Breaking News
Trending Tags
Beranda » NUSANTARA » Polisi Akan Tetapkan Tersangka Baru, Suami Nurma Menghilang?

Polisi Akan Tetapkan Tersangka Baru, Suami Nurma Menghilang?

  • account_circle Suryawan
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Jumlah korban tindak penipuan yang dilakukan Ratu investasi bodong, Nurma Handikasari (36) terus bertambah. Menurut Kasatreskrim Polresta Banyumas AKP Ardi Kurniawan, hingga Rabu (24/6/2026) tercatat ada 25 korban yang telah memberikan keterangan kepada polisi dengan total kerugian sekira Rp5 miliar.

Ardi mengatakan, penyidikan masih terus berjalan, serta membuka peluang adanya tersangka lain. Sebab, penyidik mengembangkan perkara penipuan itu ke dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) guna menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” ujarnya.

Disisi lain, berhembus kabar suami tersangka, Trio Afrianto, menghilang dan tidak diketahui keberadaannya sejak Nurma resmi mendekam di sel tahanan Polresta Banyumas. Hilangnya Trio memicu spekulasi mengenai keterlibatannya dalam operasional bisnis “tipu-tipu” sang istri, mengingat asset yang mereka miliki terdaftar atas nama keluarga dan kerabat terdekat.

Selama ini, warga mengenal Nurma alias Dika sebagai pengusaha sukses yang mengelola Cafe Kedai Tuas (Es Teler Tudung Asri) di jalur strategis Kecamatan Jatilawang. Bangunan yang megah dengan konsep casual dining modern tersebut terintegrasi dengan layanan wedding organizer (WO) dan katering. Namun, kemewahan itu bersumber dari penipuan sistematis terhadap masyarakat lanjut usia.

Nurma diduga menggunakan dana setoran para korban untuk membangun sejumlah aset properti, termasuk gedung cafe dan rumah mewah. Polisi telah bergerak cepat berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memblokir aset-aset tidak bergerak milik tersangka agar tidak dipindahtangankan selama proses hukum berlangsung.

Kelihaian sang Ratu Investasi Bodong dalam menipu tidak hanya menyasar investor luar, tetapi juga karyawannya sendiri. Ia diduga memanipulasi lima orang karyawan cafe untuk membantu tindak pidananya. Para karyawan ini mengaku bahwa rekening pribadi mereka dipinjam oleh Nurma untuk lalu lintas transaksi keuangan dalam nilai yang sangat besar.

Secara teknis, bisnis kotor yang dijalankan Nurma adalah skema ponzi atau money game. Sistem ini tidak memiliki roda bisnis atau aset produktif yang nyata; keuntungan besar yang dibagikan kepada investor lama murni berasal dari uang setoran anggota baru. Padahal, secara matematis, money game ini akan mengalami “gagal sistem” ketika arus kas masuk dari anggota baru lebih kecil daripada beban keuntungan yang harus dibayar.

Selain investasi bodong, Nurma juga memperdaya calon pengantin melalui jasa WO dan katering miliknya. Sejumlah konsumen yang sudah menyetorkan uang muka puluhan juta rupiah kini gigit jari. Menjelang hari pelaksanaan acara, komunikasi dengan manajemen Nurma menjadi sulit, dan janji-janji mengenai dekorasi serta gedung menguap begitu saja.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, menegaskan bahwa penerapan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) menjadi senjata utama penyidik. Melalui TPPU, polisi berkewajiban melacak (follow the money) dan menyita seluruh kekayaan hasil kejahatan, termasuk yang dialihkan kepada keluarga pelaku. Pihaknya juga mendorong para korban untuk segera melapor ke kepolisian, agar pengusutan kasus ini cepat selesai.

Selain melapor ke polisi, korban penipuan Nurma, dapat menempuh dua jalur hukum untuk mendapatkan kembali hak mereka, yaitu pertama melalui Restitusi via LPSK dimana korban mengajukan ganti rugi melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jika dikabulkan hakim, aset sitaan akan dilelang dan dibagikan secara proporsional kepada korban.

Kedua, gugatan PKPU atau Pailit jika proses pidana dirasa lambat. Korban dapat mendaftarkan gugatan perdata niaga agar aset pelaku dikelola oleh kurator independen dan dibagikan kepada kreditur (korban) tanpa menunggu vonis pidana selesai.

Wajar jika publik meminta kepolisian segera mencari dan memeriksa Trio Afrianto agar kasus penipuan ini bisa segera terungkap dan bisa memulihkan kerugian yang diderita korban. (***)

  • Penulis: Suryawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyaris Lolos ke Singapura, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 54 Ribu Benih Lobster di YIA

    Nyaris Lolos ke Singapura, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 54 Ribu Benih Lobster di YIA

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Bea Cukai Yogyakarta berhasil menggagalkan penyelundupan 54.096 ekor benih bening lobster (baby lobster) di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Minggu (1/3/2026). Penyelundup mencoba membawa komoditas berharga ini menuju Singapura melalui penerbangan internasional pukul 08.33 WIB. Aksi sigap ini bermula saat petugas Avsec mencurigai citra X-Ray dua koper milik penumpang berinisial HK dan AW. Hasil pindai […]

  • Resmi Jadi Embarkasi Haji 2026, YIA Siap Sambut 8.000 Jemaah

    Resmi Jadi Embarkasi Haji 2026, YIA Siap Sambut 8.000 Jemaah

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–Kabar gembira bagi calon jemaah haji! Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini resmi ditetapkan sebagai daerah embarkasi haji. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Haji dan Umrah No. 11 Tahun 2025, dan keberangkatan perdana dari Yogyakarta Internasional Airport (YIA) direncanakan mulai musim haji tahun 2026 mendatang. ​Persiapan Matang Sejak 2022 ​Sekda DIY, Ni Made […]

  • UMKM Prambanan Naik Kelas, IDM Dukung Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM di Kawasan Candi Prambanan

    UMKM Prambanan Naik Kelas, IDM Dukung Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM di Kawasan Candi Prambanan

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–InJourney Destination Management (IDM) menyelenggarakan program Ambara Budaya Peningkatan Kapasitas UMKM dan Pendukung Pariwisata di kawasan Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM untuk mendukung aktivitas pariwisata berkualitas di kawasan Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko. Kegiatan diikuti oleh 100 pelaku UMKM dari tiga wilayah kecamatan yang berada di […]

  • Adira Expo Berkah Ramadan Gempur Jogja dengan Promo Bunga Rendah dan Hadiah Umrah

    Adira Expo Berkah Ramadan Gempur Jogja dengan Promo Bunga Rendah dan Hadiah Umrah

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Adira Finance resmi menggelar solusi finansial besar-besaran di Yogyakarta. Mulai 6 hingga 8 Maret 2026, ajang Adira Expo Berkah Ramadan hadir di Ambarrukmo Plaza, untuk menjawab lonjakan kebutuhan masyarakat Yogyakarta menjelang Idul Fitri. Mengusung tema kepraktisan, pameran ini menawarkan skema kredit kendaraan hingga pembiayaan syariah dengan proses approval kilat di lokasi. “Kami memahami Ramadan […]

  • Waspada Bahaya Sisa Obat. IAI Sleman Luncurkan Program “Sleman Resik Obat” Selamatkan Keluarga dan Lingkungan

    Waspada Bahaya Sisa Obat. IAI Sleman Luncurkan Program “Sleman Resik Obat” Selamatkan Keluarga dan Lingkungan

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Praktik membuang sisa obat atau obat kedaluwarsa secara sembarangan terbukti berpotensi membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan. Merespons tantangan ini, Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Sleman meluncurkan sebuah program revolusioner bertajuk “Sleman Resik Obat”. Kegiatan peluncuran ini, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, berlangsung di Lapangan Pemda Sleman, […]

  • Sam Sianata, Sang Maestro Multi-Dimensi yang Menjahit Pesan Lingkungan dalam Karya Kelas Sultan

    Sam Sianata, Sang Maestro Multi-Dimensi yang Menjahit Pesan Lingkungan dalam Karya Kelas Sultan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah hiruk-pikuk industri seni yang makin kompetitif, muncul satu nama yang belakangan menjadi desas-desus hangat di kalangan kolektor papan atas: Sam Sianata. Seniman yang dikenal eksentrik, visioner, dan spiritual ini menghadirkan karya yang tidak hanya dipandang, tetapi dihayati—karya yang merayakan keindahan sambil mengingatkan manusia tentang tanggung jawab ekologisnya. Di Bali, tempat banyak maestro […]

expand_less