Breaking News
Trending Tags
Beranda » NUSANTARA » Polresta Banyumas Himbau Segera Melapor, Kuasa Hukum Korban Penipuan Malah Belum Laporkan Tersangka ke Polisi

Polresta Banyumas Himbau Segera Melapor, Kuasa Hukum Korban Penipuan Malah Belum Laporkan Tersangka ke Polisi

  • account_circle Suryawan
  • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO – Aksi demo jilid kedua oleh korban tindak penipuan dan penggelapan yang dilakukan tersangka NHS alias Dika (36), di kantor cabang Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, Kamis (9/7/2026) mencuatkan sebuah kejanggalan. Informasi dari Polresta Banyumas, hingga kini korban yang melapor ke polisi jumlahnya tidak sebanyak peserta aksi demo yang mengaku sebagai korban penipuan.

Hingga Senin (6/7/2026), jumlah korban yang melapor ke Polresta Banyumas baru mencapai 16 orang. Sementara, di sejumlah pemberitaan media, Djoko Susanto yang mengaku, sebagai kuasa hukum para korban menyatakan ada 100 lebih orang yang meminta bantuannya. Perbedaan itu tentu menjadi pertanyaan, apakah yang melakukan aksi demo itu korban penipuan Dika? Jika benar, kenapa hingga kini kuasa hukum dan ratusan korban penipuan tersebut tidak segera melaporkan kerugian dari penipuan Dika ke polisi.

Padahal kepolisian sudah menetapkan Sang Ratu Investasi Bodong Dika, sebagai tersangka pelaku tunggal sesuai keterangan tersangka saat penyidikan. Menurut Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, saat diperiksa tersangka mengakui perbuatannya secara sadar dan dilakukan sendiri tanpa melibatkan karyawan lain. Bahkan duit para korban tidak masuk dalam sistem Bank Mandiri Taspen, karena langsung disetor tersangka ke rekening pribadi, kerabat serta sejumlah karyawan Kedai Tuas milik tersangka.

Sejak awal kasus ini mencuat dan tersangka ditangkap bulan lalu, Polresta Banyumas telah berulang kali mengimbau agar para korban penipuan segera melapor, untuk mendukung pengusutan kasus tersebut. Namun, hingga kini, jumlah korban yang melapor masih sangat sedikit.

Proses hukum yang sedang berlangsung di Polresta Banyumas nyatanya juga mendapat dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai regulator, OJK telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk membantu pengusutan kasus penipuan tersebut.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Dicky Kartikoyono, OJK juga tengah memeriksa informasi soal korban dugaan penipuan berkedok investasi tersebut tidak hanya dari satu bank, melainkan juga dari sejumlah bank di Purwokerto.

Terlepas dari kejanggalan tersebut, ada secercah harapan bagi para pensiunan yang menjadi korban Dika. Polresta Banyumas, telah bergerak cepat melakukan pelacakan dan pemblokiran aset (asset tracing) milik tersangka yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

“Kami tidak berhenti pada pemidanaan saja, tetapi juga melanjutkan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang,” kata Petrus.

Langkah cepat dan strategis kepolisian ini menjadi sinyal kuat bahwa peluang pengembalian kerugian para korban melalui mekanisme restitusi kini terbuka sangat lebar. Namun, kunci utama agar dana tersebut bisa kembali ke masing-masing korban ada pada keaktifan korban itu sendiri. Yakni, harus melaporkan kerugiannya secara resmi ke Polresta Banyumas.

Komitmen kepolisian dalam menangani kasus ini tidak main-main. Penyidik bergerak cepat dalam mengamankan aset tersangka, yang diduga kuat dibeli dari hasil kejahatan. Berdasarkan hasil pelacakan aliran dana, Polresta Banyumas berhasil memblokir dan menyita aset mewah milik Dika, dengan taksiran nilai mencapai Rp10 miliar.

Langkah tegas pembekuan aset tersebut meliputi aset properti mewah berupa enam Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah dan bangunan dan lima unit kendaraan bermotor mewah. Penyitaan berskala besar ini sengaja dilakukan demi satu tujuan utama yaitu mengupayakan pemulihan hak materiil para korban. Melalui mekanisme hukum yang berlaku, aset-aset sitaan yang bernilai fantastis ini nantinya dapat dilelang dan digunakan sebagai uang pengganti (restitusi) bagi nasabah yang dirugikan.

Meskipun polisi telah mengamankan aset senilai puluhan miliar, pemulihan kerugian ini tidak akan terjadi secara otomatis. Dana atau aset yang disita hanya bisa dialokasikan kepada korban yang datanya tercatat resmi dalam berkas penyidikan kepolisian. Jika korban penipuan tidak memberikan keterangan resmi kepada penyidik, status kerugiannya belum bisa diakomodasi dalam daftar penerima restitusi aset yang disita.

Sebaliknya, kendati penyampaian aspirasi melalui aksi unjuk rasa hak setiap warga negara. Namun, aksi tersebut tidak menggantikan proses pembuktian dalam penyidikan maupun pendataan korban. Tanpa laporan resmi dan dokumen pendukung, penyidik akan kesulitan mengidentifikasi besaran kerugian masing-masing korban sebagai bagian dari proses hukum. (***)

  • Penulis: Suryawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham Marvell Meroket, Nama Sehat Sutardja Kembali Disebut

    Saham Marvell Meroket, Nama Sehat Sutardja Kembali Disebut

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Investor global lagi heboh. Saham Marvell Technology Inc melesat tajam di bursa Nasdaq beberapa pekan terakhir. Kenaikannya dipicu permintaan chip AI dan data center yang meledak. Di tengah euforia itu, nama pendirinya dari Indonesia, Sehat Sutardja, kembali jadi bahan obrolan. Perlu diketahui, Marvell, perusahaan yang ia dirikan di garasi tahun 1995 bersama adiknya Weili […]

  • Telkomsel Jaga Bumi, Tanam 2.000 Pohon Kopi di Waduk Sermo

    Telkomsel Jaga Bumi, Tanam 2.000 Pohon Kopi di Waduk Sermo

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Telkomsel Jaga Bumi kembali menghadirkan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 2.000 pohon kopi di kawasan Waduk Sermo, Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Bersama 40 relawan (volunteer), program ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian kawasan resapan air, tetapi juga mendorong tumbuhnya potensi ekonomi masyarakat melalui budidaya kopi yang berkelanjutan. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap […]

  • Suara Periset Disabilitas: Riset Inklusif Mutlak Agar Solusi Perubahan Iklim Ramah Untuk Semua

    Suara Periset Disabilitas: Riset Inklusif Mutlak Agar Solusi Perubahan Iklim Ramah Untuk Semua

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERASMALIOBORO–Pelibatan penuh kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, dalam proses riset merupakan hal krusial untuk menghasilkan kebijakan yang inklusif dan merata. Urgensi ini menjadi fokus utama dalam sesi Knowledge and Innovation Exchange (KIE) Yogyakarta yang diselenggarakan oleh KONEKSI, platform kemitraan pengetahuan Australia–Indonesia, pada 19 November 2025. Dalam sesi bertajuk “GEDSI in Research Practice: Addressing Climate Change […]

  • Padi Reborn Bawakan 8 Judul, Obati Rindu Tamu Perayaan Satu Dekade DRW Skincare

    Padi Reborn Bawakan 8 Judul, Obati Rindu Tamu Perayaan Satu Dekade DRW Skincare

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–Gelombang kenangan tak terbendung menerpa Sleman City Hall, Yogyakarta, pada Sabtu malam, 22 November 2025. Padi Reborn sukses mengajak para penggemar—mayoritas berusia 40 tahun ke atas—tenggelam dalam perjalanan waktu yang emosional, menandai momen spesial Selebrasi 1 Dekade DRW Skincare. ​Konser yang sarat makna ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah simbol “kelahiran kembali” (reborn) bagi […]

  • Dari Mental Health Hingga Operasi Medis: Jejak Abadi Tiga RS PKU Muhammadiyah Menjaga Napas Masyarakat Jogja

    Dari Mental Health Hingga Operasi Medis: Jejak Abadi Tiga RS PKU Muhammadiyah Menjaga Napas Masyarakat Jogja

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Di bawah naungan Aula Masjid K.H. Sudja’, kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping, sebuah perjalanan panjang lintas generasi dirayakan dalam satu harmoni. Sabtu pagi (14/02/2026), keluarga besar Muhammadiyah berkumpul bukan sekadar untuk seremoni, melainkan merefleksikan pengabdian tiga pilar kesehatan: RS PKU Yogyakarta (103 tahun), RS PKU Gamping (17 tahun), dan RS PKU Sleman […]

  • AYWS Resmi Luncurkan Wellness School, Jawab Tantangan Pendidikan Abad 21

    AYWS Resmi Luncurkan Wellness School, Jawab Tantangan Pendidikan Abad 21

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO — Tantangan zaman yang kian kompleks, mulai dari krisis kesehatan mental, kelelahan sosial, perubahan iklim, hingga banjir informasi digital, menuntut pendekatan pendidikan yang tidak lagi semata mengejar prestasi akademik. Menjawab kebutuhan itu, Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) secara resmi meluncurkan konsep Wellness School dalam Stadium General bertajuk “Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia”, Selasa […]

expand_less