JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan Umrah, Hadiah Loyalitas Setelah 12 Tahun Mengabdi
- account_circle Warjono
- calendar_month Sen, 21 Sep 2026
- comment 0 komentar

Karyawan JNE yang akan berangkat umrah berpamitan ke Presdir JNE. (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Belasan tahun bekerja mengantarkan paket dan menjaga layanan tetap berjalan akhirnya membawa Dasef Kurniawan ke sebuah perjalanan yang sama sekali tak pernah ia bayangkan. Kurir JNE Jakarta Inbound Departemen itu menjadi salah satu dari lebih dari 1.200 karyawan JNE yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah bersama keluarga.
Bagi Dasef, perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar hadiah atas masa kerja. Setelah lebih dari 12 tahun mengabdi, keberangkatan tersebut terasa seperti sebuah panggilan yang datang melalui tempatnya bekerja.
“Saya merasa ini adalah undangan langsung dari Allah SWT yang hadir melalui JNE. Mengabdi lebih dari 12 tahun di perusahaan ini mengajarkan saya arti loyalitas, dan hari ini saya merasakan balasan terindah yang pernah ada,” tutur Dasef, dengan mata berkaca-kaca.
Kisah Dasef menjadi bagian dari perjalanan besar JNE pada 2026. Perusahaan jasa logistik tersebut memberangkatkan lebih dari 1.200 Ksatria dan Srikandi JNE bes Desember 2026. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang,erta keluarga untuk menunaikan ibadah umrah dalam 20 kloter.
Keberangkatan dilakukan secara bertahap mulai 16 September hingga 16 Desember 2026. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, Yogyakarta, dan sejumlah kota lainnya.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi bagi karyawan yang telah memberikan pengabdian selama lebih dari 12 tahun.
Dari Loyalitas Karyawan hingga Perjalanan Spiritual
Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, hadir langsung dalam pelepasan kloter pertama di Anara Hotel, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu, 16 September 2026.
Bagi Feriadi, keberangkatan ribuan karyawan ke Tanah Suci memiliki makna yang lebih jauh dibandingkan sekadar program penghargaan. Tradisi tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari nilai yang diwariskan pendiri JNE, almarhum H. Soeprapto Soeparno.
“Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno. Memberikan kesempatan bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk beribadah ke Tanah Suci adalah tradisi apresiasi atas loyalitas tanpa batas yang mereka berikan kepada perusahaan,” ujar Feriadi.
Ia berharap pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci tidak berhenti ketika para peserta kembali ke Indonesia.
Menurut Feriadi, umrah dapat menjadi momentum untuk meneladani perjalanan Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Karena itu, para karyawan diharapkan pulang dengan semangat baru untuk kembali menjalankan pekerjaan sekaligusapaki jejak Rasulullah memberikan pelayanan terbaik.
“Umrah adalah momentum menapaki jejak Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima,” katanya.
Program ini juga berlangsung ketika JNE memasuki usia ke-36 tahun dengan tema “Melesat Hebat”. Feriadi berharap perjalanan spiritual tersebut dapat menjadi sumber motivasi bagi para peserta dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.
Semangat itu kemudian dikaitkan dengan filosofi JNE, “Connecting Happiness”. Bukan hanya menghubungkan pengirim dan penerima melalui kiriman, perusahaan juga ingin membangun kebahagiaan di lingkungan internal dan masyarakat.
Dari sisi pengembangan sumber daya manusia, Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, melihat program umrah sebagai bagian dari pembinaan yang lebih luas.
“Program Umrah dan Perjalanan Spiritual ini bukan sekadar reward atau bentuk apresiasi. Umrah sebagai kurikulum terbaik dari Allah adalah instrumen pembinaan internal,” ujar Fikri.
Ia menjelaskan, program tersebut diarahkan pada dua tujuan utama. Pertama, mendorong karyawan untuk memiliki visi dan misi hidup yang jelas dengan orientasi kebahagiaan dunia dan akhirat. Kedua, menjadikan pengalaman spiritual tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan ketakwaan dan menerapkannya dalam kehidupan keluarga, masyarakat, maupun lingkungan kerja.
Para peserta menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci dengan pendampingan Ustadz Jajang Al-Hajj. Keberangkatan pun tidak hanya diikuti karyawan dari kantor pusat, tetapi juga para Ksatria dan Srikandi dari jaringan JNE di berbagai daerah.
Menariknya, perjalanan ke Tanah Suci tahun ini juga menjadi pengalaman bagi sejumlah penerima penghargaan dari ajang JNE Content Competition 2026.
Idris Prasetyawan, pemenang Best of The Best kategori Foto Jurnalis Media asal Makassar, dijadwalkan berangkat pada awal Desember 2026. Baginya, kesempatan tersebut mewujudkan impian yang selama ini ia simpan.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JNE. Bisa berkunjung ke Baitullah adalah impian terbesar saya yang akhirnya diijabah Allah SWT melalui perantara JNE,” kata Idris.
Pengalaman serupa dirasakan Utomo Priyambodo, pemenang Best of The Best kategori Writing Jurnalis Media asal Depok. Ia menyebut kesempatan menunaikan umrah bersama JNE sebagai pengalaman spiritual yang mendalam.
Sementara itu, Golbi Tranado mendapat kesempatan serupa sebagai anggota JNE Loyalty Card (JLC) dengan transaksi tertinggi sekaligus pemenang JLC Race 2025.
“Berawal dari setiap resi pengiriman bersama JNE, siapa sangka berbuah panggilan ke Tanah Suci. Menerima rezeki umrah dari program JLC JNE adalah momen paling mengharukan dalam perjalanan usaha kami,” ujarnya.
Bagi ribuan peserta, perjalanan tersebut pada akhirnya memiliki cerita yang berbeda-beda. Ada yang melihatnya sebagai penghargaan setelah bertahun-tahun bekerja, ada yang menganggapnya sebagai jawaban atas doa, dan ada pula yang menjadikannya momentum untuk memperkuat kembali tujuan hidup.
Di antara mereka, Dasef menjadi salah satu yang merasakan langsung perubahan makna dari rutinitas bertahun-tahun mengantarkan kiriman.
“Kepedulian JNE terhadap kesejahteraan spiritual karyawan membuat saya semakin bangga menjadi bagian dari keluarga besar JNE. Saya yakin, dengan kebersamaan yang solid ini, JNE akan terus melaju pesat dan membawa kebahagiaan bagi banyak orang,” tuturnya. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar