Bukan Pesta Mewah, LG Pilih Rayakan 36 Tahun Bareng 6000 Keluarga Karyawan
- account_circle Warjono
- calendar_month Jum, 2 Okt 2026
- comment 0 komentar

Bersama ribuan karyawan, LG Electronics Indonesia merayakan HUT ke-36 di Pabrik Cibitung. (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Di tengah maraknya isu burnout, PHK massal, dan budaya kerja toxic di industri teknologi, LG Electronics Indonesia justru melakukan hal sebaliknya saat merayakan 36 tahun kehadirannya di Indonesia.
Bukan pesta mewah di hotel bintang lima untuk jajaran direksi. LG menggelar perayaan bertajuk Life’s Good Day dengan melibatkan keluarga karyawan. Jumlahnya tidak main-main, hanya dari area Jabodetabek saja pesertanya tembus 6.000 orang.
“Bagi LG, lingkungan kerja yang baik bukan hanya tentang pencapaian, tetapi juga tentang ruang yang memungkinkan setiap individu bertumbuh dan merasa menjadi bagian dari tujuan bersama,” ujar Ha Sang-chul dalam sambutannya, Jumat (19/9/2026).
Pernyataan Ha Sang-chul ini seolah menjadi sindiran halus bagi banyak perusahaan yang masih mengukur loyalitas karyawan dari lembur dan target. Bagi LG, filosofi Life’s Good tidak berhenti di iklan TV atau kulkas dua pintu. Filosofi itu dipaksa hidup di dalam perusahaan.

Keseruan perayaan LG ke 36 tahun. (istimewa)
Ha menjelaskan, perayaan yang digelar serentak dari September hingga November 2026 di berbagai lokasi ini bukan sekadar hura-hura. Ini adalah strategi untuk membangun kolaborasi lintas fungsi – dari operator pabrik di Tangerang dan Cibitung, tim R&D, hingga tim marketing dan layanan purna jual.
“Gelaran serentak ini seturut semangat untuk semakin terhubung dalam kebersamaan untuk menjadi semakin kuat dan terintegrasi,” katanya.
Selama 36 tahun, LG mengakui, tantangan terberatnya bukan bersaing dengan merek Korea atau China lain. Tantangannya adalah bagaimana membuat talenta Indonesia betah dan mau berinovasi.
“Semangat inilah yang terus menjadi fondasi penting dalam perjalanan LG di Indonesia sepanjang lebih dari tiga dekade ini,” tegas Ha.
Hasilnya terlihat hari ini. Infrastruktur LG di Indonesia kini bukan hanya untuk pasar lokal. Pabrik di Cibitung dan Tangerang menjadi basis ekspor global. Bahkan pusat R&D di Indonesia turut merancang TV LG yang dijual ke seluruh dunia.
Artinya, inovasi yang lahir dari ruang kerja yang sehat itu, kini dipakai oleh konsumen global. Ke depan, Ha memastikan LG tidak akan hanya fokus pada bisnis. Lewat payung besar LG Loves Indonesia, LG akan memperluas program LG Loves and Cares, LG Loves Green, LG Loves School, dan LG Loves Children.
Ini adalah cara LG membuktikan, perusahaan yang sudah melintas generasi di Indonesia, harus tumbuh bersama masyarakatnya, bukan hanya mengambil untung darinya.
“Dengan kolaborasi yang semakin kuat dan pengembangan talenta yang berkelanjutan, LG akan terus tumbuh bersama Indonesia,” tutup Ha Sang-chul. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar