Pendidikan Khas Kejogjaan, Sultan Instruksikan Pemberlakuan di Seluruh Sekolah
- account_circle Warjono
- calendar_month Sen, 23 Feb 2026
- comment 0 komentar

Gubernur DIY Sri Sultan HB X. (istimewa)
TERAS MALIOBORO—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta seluruh sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerapkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) secara serentak. Targetnya, kebijakan ini mulai berlaku pada tahun ajaran baru 2026-2027.
Instruksi ini muncul, usai Sultan bertemu dengan Dewan Pendidikan DIY di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Senin (23/02). Sultan ingin nilai-nilai budaya Jogja segera merasuk ke dalam sistem pendidikan formal, mulai dari jenjang PAUD hingga Perguruan Tinggi.
Banyak orang khawatir kurikulum baru akan menambah beban siswa. Namun, Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisna Wibawa, meluruskan hal tersebut. PKJ bukanlah mata pelajaran baru yang berdiri sendiri.
“PKJ lebih kepada keilmuan yang kami sisipkan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada,” ujar Sutrisna.
Beberapa contoh penerapannya antara lain:
Pelajaran Agama: Memasukkan filosofi Sangkan Paraning Dumadi.
Bahasa Jawa: Integrasi bahasa dan unggah-ungguh.
IPS & Bahasa Indonesia: Penguatan literasi melalui wacana lokal Jogja.
Ampuh Perkuat Karakter Siswa
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Hasil uji coba di 10 sekolah sejak 2024 menunjukkan hasil luar biasa. Berdasarkan pengukuran karakter dengan skala 1-5, para siswa rata-rata meraih skor 4,1. Angka ini membuktikan bahwa nilai-nilai lokal efektif membentuk kepribadian siswa menjadi lebih baik.
Pemerintah DIY memastikan persiapan sudah matang sebelum peresmian (kepyakan) besar-besaran nanti. Dewan Pendidikan DIY telah menyiapkan Buku Panduan PKJ yang komprehensif, media pembelajaran kreatif serta Bimbingan Teknis (Bimtek) berkelanjutan bagi para guru.
Khusus untuk mahasiswa, pengenalan nilai Jogja akan mulai sejak masa orientasi kampus. Langkah ini bertujuan agar lulusan institusi pendidikan di DIY tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki akar budaya yang kuat. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar