Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Kasus Pengeroyokan 15 Orang di Sleman: Korban Alami Dislokasi Rahang, PSHT Tuntut Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Kasus Pengeroyokan 15 Orang di Sleman: Korban Alami Dislokasi Rahang, PSHT Tuntut Polisi Segera Tetapkan Tersangka

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Keluarga korban pengeroyokan, Wisnu Pradika Setiawan (23), bersama Perguruan Silat Setia Hati Teratai (PSHT), mendesak Polsek Ngaglik Sleman untuk segera menindaklanjuti kasus penganiayaan yang menimpa Wisnu pada pertengahan September 2025. Desakan ini muncul setelah mediasi yang digelar di Polsek Ngaglik pada Kamis (6/11/2025) sore tidak membuahkan hasil damai.

Korban, yang dikeroyok oleh belasan orang, menderita luka serius hingga mengalami dislokasi tulang rahang dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Kuasa hukum korban, Muhlis Muhiddin S.Sn, S.H., M.H, menegaskan bahwa perkara ini harus dilanjutkan ke ranah hukum.

“Kalau informasi dari klien saya, pelakunya ada 15 orang. Sekali lagi, kami ingin polisi serius dan profesional menangani kasus ini, dan semua pelaku mendapatkan hukuman sesuai peraturan yang ada,” tandas Muhlis.

Pelaku Dianggap Tak Beretika

Mediasi yang berlangsung selama sekitar 2,5 jam di Polsek Ngaglik dihadiri oleh kedua belah pihak, namun gagal menghasilkan kesepakatan damai. Sujoni, pengurus PSHT, menyampaikan bahwa tuntutan utama keluarga adalah adanya itikad baik dari para pelaku.

“Kami sangat menginginkan para pelaku meminta maaf secara langsung tanpa diwakilkan kepada korban, keluarganya, serta keluarga PSHT,” kata Joni.

Namun, ia mengaku keinginan itu tidak pernah dipenuhi. Sebaliknya, menurutnya, para pelaku justru lebih banyak membuat pernyataan yang provokatif di media sosial.

“Statemen ini justru terasa seperti provokasi. Jadi kami meminta bapak-bapak polisi serius dan profesional menangani kasus ini,” tambah Joni.

Muhlis Muhiddin bahkan menyatakan kekecewaannya, menduga tidak adanya upaya yang sungguh-sungguh dari pihak pelaku merupakan bentuk mengulur-ulur waktu.

“Kami tegas meminta kasus ini dilanjutkan sampai ada penetapan tersangka dan konsekuensi hukum atas penetapan tersebut,” tegasnya.

Upaya Konfirmasi Pihak Pelaku

Setelah pertemuan mediasi berakhir, pihak keluarga para terlapor dan kuasa hukumnya memilih langsung meninggalkan lokasi melalui jalan belakang, sehingga awak media tidak berhasil menemui mereka untuk meminta keterangan terkait hasil mediasi dan tanggapan atas tuntutan korban.

Upaya menghubungi Kepala Dusun Yapa, yang merupakan daerah asal para pelaku, juga tidak membuahkan hasil. Setelah berjanji akan memberikan keterangan, pihak tersebut tidak memberikan respons lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolsek Ngaglik AKP Yulianto berharap kedua belah pihak bisa menahan diri dan mencapai kerukunan, meskipun proses mediasi telah usai.

Kasus ini bermula pada 14 September 2025, terjadi setelah pertandingan bola voli. Korban, yang hanya seorang penonton, diduga menjadi target sekelompok pendukung tim dari Pedukuhan Yapa dan dikeroyok hingga mengalami cedera serius. (*)

 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baiti Jannati

    Baiti Jannati

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Bahagia itu dekat dan sederhana. Ia ada di rumah kita. Hadir di meja makan dan dapur kita. Hadir dalam tawa anak-anak dan doa pasangan kita. Hadir dalam lelah yang dijalani bersama.

  • Sulap Sampah Jadi Berkah, Tiga Inovator Sosial dari Jogja hingga Probolinggo Juarai Kompetisi CIMB Niaga

    Sulap Sampah Jadi Berkah, Tiga Inovator Sosial dari Jogja hingga Probolinggo Juarai Kompetisi CIMB Niaga

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tiga inovator sosial dari Yogyakarta, Pasuruan, dan Probolinggo berhasil “menyulap” barang-barang tak terpakai—mulai dari botol plastik, limbah kayu, hingga kulit kerang—menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ide cemerlang mereka sukses menyingkirkan lebih dari 500 pendaftar lainnya dan dinobatkan sebagai yang terbaik dalam ajang Community Link #JadiNyata 2025 yang digelar PT Bank CIMB Niaga Tbk. Kompetisi […]

  • Maka Bergembiralah

    Maka Bergembiralah

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    Bila kita merasa lelah. Semua terasa serba salah. Jalan keluar seolah tidak bercelah. Jangan pernah berhenti merangkai harap dan menjahit asa. Teruslah berdoa. “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdo’alah kepada Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. 40 : 60) Bila hari-hari kita terasa berat. Kehidupan terasa melambat, bahkan seolah-olah tersumbat. Bersabarlah dan laksanakan sholat. Dengannya, kita […]

  • Sam Sianata, Sang Maestro Multi-Dimensi yang Menjahit Pesan Lingkungan dalam Karya Kelas Sultan

    Sam Sianata, Sang Maestro Multi-Dimensi yang Menjahit Pesan Lingkungan dalam Karya Kelas Sultan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Di tengah hiruk-pikuk industri seni yang makin kompetitif, muncul satu nama yang belakangan menjadi desas-desus hangat di kalangan kolektor papan atas: Sam Sianata. Seniman yang dikenal eksentrik, visioner, dan spiritual ini menghadirkan karya yang tidak hanya dipandang, tetapi dihayati—karya yang merayakan keindahan sambil mengingatkan manusia tentang tanggung jawab ekologisnya. Di Bali, tempat banyak maestro […]

  • Mudik Tenang dan Seru! Adira Finance Berangkatkan Ratusan Peserta Program KURMA 2026 ke Solo & Jogja

    Mudik Tenang dan Seru! Adira Finance Berangkatkan Ratusan Peserta Program KURMA 2026 ke Solo & Jogja

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Momentum mudik Lebaran 2026 menjadi lebih bermakna bagi ratusan warga Jabodetabek. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) kembali membuktikan komitmen sosialnya dengan menggelar Program Mudik Gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026. Sebanyak 300 peserta terpilih resmi berangkat menggunakan 10 armada bus menuju kota tujuan utama, yaitu Solo dan Yogyakarta, Rabu (18/03/2026). Program […]

  • Polresta Banyumas Himbau Segera Melapor, Kuasa Hukum Korban Penipuan Malah Belum Laporkan Tersangka ke Polisi

    Polresta Banyumas Himbau Segera Melapor, Kuasa Hukum Korban Penipuan Malah Belum Laporkan Tersangka ke Polisi

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Aksi demo jilid kedua oleh korban tindak penipuan dan penggelapan yang dilakukan tersangka NHS alias Dika (36), di kantor cabang Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, Kamis (9/7/2026) mencuatkan sebuah kejanggalan. Informasi dari Polresta Banyumas, hingga kini korban yang melapor ke polisi jumlahnya tidak sebanyak peserta aksi demo yang mengaku sebagai korban penipuan. […]

expand_less