Breaking News
Trending Tags
Beranda » EKBIS » Samara Chocolates Hadir di Sleman, Ubah Kakao Nusantara Jadi Praline Premium Kelas Dunia

Samara Chocolates Hadir di Sleman, Ubah Kakao Nusantara Jadi Praline Premium Kelas Dunia

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Indonesia selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu produsen kakao terbesar di dunia. Namun ironisnya, sebagian besar biji kakao justru diekspor sebagai bahan mentah, diolah di luar negeri, lalu kembali ke Tanah Air dalam bentuk cokelat premium dengan harga berkali-kali lipat.

Kondisi itulah yang ingin diubah Samara Chocolates. Melalui grand launching di Sleman, Sabtu (1/8/2026), brand cokelat artisan asal Yogyakarta ini hadir membawa misi mengangkat kakao Nusantara menjadi praline premium berkelas dunia, sekaligus memperkenalkan pengalaman baru menikmati fine chocolate.

General Manager Samara Chocolates, Ayu Malani, mengatakan Samara lahir dari keyakinan bahwa Indonesia seharusnya tidak hanya dikenal sebagai penghasil biji kakao, tetapi juga mampu menciptakan produk cokelat premium yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Selama ini kakao Indonesia dibawa ke luar negeri, diolah, lalu masuk lagi ke Indonesia dengan harga yang jauh lebih mahal. Kami ingin menghadirkan cokelat premium yang dibuat di Indonesia dengan kualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Ayu.

Menurutnya, Samara bukan sekadar menjual cokelat, melainkan membawa cerita tentang kekayaan alam dan budaya Indonesia dalam setiap praline yang dihasilkan.

Nama Samara sendiri diambil dari istilah wing seed atau biji bersayap, yaitu benih kecil yang mampu terbang bersama angin hingga tumbuh di tempat baru.

“Filosofi itu kami pilih karena kami berharap Samara dapat terbang dari Yogyakarta menuju mancanegara sambil membawa cerita tentang kakao Indonesia kepada dunia,” katanya.

Angkat Cita Rasa Nusantara dalam Setiap Praline

Samara menggunakan kakao pilihan dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sulawesi, Jawa hingga Sumatera. Setiap daerah memiliki karakter rasa berbeda yang dipadukan melalui proses fermentasi, roasting, conching, dan tempering secara presisi untuk menghasilkan praline premium.

Ayu menegaskan kemewahan yang diusung Samara bukan sekadar soal harga, tetapi kualitas bahan baku, perhatian terhadap setiap detail, serta pengalaman yang dirasakan pelanggan ketika menikmati cokelat.

“Setiap potongan cokelat yang kami sajikan membawa cerita Nusantara,” ujarnya.

Mulai Senin mendatang, gerai Samara resmi beroperasi untuk umum. Selama Agustus, pelanggan juga bisa menikmati promo pembukaan berupa potongan harga 20 persen.

Selain praline premium, Samara juga menawarkan berbagai produk lain seperti cake berbahan cokelat.

Hadirkan 20 Varian Praline Unik

Chocolatier Samara, Awe Fatkhurochman, mengungkapkan saat ini Samara memiliki sekitar 20 varian praline dengan cita rasa yang terinspirasi dari kekayaan kuliner Indonesia maupun internasional.

Beberapa di antaranya adalah Wedang Uwuh, Kopi Joss, Rendang Spices, Rujak, Jamu Turmeric Ginger, Durian, Honey Salted Caramel, Jackfruit Cocopandan, Mango Chili, Sumatran Coffee & Milk, hingga Kunafa Pistachio.

Menurut Awe, keunggulan utama Samara terletak pada penggunaan cocoa butter asli, bukan lemak nabati yang banyak dipakai pada produk cokelat komersial.

“Kalau menggunakan lemak nabati biasanya ada sensasi yang tertinggal di mulut. Kami menggunakan cocoa butter asli sehingga rasa kakao lebih bersih dan karakter cokelatnya lebih terasa,” jelasnya.

Ia menambahkan, budaya menikmati praline memang masih belum terlalu populer di Indonesia. Karena itu Samara juga ingin mengedukasi masyarakat mengenai perbedaan cokelat premium dengan produk cokelat biasa.

Dorong Industri Cokelat Indonesia Naik Kelas

Co-Founder Cokelat nDalem, Wednes Aria Yuda, menyambut positif kehadiran Samara. Menurutnya, semakin banyak pelaku usaha yang serius mengembangkan cokelat premium akan memperkuat industri kakao nasional.

“Semakin banyak pemain, kompetisinya akan semakin sehat. Semua akan berlomba menghadirkan kualitas dan inovasi terbaik sehingga konsumen mendapatkan produk yang semakin baik,” katanya.

Yuda juga meluruskan anggapan bahwa konsumsi cokelat selalu memicu gangguan asam lambung.

Menurutnya, cokelat berkualitas yang menggunakan kakao asli justru aman dikonsumsi. Keluhan yang sering muncul umumnya disebabkan kualitas bahan baku yang kurang baik atau penggunaan lemak pengganti.

Bidik Pasar Premium dan Oleh-oleh Khas Jogja

Selain menyasar segmen premium dan korporasi, Samara juga ingin menjadi alternatif oleh-oleh khas Yogyakarta bagi wisatawan.

Dengan puluhan varian praline yang mengangkat cita rasa Nusantara, Samara optimistis mampu memperkuat daya tarik wisata kuliner sekaligus memperkenalkan kekayaan kakao Indonesia kepada pasar yang lebih luas.

“Kami ingin ikut mendukung pariwisata Yogyakarta. Harapannya, praline Samara bisa menjadi pilihan oleh-oleh premium dengan cita rasa yang berbeda sekaligus memperkenalkan kekayaan kakao Nusantara kepada dunia,” tutur Ayu. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIMB Niaga Raup Laba Rp 8,8 T, Kredit dan Transaksi Digital Meroket

    CIMB Niaga Raup Laba Rp 8,8 T, Kredit dan Transaksi Digital Meroket

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO—PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menutup tahun 2025 dengan capaian moncer. Bank ini sukses mencetak laba sebelum pajak konsolidasi Rp 8,8 triliun. Hasil ini membuktikan kesehatan fundamental perusahaan serta strategi bisnis yang tepat sasaran di tengah dinamika pasar. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan menyebut efisiensi dan manajemen risiko sebagai kunci […]

  • ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah dana mengendap pemerintah daerah (Pemda) di perbankan dengan data Bank Indonesia (BI). Alih-alih mendapatkan pembenaran, laporan Tito justru memancing kecurigaan keras dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ​Purbaya mempertanyakan validitas temuan Mendagri. Ia berpendapat, perbedaan data ini lebih mencerminkan kelalaian Pemda dalam pencatatan […]

  • Liburan Sekolah di Bandung, Ini 7 Aktivitas Seru yang Bisa Dinikmati Keluarga di de Braga by ARTOTEL

    Liburan Sekolah di Bandung, Ini 7 Aktivitas Seru yang Bisa Dinikmati Keluarga di de Braga by ARTOTEL

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Liburan sekolah tak selalu harus diisi dengan perjalanan jauh. Di jantung Kota Bandung, keluarga kini bisa menikmati pengalaman staycation yang memadukan wisata sejarah, kuliner, aktivitas kreatif hingga petualangan alam hanya dalam satu paket menginap. Melalui program “School’s Out, Fun Stay! – The Venture Stay”, de Braga by ARTOTEL menawarkan lebih dari sekadar kamar hotel. […]

  • Diskon Hingga Rp1 Juta: Pameran REIWA di Ambarukmo Plaza dan Bekasi, Ajak Konsumen Hands-on AC Window Hemat Energi

    Diskon Hingga Rp1 Juta: Pameran REIWA di Ambarukmo Plaza dan Bekasi, Ajak Konsumen Hands-on AC Window Hemat Energi

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah meningkatnya minat konsumen terhadap solusi pendingin udara yang ringkas dan hemat biaya, merek home appliances REIWA menggelar serangkaian roadshow di beberapa kota besar. Roadshow ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk secara langsung mengeksplorasi dan mencoba produk andalannya, termasuk AC Window yang penjualannya tengah meroket. Melalui roadshow ini, REIWA menawarkan berbagai keuntungan menarik, […]

  • UMKM Tak Perlu Riset dari Nol untuk Produksi Jamu, Irwan Hidayat: Datanya Sudah Ada

    UMKM Tak Perlu Riset dari Nol untuk Produksi Jamu, Irwan Hidayat: Datanya Sudah Ada

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Direktur Utama PT Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, melihat masih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ragu mengembangkan bisnis jamu karena menganggap penelitian ilmiah membutuhkan biaya besar. Padahal, menurutnya, hambatan itu kini tidak lagi relevan karena hasil riset mengenai berbagai tanaman obat sudah tersedia dan dapat dimanfaatkan secara terbuka. Pesan […]

  • Ditemukan Setelah 17 Hari, Jenazah Pendaki Gunung Slamet Masih Utuh di Jurang 20 Meter

    Ditemukan Setelah 17 Hari, Jenazah Pendaki Gunung Slamet Masih Utuh di Jurang 20 Meter

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–Perjuangan tanpa lelah tim SAR gabungan dalam misi kemanusiaan di Gunung Slamet akhirnya mencapai titik akhir. Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang yang dilaporkan hilang sejak Selasa, 30 Desember 2025, berhasil ditemukan pada Rabu (14/1/2026). ​Ali, siswa kelas 12 SMAN 5 Magelang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ke-17 pencarian. Penemuan […]

expand_less