IPHI DIY Kirim Bantuan Rp117 Juta, Warga Terdampak Bencana NTT Masih Butuh Dukungan
- account_circle Chaidir
- calendar_month Sen, 5 Okt 2026
- comment 0 komentar

- IPHI DIY menyalurkan Rp117,147 juta melalui IPHI NTT sebagai bentuk solidaritas bagi warga NTT terdampak bencana.
- Bantuan ditransfer melalui BPD Syariah DIY dan akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Manggarai dan Manggarai Timur.
- IPHI NTT mengapresiasi kepedulian IPHI DIY, sekaligus berharap dukungan berlanjut untuk pemulihan rumah ibadah, sekolah, dan fasilitas sosial.
TERAS MALIOBORO – Jarak yang membentang antara Yogyakarta dan Nusa Tenggara Timur (NTT) tak menjadi penghalang untuk menunjukkan kepedulian. Ketika sebagian masyarakat NTT masih berjuang melewati dampak bencana, keluarga besar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ikut bergerak.
Sebesar Rp117.147.000 bantuan dana disalurkan IPHI DIY melalui Pengurus Wilayah IPHI NTT. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang masih menghadapi situasi sulit pascabencana.
Penyerahan bantuan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (2/10/2026). Momen tersebut mempertemukan jajaran IPHI DIY dan IPHI NTT bersama Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, H Erman Suparno.
Meski dilakukan dari dua wilayah berbeda, pesan yang disampaikan terasa sama: masyarakat NTT tidak menghadapi cobaan ini sendirian.
Setelah seremoni penyerahan, dana bantuan langsung ditransfer melalui BPD Syariah DIY untuk kemudian dikoordinasikan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di NTT.
Dari jajaran IPHI DIY hadir Ketua PW IPHI DIY H Noor Hamid, Sekretaris Dr H Nur Ahmad Ghojali MA, Bendahara Susilo, pengurus Majelis Taklim Perempuan (WTP) IPHI DIY, serta Arif Wijayanto dari BPD Syariah DIY.
BACA JUGA :
20 Tahun Gempa Yogyakarta, InJourney Latih 300 Siswa Jadi Agen Tanggap Bencana
AXA Mandiri dan Karyawan Bersatu Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Nusa Tenggara Timur
15 Hari Menembus Dampak Gempa NTT, PMI DIY Bantu Pulihkan Kesehatan Warga
Ketua PW IPHI DIY, Drs HA Hafidh Asrom MM, mengatakan bantuan tersebut lahir dari semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah diuji bencana.
“Atas nama keluarga besar IPHI DIY, kami turut berduka cita atas bencana yang terjadi di NTT. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Hafidh.
Ia menyadari bantuan yang disalurkan belum tentu mampu menjawab seluruh kebutuhan masyarakat terdampak. Namun, menurutnya, kepedulian tidak selalu diukur dari besar kecilnya bantuan, melainkan dari kemauan untuk hadir ketika saudara sedang membutuhkan.
“Walaupun nilainya tidak banyak, mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi banyak orang dan menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” katanya.
Ketika Bantuan Menjadi Simbol Persaudaraan
Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, H Erman Suparno, memberikan apresiasi terhadap langkah IPHI DIY. Menurutnya, solidaritas yang ditunjukkan keluarga besar IPHI memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang berada dalam situasi sulit.
Bencana yang melanda sejumlah wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur dan kawasan Manggarai Raya, telah memberikan tekanan besar terhadap kehidupan masyarakat.
“Solidaritas dan kepedulian seperti yang kita tunjukkan pada hari ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi cobaan,” kata Erman.
Ia berharap bantuan tersebut segera sampai kepada warga yang membutuhkan. Erman juga meminta jajaran IPHI NTT mendokumentasikan penyaluran bantuan melalui foto dan video sebagai bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang diberikan.
Dokumentasi tersebut sekaligus diharapkan dapat menjadi laporan kepada pemerintah daerah mengenai proses penyaluran bantuan di lapangan.
“Kami titip salam dan kepedulian ini kepada masyarakat NTT, termasuk kepada para kepala daerah. Mudah-mudahan bantuan ini benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Belum Semua Warga Bisa Kembali Normal
Dari NTT, Ketua PW IPHI NTT H Jamaludin Ahmad menggambarkan bahwa perjuangan masyarakat belum selesai. Setelah fase tanggap darurat, warga masih harus berhadapan dengan persoalan tempat tinggal, mata pencaharian hingga fasilitas umum yang terdampak.
“Sebagian masyarakat masih berada di tenda-tenda pengungsian. Bahkan bagi mereka yang sudah kembali ke rumah, situasi belum sepenuhnya aman,” ungkap Jamaludin.
Aktivitas ekonomi juga belum sepenuhnya pulih. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat masih kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Dampak bencana bahkan menyentuh fasilitas sosial dan keagamaan milik masyarakat muslim di sejumlah wilayah pesisir. Masjid, musala, langgar, sekolah dan panti asuhan menjadi bagian dari fasilitas yang ikut terdampak.
Karena itu, Jamaludin berharap solidaritas yang muncul tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan sesaat. Setelah kebutuhan darurat terpenuhi, masyarakat juga membutuhkan dukungan untuk membangun kembali fasilitas yang rusak.
“Kebutuhan konsumtif memang sangat penting untuk membantu masyarakat bertahan dalam situasi darurat. Namun, ke depan kami juga berharap ada dukungan untuk pemulihan rumah ibadah, sekolah, panti asuhan, dan fasilitas sosial lainnya yang terdampak,” katanya.
Bantuan dari IPHI DIY selanjutnya akan dikoordinasikan bersama jajaran IPHI di daerah, terutama di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Prioritas diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Seluruh proses penyaluran juga akan didokumentasikan agar amanah bantuan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.
Bagi Jamaludin, bantuan dari Yogyakarta bukan sekadar angka dalam sebuah transfer dana. Di balik Rp117 juta tersebut terdapat pesan persaudaraan bahwa di tengah ujian, masih ada tangan-tangan yang bersedia membantu.
“Atas nama masyarakat dan jajaran IPHI NTT, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada IPHI DIY atas kepedulian, solidaritas, dan bantuan yang diberikan. Semoga menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan dalam rezeki, umur, kesehatan, serta semakin menguatkan khidmat kita dalam melayani umat,” ujarnya. (Chaidir)
- Penulis: Chaidir






Saat ini belum ada komentar