7 Tahun Putar Modal, Perempuan Ini Gigih Besarkan Bisnis Ternak Sapi di Magelang
- account_circle Warjono
- calendar_month Ming, 30 Agu 2026
- comment 0 komentar

Umi Sarifah perempuan pengusaha dari Magelang yang sukses kembangkan bisnis ternak sapi. (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Membesarkan usaha peternakan sapi bukan perkara mudah. Modal harus terus berputar, kebutuhan usaha datang silih berganti, sementara bisnis harus tetap berjalan ketika peluang datang. Bagi Umi Sarifah, kondisi itu bukan sekadar teori. Selama bertahun-tahun, ia menjalaninya langsung dari usaha peternakan sapi pedaging yang dirintisnya di Magelang.
Di balik aktivitas peternakan yang terus bergerak, ada perjalanan panjang yang dibangun dengan ketekunan. Umi memilih bertahan, mengembangkan usaha sedikit demi sedikit, sekaligus mencari cara agar kebutuhan modal tidak menjadi penghambat pertumbuhan bisnisnya.
Salah satu langkah yang ditempuh Umi adalah memanfaatkan fasilitas dana tunai dari Astra Credit Companies (ACC) melalui ACC Danaku. Dana tersebut digunakannya untuk mendukung kebutuhan pengembangan usaha peternakan yang selama ini menjadi sumber penghidupannya.
Bukan hanya sekali. Selama tujuh tahun, Umi tercatat aktif melakukan top-up pinjaman ACC Danaku. Tambahan modal itu dimanfaatkan untuk menjaga sekaligus memperbesar kapasitas bisnisnya.
Bagi pengusaha yang bergerak di sektor peternakan, kemampuan menjaga arus modal memiliki peran penting. Bisnis harus terus berputar agar operasional berjalan dan kesempatan mengembangkan usaha tidak terlewat. Di titik inilah akses pembiayaan dapat menjadi salah satu pilihan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal.
Perjalanan Umi juga menarik karena berlangsung di Magelang, wilayah yang memiliki aktivitas peternakan sapi cukup kuat. Ia tidak sekadar menjalankan usaha untuk bertahan, tetapi terus mencari ruang untuk membuat bisnisnya tumbuh.
Ketika perempuan memilih menjadi penggerak ekonomi keluarga
Kisah Umi menunjukkan sisi lain dari geliat pengusaha perempuan di daerah. Menjalankan bisnis sendiri berarti berani mengambil keputusan, menghadapi risiko, sekaligus memastikan usaha tetap bertahan dari waktu ke waktu.
Semangat tersebut dinilai sejalan dengan nilai perjuangan perempuan yang terus berkembang hingga saat ini.
Branch Manager ACC Yogyakarta Sadrakh Abednego Setiawan melihat keberanian perempuan dalam membangun usaha sebagai energi yang layak mendapat dukungan.
“Semangat Kartini terus hadir dalam diri perempuan-perempuan yang berani mengambil langkah, membangun usaha, dan memperjuangkan masa depan yang lebih baik bagi dirinya maupun keluarga,” ujar Sadrakh.
Menurutnya, perjalanan Umi menjadi inspirasi bagi ACC untuk terus mendampingi masyarakat yang sedang mengembangkan usaha, terutama di wilayah Yogyakarta, Magelang dan sekitarnya.
ACC menghadirkan sejumlah pilihan pembiayaan bagi masyarakat, mulai dari pembiayaan mobil baru dan mobil bekas hingga fasilitas dana melalui ACC Danaku. Kehadiran pilihan tersebut ditujukan untuk memberikan akses pembiayaan yang dapat digunakan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bagi Umi, perjalanan tujuh tahun memanfaatkan pembiayaan bukanlah cerita tentang uang semata. Ada usaha yang terus bergerak di belakangnya, ada keputusan yang harus diambil, dan ada mimpi untuk membuat bisnis peternakan menjadi lebih besar.
Cerita seperti inilah yang memperlihatkan bahwa pertumbuhan sebuah usaha sering kali dibangun dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Modal memang penting, tetapi keberanian untuk terus bergerak dan ketekunan mempertahankan usaha menjadi bagian yang tidak kalah menentukan. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar