan.

“Bad news is good news, but good news is good news too,” ujarnya.

Pesan itu menegaskan bahwa masa depan media lokal tidak akan ditentukan oleh siapa yang paling cepat memublikasikan berita. Di tengah derasnya arus informasi digital, media yang mampu menjaga kepercayaan publik media lokal justru memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Santri dan Ustadz Dapat Layanan Mata Gratis, YPPIM – RS dr Yap Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

    100 Santri dan Ustadz Dapat Layanan Mata Gratis, YPPIM – RS dr Yap Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO — Upaya meningkatkan kualitas kesehatan para penghafal dan pembelajar Al-Qur’an kembali diwujudkan Yayasan Pusat Pengembangan Islam Mataram (YPPIM) DIY. Bekerja sama dengan Rumah Sakit Mata dr Yap, YPPIM menggelar layanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi santri, ustadz, dan tenaga pendidik di lingkungan lembaga Islam se-DIY, Minggu (7/12/2025). Bertempat di Gedung Monumen […]

  • Ajang Indonesia Fundraising Award 2025, BMM Kembali Raih Dua Penghargaan

    Ajang Indonesia Fundraising Award 2025, BMM Kembali Raih Dua Penghargaan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO  – Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) kembali meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025 dalam kategori Fundraising ZISWAF Berbasis Korporasi Terbaik dan Fundraising Qurban Terbaik. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Direktur Institut Fundraising Indonesia, Sri Sugiastuti kepada Direktur Eksekutif BMM, Tegar Sangga Barkah dan Direktur Penghimpunan, […]

  • Luncurkan Skuad Lengkap, Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) Siap Tancap Gas di Proliga 2026

    Luncurkan Skuad Lengkap, Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) Siap Tancap Gas di Proliga 2026

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Menjelang Proliga 2026 Putri, Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) sekaligus mengumumkan susunan lengkap tim voli putri profesionalnya. Peluncuran ini menandai kesiapan JLM untuk bersaing di level tertinggi kompetisi voli nasional, sekaligus mempertegas akselerasi peran bank berkode emiten BMRI ini dalam pengembangan prestasi olahraga nasional. Tak sekadar membentuk […]

  • Bantuan Living Cost Mahasiswa Terdampak Bencana Tahap II, Begini Alurnya

    Bantuan Living Cost Mahasiswa Terdampak Bencana Tahap II, Begini Alurnya

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO– Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, resmi memperpanjang bantuan biaya hidup (living cost) bagi 1.296 mahasiswa asal Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang menempuh studi di Yogyakarta. Langkah strategis ini merupakan bantuan tahap kedua yang diberikan Ngarsa Dalem setelah sebelumnya skema serupa sukses menyelamatkan masa depan mahasiswa terdampak bencana pada fase […]

  • Doa, Tangis Haru dan Pelukan Hangat Iringi Ikhtiar Siswa SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta Menjelang Ujian

    Doa, Tangis Haru dan Pelukan Hangat Iringi Ikhtiar Siswa SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta Menjelang Ujian

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Suasana haru menyelimuti ruang Auditorium Al Hafidh, Kampus Al Azhar Yogyakarta World School (AYWS) Sleman, ketika ratusan siswa kelas IX SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta bersama orang tua mereka berkumpul dalam acara doa dan motivasi bertajuk “Jihad Pelajar: Taklukkan Ujian, Raih Prestasi, Banggakan Orang Tua dan Sang Pencipta.” Kegiatan pada Jumat […]

  • Rayakan Tahun Baru 2026 di Candi Prambanan: Konser Epik, Kuliner Legendaris dan Misi Kemanusiaan

    Rayakan Tahun Baru 2026 di Candi Prambanan: Konser Epik, Kuliner Legendaris dan Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menjelang tutup tahun, Candi Prambanan bersiap menyuguhkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Mengusung tema “Hadiah dari Warisan Budaya, Ada Cerita Penuh Makna,” IDM menyulap situs warisan dunia ini menjadi pusat perayaan yang menggabungkan kemegahan sejarah dengan kehangatan silaturahmi. Mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, pengunjung akan disuguhi rangkaian festival yang dirancang untuk […]

expand_less